bernasnews – Kabar baik bagi lulusan S1 dan D4 yang ingin meniti karier sebagai guru profesional. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi membuka Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk memperoleh sertifikasi profesi guru sekaligus menyiapkan diri menjadi tenaga pendidik profesional di berbagai jenjang pendidikan.
Melalui program tersebut, peserta akan menjalani pendidikan profesi selama dua semester atau satu tahun akademik di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG.
Selain mendapatkan pendidikan profesional, peserta yang dinyatakan lolos seleksi juga memperoleh bantuan biaya pendidikan dari pemerintah.
Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Dibuka Hingga 25 Juli
Pendaftaran Seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 resmi dibuka sejak 27 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 25 Juli 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan sarjana maupun diploma empat yang ingin menjadi guru profesional namun belum terdaftar sebagai guru maupun kepala sekolah dalam sistem pendidikan nasional.
Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti pendidikan profesi di LPTK selama satu tahun akademik. Selama masa pendidikan, calon guru dipersiapkan tidak hanya untuk mengajar di kelas, tetapi juga memiliki kemampuan membimbing, mendampingi, dan menginspirasi peserta didik secara optimal.
Salah satu daya tarik utama PPG Calon Guru 2026 adalah adanya bantuan biaya pendidikan dari pemerintah. Biaya pendidikan program ini ditetapkan sebesar Rp8,5 juta per semester atau total Rp17 juta selama dua semester.
Peserta yang berhasil lolos seleksi dan resmi menjadi mahasiswa PPG akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp17 juta sehingga seluruh biaya kuliah selama satu tahun akademik dapat ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Meski demikian, seluruh pendaftar tetap diwajibkan membayar biaya pendaftaran awal sebesar Rp200 ribu saat proses registrasi.
Persyaratan yang Harus Dipenuhi Calon Peserta
Calon peserta PPG Calon Guru 2026 wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi sebelum melakukan pendaftaran, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tidak terdaftar sebagai guru maupun kepala sekolah pada basis data Dapodik maupun Simpatika.
- Memenuhi ketentuan batas usia maksimal per 31 Desember 2026.
- Lulusan S1 atau D4 yang terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
- Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib memiliki penyetaraan ijazah resmi.
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
- Menyerahkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani saat lapor diri.
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi yang ditentukan.
- Menyerahkan surat keterangan berkelakuan baik setelah dinyatakan lulus seleksi akhir.
- Menyerahkan surat bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
- Menandatangani pakta integritas.
Puluhan Bidang Studi Dibuka untuk Pendidikan Umum dan Kejuruan
Kemendikdasmen membuka berbagai pilihan bidang studi untuk PPG Calon Guru 2026 yang mencakup pendidikan umum maupun kejuruan.
Bidang Studi Pendidikan Umum
Beberapa bidang studi yang tersedia meliputi:
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Bimbingan dan Konseling
- Informatika
- Seni Budaya
- Pendidikan Luar Biasa
- Bahasa Indonesia
- Pendidikan Pancasila
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Sejarah
- Sosiologi
- Bahasa Inggris
- Geografi
- Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD)
- Ekonomi
- Biologi
- Kimia
Bidang Studi Kejuruan
Sementara untuk bidang kejuruan tersedia antara lain:
- Teknik Otomotif
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
- Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
- Desain Komunikasi Visual
- Perhotelan
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
- Kuliner
- Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam
- Teknik Elektronika
- Teknik Ketenagalistrikan
- Busana
- Usaha Layanan Pariwisata
- Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
- Pemasaran
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
- Fisika
Tiga Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui Peserta
Seleksi PPG Calon Guru 2026 dilakukan melalui tiga tahapan utama.
Seleksi Administrasi Secara Daring
Tahap pertama berupa verifikasi dokumen dan data peserta melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB). Pada tahap ini, panitia memastikan seluruh dokumen yang diunggah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Tes Substantif Berbasis CAT
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tes substantif berbasis Computer Assisted Test (CAT) secara luring di Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Materi yang diujikan meliputi:
- Kompetensi bidang studi.
- Literasi.
- Numerasi.
Wawancara Secara Daring
Tahap terakhir adalah tes wawancara yang dilaksanakan secara daring untuk menggali kompetensi profesional sekaligus aspek personal calon guru.
Peserta yang tidak lolos pada salah satu tahapan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Cara Mendaftar PPG Calon Guru Tahun 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi PPG Kemendikdasmen dengan langkah berikut:
- Menyiapkan alamat email aktif dan nomor WhatsApp.
- Membuka laman resmi PPG Kemendikdasmen.
- Memilih menu “Daftar PPG bagi Calon Guru”.
- Memilih opsi “Daftar sebagai Peserta”.
- Membuat akun SIMPKB.
- Login menggunakan akun yang telah dibuat.
- Melengkapi data diri dan esai.
- Menentukan minat lokasi mengajar.
- Memilih lokasi kuliah dan Tempat Uji Kompetensi (TUK).
- Mengunggah dokumen persyaratan.
- Mengunggah foto formal berlatar biru dengan ukuran maksimal 1 MB.
- Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu.
- Mencetak kartu tes substantif sesuai jadwal.
- Memantau seluruh perkembangan seleksi melalui akun SIMPKB.
Jadwal Lengkap Seleksi PPG Calon Guru 2026
Berikut jadwal resmi pelaksanaan seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026:
- Pendaftaran: 27 Juni-25 Juli 2026.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26-28 Juli 2026.
- Cetak kartu peserta: 28 Juli-2 Agustus 2026.
- Tes substantif: 3-7 Agustus 2026.
- Pengumuman hasil tes substantif: 26 Agustus 2026.
- Pengumuman jadwal wawancara: 29 Agustus 2026.
- Tes wawancara: 31 Agustus-16 September 2026.
- Pengumuman hasil akhir: 21 September 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai proses seleksi dapat diakses melalui laman resmi PPG Kemendikdasmen dapat mengakses Portal PPG Kemendikdasmen.
(anp)












