MPLS di SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta : One Heart One Journey

Upacara pembukaan MPLS di SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta (kiri) dan penampilan para pengurus MPLS dalam acara itu. (Foto : Humas sekolah)

bernasnews – SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bertema ”One Heart One Jorney” (Satu Hati Satu Perjalanan) pada tanggal 13 Juli sampai dengan 17 Juli 2026. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini bertujuan mengembangkan nilai-nilai iman, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta membantu para murid beradaptasi dengan warga sekolah dan budaya sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh para murid baru, yang terdiri dari murid baru kelas VII, serta beberapa murid baru kelas VIII dan IX. Peserta dibagi menjadi tiga gugus, yaitu gugus Iman, Karakter, dan Prestasi. Diharapkan setelah selesai MPLS para murid baru memiliki iman yang kuat, karakter yang baik, dan dapat meraih prestasi.

Pada hari pertama, dilaksanakan penyambutan peserta oleh semua warga sekolah yang dimotori oleh para pengurus OSIS, diketuai oleh Kanisius Alvaro Putra Elvhen, di bawah bimbingan Marini M. Sitepu, S.Pd. selaku pembina OSIS. MPLS diawali dengan upacara pembukaan pada pukul 07.00 di halaman sekolah, dengan Kepala Sekolah sebagai inspektur upacara, yaitu Y. Sigit Prasetyo, S.Pd., M.Pd.

Dalam upacara tersebut Ketua MPLS Setianingrum T., S.Pd. menyampaikan laporan kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan pada hari pertama di antaranya Wawasan Wiyatamandala (visi, misi, dan tata tertib sekolah), Lagu Dolanan Anak, dan Aku Anak Indonesia Karakterku Kuat.

Hari kedua, pada pagi hari diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, dilanjutkan Budaya dan Nilai-Nilai Sekolah, Membangun Spirit dan Identitas Warga Marsudirini, lagu-lagu himne dan mars sekolah maupun yayasan, serta diakhiri dengan pelatihan dan simulasi Siaga Bencana dan Keselamatan Sekolah.

Pada hari ketiga materi Identifikasi Bakat dan Minat, serta mendatangkan narasumber di bidangnya yaitu dr. Priscilla, perwakilan dari komite sekolah yang memberikan bekal bagi para murid baru tentang Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai. ”Be Kind Be Respectful: Menjadi Murid Hebat Tanpa Bullying”. Materi terakhir pada hari ketiga yaitu Pencegahan Napza dan Rokok Elektrik, dengan narasumber dari Puskesmas Gondomanan.

Hari keempat MPLS dengan materi Spiritualitas Immaculata, Mengenal Potensiku (assesmen), Identifikasi Bakat dan Minat, serta diselingi dengan Building Games. Kegiatan hari itu diakhiri dengan Gerakan Indonesia Asri Peduli Lingkungan. Gerakan menanam tanaman, yang mewujudkan spiritualitas Santo Fransiskus Assisi, mencintai lingkungan alam dan ciptaan Tuhan. Spiritualitas tersebut yang menghidupi sekolah Yayasan Marsudirini.

Hari kelima merupakan agenda terakhir MPLS, pagi hari yang cerah anak-anak begitu ceria mengikuti senam di halaman sekolah. Tak kalah semangatnya Bapak Ibu Guru beserta Karyawan mengikuti gerakan senam Digidi Digidi yang sedang viral. Kegiatan selanjutnya ditampilkan kebolehan murid-murid baru kelas VII di aula. Setiap gugus menampilkan karya mereka di atas panggung. Para pengurus OSIS juga tampil menghibur adik-adik kelasnya.

Sambil menunggu pengumuman, para murid baru kelas VII menandatangani Komitmen Murid Immaculata. Pengumuman kelompok terbaik dan apresiasi karya murid terbaik merupakan gong dalam acara pentas dan hiburan tersebut. Kegiatan MPLS diakhiri dengan upacara penutupan MPLS di halaman sekolah, dengan pengurus OSIS sebagai petugasnya, dan ditutup dengan foto bersama. (mar/Kristina Tantiningsih, S.Pd., Guru SMP Maria Immaculata Marsudirini Yogyakarta)