BERNASNEWS.COM – Wabah virus corona yang sedang melanda dunia saat ini, nyatanya tak menyurutkan semangat para mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) untuk tetap mengikuti pembelajaran.
Untuk mendukung semangat para mahasiswa, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menyiapkan sistem pembelajaran jarak jauh sehingga mahasiwa tetap bisa belajar dengan tetap mengikuti protokol physical distancing.
“Dengan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh, pendidikan tetap bisa berjalan meskipun kita sedang mengalami pandemi COVID-19. Justru ada hikmah yang bisa kita ambil bahwa arah pendidikan memang harus menuju sistem edukasi 4.0,” ungkap Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, dalam keterangan pers, Rabu (15/4/2020).
Kebijakan untuk meniadakan proses pembelajaran secara tatap muka mengacu pada maklumat pemerintah tentang larangan untuk berkumpul dalam jumlah besar dan perlunya penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran COVID-19.
“Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, proses pembelajaran di Polbangtan tetap harus berjalan dengan tetap memerhatikan ketetapan pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19. Polbangtan merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam mewujudkan SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” sebut Dedi.
Salah satu yang sudah menerapkan proses pembelajaran jarak adalah Polbangtan YoMa. Kegiatan ini sudah berjalan sejak Kepala BPSDMP mengeluarkan Surat Edaran Pencegahan COVID-19.
Oleh karena itu, Direktur Polbangtan YoMa, Rajiman, menyarankan dosen dan mahasiswa Polbangtan YoMa melakukan pembelajaran lewat online sesuai dengan jadwal yg telah dikeluarkan oleh Bagian Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Alumni (BAAKA).
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Idha Widi Arsanti mengungkapkan saat ini Polbangtan telah mengeluarkan kebijakan untuk mengubah sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran daring (SPADA).
Untuk persiapan SPADA, perguruan tinggi harus memiliki kesiapan dari segi infrastruktur, sarana dan prasarana dan sumberdaya. Pembelajaran daring bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Sehingga Pendidikan tetap eksis ditengah corona. Media pembelajaran daring sudah banyak tersedia, salah satunya dengan memanfaatkan video conference yang saat ini merupakan media yang efektif untuk melakukan pembelajaran secara real time.
“Aplikasi yang bisa digunakan untuk daring adalah e-learning, zoom, google classroom, dan beberapa aplikasi lainnya. Sejauh ini mahasiswa dapat menerima materi dengan baik,” terang Idha.
Kegiatan pembelajaran Polbangtan yang dilakukan melalui daring antara lain perkuliahan, penugasan, kuis, ujian, dan bimbingan mahasiswa yang sedang praktik kerja lapangan (PKL) maupun tugas akhir (TA).
“Pendidikan yang awalnya tidak mungkin dilakukan ditengah pandemik Corona menjadi sangat mungkin dan tidak terbatas jarak maupun waktu. Teknologi sudah tersedia maka SDM-nya pun harus siap menjangkau semuanya,” pungkas Idha.











