Komunitas Pelaku Pariwisata Jogja dan Jateng Gelar Safari Ramadan 2023 Ke Surabaya

Peserta Safari Ramadan 2023, komunitas pariwisata Jogja dan Jateng saat mengunjungi salah satu vendor. (Foto: Kiriman Herlyanto)

bernasnews — Komunitas pecinta dan pelaku pariwisata menyelenggarakan acara Safari Ramadan 2023, ke Trans Snow World, Surabaya, Jawa Timur, tanggal 4 – 5 April 2023. Kegiatan tersebut didukung penuh oleh pusat oleh-oleh sebuah produsen bakpia yang sangat terkenal di Yogyakarta dan sebuah perusahaan bus sebagai sarana transportasinya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang oleh biro, vendor dan terakit dengan tour leader yang ada di Jogja dan Jawa Tengah. Safari Ramadan berkunjung ke Trans Snow World dan silaturahmi dengan teman-teman pelaku pariwisata di Kota Surabaya,”terang Abah Hery Widodo, selaku Ketua Panitia kepada bernasnews, Rabu (5/4/2023).

Selain itu, Abah Hery menambahkan, juga mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di Surabaya antara lain, museum kapal selam, museum bawah tanah, dan tugu pahlawan Surabaya, serta beberapa vendor oleh-oleh yang ada di kota tersebut. Juga tak lupa dalam perjalanan pulang berkesempatan mampir di Kota Madiun.

“Kami atas nama seluruh panitia dan peserta mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan beberapa vendor yang telah mendukung kegiatan Safari Ramadan ini, baik dari Jogja maupun Surabaya. Juga tak lupa terima kasih kepada mas Herlyanto dari Asia Tour Jogja yang penuh semangat sebagai panitia,”ujarnya.

Peserta Safari Ramadan 2023 dari komunitas pariwisata Jogja dan Jateng saat bersiap-siap jelajahi Kota Surabaya. (Foto: Kiriman Herlyanto)

Lanjut Abah Hery mengatakan, sungguh luar biasa, pihaknya berharap bentuk simboisisme mutualisme ini semoga dapat lebih meningkatkan kinerja serta mutu di bidang pariwisata. “Next time dapat bekerja sama kembali, seperti keinginan para peserta untuk diadakan edukasi untuk pariwisata ke arah barat atau Karimunjawa dalam penyelenggaraan tahun depan,”pungkasnya.

Sementara itu, salah satu peserta Hadoko dari Biro Langit Biru mengungkapkan, bahwa kegiatan ini (Safari Ramadan) sangat istimewa sebagai media silaturahmi bagi pelaku pariwisata, yang ternayata di antaranya belum banyak yang kenal. Menurutnya, peserta jadi srawung bersama, akur, akrab terjadi komunikasi yang cukup intens untuk kemajuan bersama. “Lokasi tujuan yang dipilih pun tepat ke Kota Surabaya, tidak terlalu jauh dari Jogja juga tidak terlampau melelahkan,”kata Handoko.

“Ternyata Surabaya yang sesunggguhnya dianggap bukanlah kota tujuan pariwisata namun ternyata banyak sekali menyimpan potensi-potensi wisata yang belum dipahami oleh teman-teman peserta pelaku pariwisata. Sehingga hal ini bisa menambah wacana tentang kota pahlawan ini,”bebernya.

Bertukar cindera mata dengan pengurus komunitas pelaku pariwisata di Kota Surabaya. (Foto: Kiriman Herlyanto)

Hal senada dengan Handoko juga disampaikan oleh peserta Ristanti, SIP, M.Par yang mengatakan, bahwa selama visit ke Trans Snow World itu tempatnya bagus sekali dan dekorasinya bagus sekali, yang ternyata terkait budaya Jepang.

“Saya tidak menyangka ternyata Trans Sow World pernak perniknya budaya Jepang, kebetulan saya suka sekali dengan budaya Jepang yang menarik. Apalagi dengan suasana saljunya sungguh sangat menarik sekali untuk dikunjungi,”ujar Ristanti, yang juga seorang manajer dari Hotel Grand Orchid Jogja. (ted)