Gubernur DIY Sultan HB X: Pelaku Usaha Harus Mampu Beradaptasi Terhadap Pandemi

Ketua Umum KADIN M Arsyad Rasjid PM foto bersama sebagian Pengurus KADIN DIY di sela-sela Rapimda KADIN DIY di Hotel Royal Ambarrukmo, Sabtu 29 Januari 2022. Foto: kiriman Y Susilo

BERNASNEWS.COM – Gubernur DIY Sri sultan Hamengku Buwono X mengatakan, pelaku usaha di DIY, termasuk pengurus dan anggota KADIN, harus mampu beradaptasi secara cepat terhadap pandemi yang sedang berlangsung. Pelaku usaha yang adaptif dapat menjadikan kondisi membaiknya pandemi sebagai momentum untuk bangkit dari keterpurukan.

“Dari momentum kebangkitan tersebut pelaku usaha diharapkan dapat mengidentifikasi peluang usaha yang mungkin dapat dimanfaatkan sebagai usaha yang baru,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (SultanHB X) pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) KADIN DIY secara virtual di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Sabtu 29 Januari 2022.

Acara pembukaan Rapimda KADIN DIY ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia M Arsjad Rasjid PM, Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY Tri Saktiyana dan Pengurus KADIN DIY serta Kabupaten/Kota.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan narasumber Febrio N Kacaribu (Kepala BKF Kementerian Keuangan RI), Rhenald Khasali (Preskom PT Pos Indonesia), Ilham Habibie (Waketum KADIN Indonesia/Waketum PII), Wakil dari Kemenkop dan UMK serta Kementerian Investasi. Menparekraf RI Sandiaga S Uno menyampaikan materi seminar melalui virtual.

Menurut Sultan HB X, saat ini kita sedang berperang melawan pandemi untuk membangkitkan kembali ekonomi dan bisnis. Sementara Ketua Umum KaDIN Pusat M Arsjad Rasjid PM, pemerintah, TNI/POLRI, dunia usaha, kampus dan masyarakat bersinergi, berkolaborasi dan bergotong royong mengendalikan pandemi Covid-19.

Dengan kebersamaan tersebut, Arsjad yakin pandemi akan terkendali dan menuju endemi. Hal tersebut dapat dijadikan momentum kebangkitan ekonomi DIY melalui kegiatan pariwisata, Pendidikan, industri pengolakan, dan UMKM termasuk ekonomi kreatif.

Sementara Hermawan Ardiyanto, Ketua Panitia Pelaksana, pada hari pertama Rapimda , digelar seminar yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan informasi terkini terkait dengan perkembangan ekonomi dan bisnis. Dari wawasan dan informasi tersebut pengurus KADIN DIY diharapkan dapat meneropong prospek dan proyeksi usaha tahun 2022.

Selanjutnya Rapimda hari ke-2 akan diselenggarakan pada 5 Februari 2022 dengan fokus penyusunan program kerja masing-masing bidang di bawah Wakil Ketua Umum. “Salah satu hasil Rapimda KADIN DIY adalah menyusun rekomendasi kebijakan terkait dengan reformasi struktural dan ekonomi serta ekonomi hijau dalam kerangka Forum G20 dan B20,” kata Y Sri Susilo, Humas Panitia Pelaksana Rapimda KADIN DIY, dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com.

Rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada KADIN Indonesia. “Selanjutnya rekomendasi dari KADIN seluruh Indonesia akan disampaikan kepada pemerintah,” kata Susilo yang juga Dosen FE UAJY ini. (ted)