KNZ-P Gelar Napak Ziarah Songsong HUT ke-92 Gereja HKTY Pugeran Yogyakarta

Para peserta KNZ-P saat berdoa bersama di halaman Gereja Pugeran. (Foto : Kiriman KNZ-P)

bernasnews — Untuk menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-92 Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Pugeran, Yogyakarta umat yang tergabung dalam Komunitas Napak Ziarah Pugeran (KNZ-P) kembali menggelar kegiatan jalan rohani bertajuk “Napak Ziarah” pada Sabtu (5/7/2026).

Kegiatan jalan rohani ini tercatat sebagai edisi kedua yang diselenggarakan oleh KNZ-P. Pada perhelatan pertamanya, napak ziarah sukses dilaksanakan dengan menempuh rute yang tak kalah bersejarah, yakni dari Gereja HKTY Pugeran menuju Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran.

Sejak Sabtu pagi, semangat antusiasme telah terasa di pelataran Gereja HKTY Pugeran. Tepat pukul 05.00 WIB, kegiatan ini resmi dimulai. Sebelum melangkah, lebih kurang 200 peserta yang hadir menyatukan hati melalui doa bersama yang dilanjutkan dengan menggemakan lagu Mars Gereja Pugeran, membakar semangat kebersamaan di tengah sejuknya udara pagi.

Momen pelepasan rombongan dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Pugeran Romo FX. Sukendar W, Pr. Istimewanya, dia tidak hanya memberkati dan melepas keberangkatan umat, tetapi juga turut serta berjalan kaki mendampingi ratusan peziarah menyusuri seluruh rute.

Mengambil rute yang cukup menantang dari Gereja Pugeran menuju Gereja Salib Suci, Gunung Sempu, perjalanan dengan jarak tempuh kurang lebih 14 kilometer ini bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan sebuah peziarahan batin. Sepanjang jalan, para peserta melangkah bersama meresapi doa, refleksi, dan sukacita persaudaraan. Kehadiran gembala paroki di tengah-tengah umat semakin menambah hangat suasana, membuat jarak belasan kilometer terasa ringan.

Napak Ziarah ini merupakan salah satu agenda utama dari rangkaian perayaan HUT ke-92 Paroki Pugeran. Tahun 2026, perayaan tersebut secara khusus menghidupi tema mBudaya Greja: “Sawiji lan Nguripi” (Bersatu dan Menghidupi). Tema ini merupakan ajakan bagi umat untuk bersatu padu (sawiji) dalam ikatan iman, sekaligus bertekad untuk terus menjadi terang yang menghidupi (nguripi) sesama dan lingkungan sekitarnya.

Setibanya di Gereja Salib Suci Gunung Sempu, para peserta sejenak memanjatkan doa syukur atas penyertaan Tuhan. Namun, rangkaian sukacita tidak berhenti di situ. Setelah rombongan peserta kembali ke titik kumpul di Gereja HKTY Pugeran, suasana kekeluargaan justru semakin meriah.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas semangat pantang menyerah para peziarah, panitia membagikan pin khusus kepada seluruh peserta. Menariknya, sejalan dengan napas tema “Nguripi” (menghidupi), panitia juga membagikan bibit tanaman kepada para peserta. Pembagian bibit ini menjadi simbol dan wujud aksi nyata umat Katolik Pugeran untuk turut serta menghidupi, merawat, dan melestarikan bumi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kelelahan fisik setelah menempuh jarak belasan kilometer seketika sirna dan berganti dengan gelak tawa saat acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize. Beragam hadiah menarik dibagikan, memantik sorak-sorai dan senyum kebahagiaan dari para peserta yang beruntung.

Siaran pers yang diterima bernasnews mengemukakan, melalui seluruh rangkaian agenda Napak Ziarah ini diharapkan umat Gereja HKTY Pugeran tidak hanya sekadar merayakan bertambahnya usia paroki, tetapi juga menjadikan momen ini sebagai tonggak untuk semakin mengakar dalam iman, solid dalam persaudaraan, dan terus membawa kehidupan (nguripi) di tengah dinamika masyarakat. (*/mar)