News  

Penemuan Mayat di Wates Kulon Progo Gegerkan Warga, Bau Menyengat Ungkap Kondisi Pria 67 Tahun yang Meninggal di Dalam Rumah

Warga Wates Kulon Progo menemukan pria 67 tahun meninggal di dalam rumah setelah mencium bau menyengat saat kerja bakti. Polisi pastikan tidak ada tanda kekerasan.

bernasnews.com – Warga Padukuhan Bendungan Kidul, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (14/7/2026) siang. Korban ditemukan setelah warga mencium aroma menyengat yang awalnya diduga berasal dari bangkai hewan, namun ternyata bersumber dari dalam rumah korban.

Penemuan tersebut terjadi ketika sejumlah warga tengah melakukan kerja bakti membersihkan jalan di depan rumah korban. Bau tidak sedap yang semakin kuat membuat warga mencari sumbernya hingga akhirnya menemukan pria berinisial S (67), warga Wates, Kabupaten Kulon Progo, sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah.

Penemuan mayat tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga yang semula bergotong royong membersihkan jalan di depan rumah korban sontak menghentikan aktivitas mereka setelah mengetahui sumber bau tidak sedap itu berasal dari dalam rumah.

Korban diketahui berinisial S (67), warga Wates, Kabupaten Kulon Progo. Hingga petugas kepolisian datang ke lokasi, suasana di sekitar rumah korban dipenuhi warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 13.40 WIB. Saat itu, seorang warga yang menjadi saksi sedang mengikuti kerja bakti di jalan depan rumah korban. Di tengah aktivitas tersebut, saksi mencium bau menyengat yang semakin lama semakin kuat.

Merasa curiga, saksi kemudian berinisiatif mencari sumber bau tersebut. Setelah memastikan aroma berasal dari rumah korban, saksi melakukan pengecekan ke dalam rumah. Kecurigaan itu akhirnya terjawab. Saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya. Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera melaporkan penemuan itu kepada Polsek Wates agar petugas dapat melakukan penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Wates bersama Tim Identifikasi atau Inafis Polres Kulon Progo langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal terhadap jasad korban. Petugas kemudian memeriksa kondisi korban secara menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya dugaan tindak pidana.

“Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko.

Keterangan tersebut menjadi dasar awal bagi petugas bahwa tidak ditemukan indikasi kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Selama proses pemeriksaan berlangsung, petugas juga meminta keterangan sejumlah warga yang mengetahui awal mula penemuan korban. Polisi kemudian melakukan prosedur penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat sekitar karena korban ditemukan setelah warga mencium bau menyengat dari dalam rumah. Kondisi itu membuat warga yang sedang bergotong royong berinisiatif melakukan pengecekan sehingga korban akhirnya ditemukan.

Penemuan mayat itu sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan dan komunikasi antartetangga, terutama terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri atau jarang terlihat beraktivitas. Kepedulian masyarakat sering kali menjadi faktor penting dalam mengungkap peristiwa yang tidak diketahui sebelumnya.

Hingga proses penanganan selesai dilakukan, situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif. Polisi masih melakukan pendataan serta penanganan administratif sesuai prosedur, sementara hasil pemeriksaan awal memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sebagaimana hasil pemeriksaan Tim Inafis.

(ef linangkung)