Masih Ingat Senam SKJ? Senam Jaman Orba Itu akan Digalakkan Kembali

Suasana pelaksanaan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), di Stadion atletik dan sepakbola UNY, Jumat (21/10/2022). Foto: Istimewa.

bernasnews – Bagi generasi kelahiran tahun 1965an tentu masih ingat dengan olahraga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ). Kali pertamanya SKJ ini diperkenalkan pada tahun 1984, yang kemudian ada pembaruan gerakan senam pada tahun 1988, pasalnya ada sebuah Gerakan yang tidak sesuai dengan kaidah kesehatan badan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Prof. Zainuddin Amali saat menghadiri sejumlah agenda kegiatan di Uninveristas Negeri Yogyakarta (UNY) mengatakan, bahwa mulai tahun ini SKJ akan digalakkan kembali dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Menurut dia, karena dilihat dari pandemi Covid-19 kemarin, anak-anak kurang beraktivitas dan mengakibatkan kebugaran berkurang.

Sementara Rektor UNY Prof. Sumaryanto menjelaskan, bahwa kegiatan yang menghadirkan Menpora RI Prof. Zainuddin Amali, diantaranya adalah ujian terbuka Promovendus Doktor Sridadi, pelantikan serta rakernas Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori), dan senam Bersama, di Stadion atletik dan sepakbola UNY, Jumat (21/10/2022).

“Stadion yang digunakan untuk kegiatan ini merupakan bantuan Kemenpora, yang menghabiskan sejumlah dana Rp 4,5 miliar, ” ujar Prof. Sumaryanto. “Setiap hari Jumat, UNY selaku melakukan jam krida dan pada hari ini krida tersebut dibersamai dengan Menpora RI beserta jajarannya,”lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, Prof. Haryadi Said dari Universitas Negeri Gorontalo merasa terharu dengan kebersamaan kegiatan pada hari ini. Karena tidak menyangka kegiatan ini melibatkan juga siswa SD, SMP hingga SMA. “Saya mengira hanya untuk keluarga Civitas Akademika UNY, dan ini bisa menjadi contoh di Gorontalo,”ungkap Prof. Haryadi Said

Menurut dia, kelebihan yang dimiliki UNY akan dibawa ke Gorontalo untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam rangka menghimpun seluruh elemen yang ada di sekitar kampus. “Harapannya UNY dapat menjadi lokomotif dalam membantu perguruan tinggi lain di daerah,” pungkas Prof. Haryadi Said.

Kegiatan senam bersama ini diikuti oleh lebih dari 1000 orang, selain dari keluarga Civitas Akademika UNY, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan UNY. Juga diikuti oleh siswa SD, SMP dan SMA serta para guru, yang ada di sekitar kampus UNY. (ted)