bernasnews – Guna meningkatkan kemampuan dan ketrampilan sumber daya manusia (SDM) industri kecil menengah (IKM) perbengkelan, khususnya pelaku IKM perbengkelan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY bekerja sama dengan LPK Prima Nusantara Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengembangan IKM Jasa Bengkel Roda Dua.
Kegiatan ini iikuti oleh 20 orang peserta dari Kabupaten dan Kota di DIY, dilaksanakan selama 4 hari, tanggal 7 – 10 Maret 2023, bertempat di LPK Prima Nusantara, Jalan Solo, Karang Ploso, Yogyakarta. Juga tampak hadir perwakilan dari Disperindag DIY, Pimpinan LPK Prima Nusantara beserta jajarannya.
Pimpinan LPK Prima Nusantara Titik Waluyani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan bimtek yang diselenggarakan oleh Disperindag DIY. Menurutnya, bahwa kegiatan bimtek ini merupakan sebuah kepercayaan yang luar biasa dan telah sekian kalinya diselenggarakan bersama.
“Selama bimtek ini, kami akan menyediakan beberapa instruktur yang cukup berkompeten dalam bidangnya serta alat-alat penunjang praktik bagi para peserta. Kami juga berharap para peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, semoga menjadi nilai lebih untuk mengembangkan usaha sesuai harapannya,”terang Titik, Selasa (7/3/2023).
Sementara sambutan Kepala Disperindag DIY yang dibacakan oleh Kepala Bidang Industri Logam dan Aneka Sandang Dody Junianto, SE, M.Eng mengatakan, bahwa alat transportasi merupakan bagian yang tek terpisahkan dalam kehidupan manusia. Menurutnya, disamping alasan kebutuhan akan transportasi, kondisi perekonomian masyarakat yang semakin membaik juga menjadi pemicu dalam peningkatan jumlah kendaraan.
“Dewasa ini, telah terjadi pergeseran paradigma transportasi sebagai kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan primer manusia. Maka tidak heran jika setiap hari terdapat penambahan ribuan kendaraan baru baik roda dua maupun roda empat,” paparnya.
Lanjut Dody mengatakan, melihat begitu pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor khususnya roda dua, merupakan peluang bagi masyarakat untuk berperan dalam perawatan dan perbaikan kendaraan. Beberapa bengkel dari skala kecil sampai besar tumbuh di setiap ruas jalan bahkan di dalam kompleks perumahan.
“Hal ini tentu tentu akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Peluang yang sangat bagus in perlu ditangkap segera oleh pemerintah untuk membantu masyarakat. Mereka perlu diberi bekal pengetahuan dan ketrampilan yang cukup agar bisa melakukan servis kendaraan bermotor. Produsen motor pun berlomba menyematkan teknologi yang semakin canggih, salah satunya teknologi injeksi yang membuat BBM lebih irit,” kata dia.
Bimbingan Teknis Pengembangan IKM Jasa Bengkel Roda ini dibiayai dari Dana APBN Satker Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Tahun Anggaran 2022. Bentuk dan materi kegiatan dilakukan secara klasikal, berdisikusi, praktik dan tanya jawab. “Adapun fasilitas untuk peserta berupa ATK dan perlengkapan, uang transport, serta konsumsi selama kegiatan,” imbuh Lamijo, S.TP, MM selaku Ketua Panitia Pelaksana. (nun)












