bernasnews — Reuni berupa ajang perjumpaan kawan sahabat lama juga bisa dikatakan sebagai media silaturahmi, dimana silaturahmi diyakini oleh banyak orang sebagai sarana memperpanjang usia dan rejeki. Hal ini seperti yang dilakukan oleh ribuan alumni SMA Negeri 1 Kota Magelang lintas angkatan mulai alumnus 1956, yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kota Magelang (IKASMANSATAMA) menggelar Reuni Ageng 2023, selama dua hari, Sabtu – Minggu, 15-16 Juli 2023.
Acara reuni dengan tema ‘Satukan Hati, Rawat Bumi, Jaga Sesama’ dilaksanakan di tiga tempat yaitu Candi Borobudur, Sekolah SMA Negeri 1 Kota Magelang, dan di Puri Asri Hotel and Resort, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gelaran Reuni Ageng 2023 ini juga sebagai peringatan usia 73 tahun SMA Negeri 1 Kota Magelang, yang didirikan pada tanggal 5 Januari 1950 dimana waktu itu merupakan satu-satunya sekolah SMA bersetatus negeri di wilayah Kedu.
Sementara penyelenggaraan Reuni Ageng pun pernah dilakukan beberapa kali, pada tahun 1993 bertempat di Hotel Borobudur, tahun 2005 di Kelapa Gading, tahun 2007 di Puri Asri, tahun 2013 di Lemhanas Jakarta, dan pada tahun 2017 di Kota Magelang. Reuni Ageng 2023 pada hari pertama bertempat di Candi Borobudur, Sabtu (15/7/2023). Semua peserta alumni yang hadir berbusana sebagai dresscode nuasa etnik.
“Kegiatan Reuni Ageng 2023 IKASMANATAMA ini untuk mempererat tali silaturahmi. Juga sekaligus memberikan manfaat sosial melalui kegiatan-kegiatan kepada masyarakat,” kata Ketua IKASMANTAMA Ir. Agus Marsudi, M.Sc, dalam pidato sambutannya, Sabtu (15/7/2023).
Pada puncak acara reuni juga dilakukan serah terima kepemimpinan IKASMANTAMA dari Ir. Agus Marsudi, M.Sc kepada ketua terpilih yang baru Prof Dr. Didi Achari, M.Com, Ak.CA yang sekarang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta.
Menariknya gelaran Reuni Ageng 2023 ini juga dihadirkan moda transportasi electric vehicle yakni bus listrik yang didatangkan khusus dari Jakarta, salah satu produk PT. Mobil Anak Bangsa dimana sebagai direktur produksi adalah Ir. Bambang Tri Sasongko, yang juga seorang alumni dari sekolah tersebut.
Selain itu, juga diadakan syuting Rekor Kampanye Pelestarian Cagar Budaya dengan busana etnik. Tampak dalam video, ribuan peserta Reuni Ageng 2023 tepat di kaki Candi Borobudur meneriakkan yel-yel Save Heritage for Future, dimaksudkan agar gaung kampanye ini bisa terdengar secara nasional maupun internasional, serta dapat diikuti oleh siapa saja, masyarakat yang mencintai budaya dan warisan leluhur bangsa Indonesia.
Kegiatan reuni juga diisi dengan penanaman pohon Kepel, pohon Nagasari, serta pohon Baobap oleh tamu VVIP atau alumnus yang kebetulan menjadi pejabat dan tokoh masyarakat. Dipilihnya pohon kepel lantaran mengandung makna bersatu (B. Jawa, Kepel) agar alumni saling berhubungan erat satu sama lainnya, pohon Nagasari merupakan tanaman langka, sedang pohon Baobob merupakan jenis tanaman yang bisa ribuan tahun hidup, yang kelak menjadi kenangan bagi para alumnus sepanjang umur. Makna dari semua itu, adalah alumni Smantama peduli pada kelestarian lingkungan hidup, penghijauan guna mengurangi polusi udara.
“Reuni Ageng 2023 SMA Negeri 1 Kota Magelang yang spektakuler dan penuh kegembiraan ini dari seluruh angkatan yang hadir, berasal dari penjuru Indonesia dan bahkan ada yang hadir dari luar negeri (Singapura). Pesertanya ada yang usianya di atas 75 tahun banyak yang masih semangat, walau datang dengan alat bantu jalan seperti kursi roda, tongkat,” ujar Bambang Darmadi, peserta reuni Angkatan ’77, kepada bernasnews, melalui pesan whatsapp, di sela-sela kegiatan.
Lanjut Bambang mengungkapkan, lantaran sudah sepuh-sepuh kejadian lucu tentu tak terhindarkan dan ini menambah keceriaan dan meriahnya acara reuni. Menurut Bambang yang juga wartawan senior dari Jogja, hal ini terjadi karena sudah cukup lama tidak saling jumpa, ada yang sudah 30 tahun, 40 tahun, 50 tahun tidak ketemu.
“Saling sapa namun lupa-lupa ingat namanya padahal dulu pernah satu kelas. Semoga reuni mendatang para alumninya sudah semakin mampu memaknai dan mengisi kehadirannya pada sumbangsih yang positif pada bangsa dan masyarakat dalam wadah Bhenika Tunggal Ika dan terus mampu merajut kebersamaan demi almamater,” pungkasnya. (zbd/ ted)












