bernasnews — Namaku Grace Cindy Puspita Hapsari atau biasa dipanggil Grace. Aku duduk di bangku kelas 8 di SMP Maria Mediatrix. Seperti orang-orang pada umumnya, aku memiliki beberapa hobi. Salah satu hobi yang sudah aku minati sejak lama adalah menggambar. Walau tentunya juga ada masa-masa di mana aku tidak suka menggambar. Ada pula masa di mana aku lebih menikmati kegiatan lain selain menggambar.
Aku mulai menggambar saat masih kecil, bahkan sebelum mulai sekolah. Saat itu aku sering menggambar bersama tetanggaku. Namun gambarku jauh lebih jelek jika dibandingkan dengan tetanggaku. Aku mencoba untuk memperbaiki gambarku dengan meniru gambar tetanggaku. Aku belajar banyak hanya dari meniru gambar tetanggaku. Tetapi, semenjak tetanggaku sibuk dengan sekolahnya aku menjadi jarang bermain bersamanya, karena itu aku mulai jarang menggambar juga.
Saat kelas 1 dan 2 aku mengikuti ekstra menggambar di sekolah. Saat itu aku kurang menikmatinya, aku tidak bisa menggambar apa yang aku suka karena temanya sudah ditentukan oleh guru ekstra. Selain itu, aku juga harus mewarnai gambar yang aku buat. Aku memang suka menggambar, tapi aku kurang suka mewarnai. Menurutku, mewarnai adalah hal yang sangat merepotkan dan melelahkan.
Aku sempat berganti ekstra saat kelas 3. Aku merasa jenuh dengan kegiatan menggambar jadi aku mencoba untuk melakukan kegiatan yang lain. Saat itu aku mencoba mengikuti ekstra ansamble musik. Aku mengikuti ekstra itu karena tertarik dan ingin mencoba untuk bermain musik. Hanya saja aku tidak pernah benar-benar bermain musik sebelumnya, jadi permainanku sangat buruk. Aku juga sering salah dan tidak bisa mengikuti permainan teman-teman yang lain. Hal itu membuatku tidak bisa menikmati kegiatan ekstra, saking tidak sukanya aku selalu merasa ingin bolos. Tapi aku harus menahannya demi nilaiku.
Saat kelas 4 aku kembali mengambil ekstra menggambar. Aku bisa lebih menikmati ekstra menggambar dibandingkan saat kelas 1 dan 2. Saat awal-awal ekstra aku diminta untuk menggambar ulang gambar yang diberikan guruku. Awalnya aku pikir itu adalah hal yang merepotkan, namun saat dalam proses mengerjakan aku merasa sangat senang. Hasilnya juga sangat memuaskan dan aku mendapat nilai yang cukup bagus. Aku merasa, aku pandai dalam menggambar. Sejak saat itu, aku mulai menekuni menggambar dan banyak berlatih.
Kelas 4 adalah masa di mana aku mulai menyukai anime. Aku tertarik untuk bisa menggambar anime, jadi aku banyak menonton tutorial di youtube. Banyak rintangan yang aku hadapi untuk belajar menggambar anime. Orang tuaku tidak pandai menggambar dan aku tidak punya orang lain yang bisa mengajariku menggambar. Jadi aku belajar secara otodidak dan itu bukanlah suatu hal yang mudah.
Aku sering merasa kesulitan untuk mengikuti tutorial, aku juga tidak tahu apa yang kurang dari gambarku dan bagaimana aku bisa memperbaikinya. Hal itu sering membuatku frustasi, aku merasa gambarku tidak berkembang. Namun aku tidak berhenti untuk belajar. Aku menonton lebih banyak video tutorial dan mencoba berbagai macam metode menggambar.
Saat kelas 5, sekolahku mengadakan lomba menggambar. Tentu saja aku mengikuti lomba itu. Aku ingin menambah pengalaman serta mengukur kemampuanku dalam menggambar. Teman-temanku juga banyak yang ikut mendaftar. Tema lomba tersebut adalah alam. Saat lomba, peserta diberi gambar yang belum selesai dan peserta diminta untuk melengkapi dan mewarnai gambar tersebut. Aku mencoba untuk melengkapi gambar hingga seramai mungkin. Aku juga berusaha untuk membuat gambarnya serapi mungkin. Aku sempat merasa panik ketika waktu hampir habis, untungnya aku masih sempat menyelesaikannya.
Pemenang lomba diumumkan beberapa hari setelahnya. Selama pengumuman berlangsung aku merasa sangat gugup. Pemenang mulai dipanggil dari peringkat paling rendah. Aku terus menunggu namaku untuk dipanggil, namun sampai juara 2 diumumkan, namaku masih belum dipanggil. Aku sempat merasa takut, aku pikir aku kalah dalam lomba kali ini. Namun pikiran negatifku segera hilang setelah namaku dipanggil sebagai juara 1. Aku merasa sangat senang. Pengalaman itu merupakan salah satu penyemangatku untuk meningkatkan kemampuan menggambarku.
Saat masa pandemi, aku tidak punya banyak hal untuk dilakukan. Selain tugas-tugas dari sekolah, aku tidak punya kesibukan lain, jadi aku memanfaatkan waktu luangku untuk berlatih menggambar. Aku mulai mencoba untuk menggambar fanart dari karakter anime kesukaanku. Aku juga mulai mencoba menggambar secara digital. Saat itu aku hanya mengandalkan handphone dan jariku untuk menggambar, hal itu cukup sulit dan hasil gambarnya pun kurang bagus.
Namun aku masih tidak menyerah dengan gambar digital. Saat kelas 7, aku membujuk orang tuaku untuk membelikanku drawing tab. Menurutku, aku bisa menggambar digital dengan lebih baik dengan bantuan alat itu. Tentu harganya tidak murah, jadi aku tidak berniat untuk memaksa orang tuaku untuk membelikannya. Namun orang tuaku ternyata menyetujuinya dan membelikanku drawing tab. Aku merasa sangat senang. Setelah mendapatkan drawing tab, aku menjadi lebih sering menggambar digital. Memang awalnya tidak mudah, aku perlu waktu cukup lama untuk bisa membiasakan diri. Namun akhirnya aku bisa menguasainya dan gambarku meningkat berkatnya.
Setelah mencoba gambar digital, aku ingin mencoba metode menggambar yang lainnya. Saat kelas 8 aku mengikuti ekstra melukis. Aku belum pernah benar-benar melukis sebelumnya, jadi aku pikir ekstra melukis akan menjadi tempat yang bagus untuk mulai belajar melukis. Aku mulai membeli peralatan melukis yang sebelumnya belum pernah aku beli. Awalnya aku merasa cemas, aku tidak punya pengalaman dalam melukis, aku takut tidak bisa mengikuti ekstra dengan baik. Tapi untungnya aku bisa mengikutinya dengan baik. Ternyata melukis dengan cat itu menyenangkan.
Aku berencana untuk terus meningkatkan kemampuan menggambarku sampai aku benar-benar merasa puas. Aku juga ingin terus mempelajari metode menggambar baru untuk memperluas kemampuanku. Aku ingin menjadi seorang yang professional dalam menggambar. Hanya berawal dari hobi, aku bisa memperoleh kemampuan yang berguna untuk masa depanku. Dengan terus meningkatkan hobiku aku bisa merencanakan masa depanku dengan lebih baik. (zbd/ Grace Cindy Puspita Hapsari, Klas 8A/11, SMP Maria Mediatrix Semarang)












