bernasnews — Keheningan malam di Jalan Godean Km 7, tepatnya di Padukuhan Bantulan, Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman mendadak pecah.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah sepeda kayuh dan dua sepeda motor pada Kamis, 25 Juni 2026 menjelang tengah malam, merenggut nyawa seorang pesepeda lanjut usia.
Korban berinisial M (64), yang merupakan warga Gedongtengen, Kota Yogyakarta, dilaporkan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian akibat menderita cedera kepala berat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat saat petugas kepolisian melakukan evakuasi korban di tengah kondisi aspal yang minim penerangan.
Lampu dari kendaraan yang melintas sempat menjadi satu-satunya sumber cahaya utama di ruas jalan tersebut. Kondisi jalanan yang relatif lengang diduga membuat pengendara kurang mengantisipasi adanya pesepeda di depan mereka.
Kronologi Senggolan Berujung Fatal di Aspal Gelap
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengungkapkan insiden tragis ini bermula ketika ketiga kendaraan bergerak searah dari timur menuju ke barat.
Saat melintas di titik lokasi kejadian sekitar pukul 23.45 WIB, motor Kawasaki KLX yang dikendarai oleh MZ (20) diduga menyenggol sepeda kayuh milik korban.
Senggolan tersebut seketika membuat korban kehilangan keseimbangan lalu terpelanting jatuh ke badan jalan.
Nahas, dalam hitungan detik setelah korban terjatuh, motor Honda Scoopy yang dikendarai MHAB (26), warga Godean, melaju tepat di belakangnya.
Karena jarak yang sudah terlampau dekat dan pandangan yang terbatas akibat gelapnya jalan, pengendara Scoopy tidak sempat menarik tuas rem untuk menghindar.
“Sepeda motor tersebut kemudian menabrak tubuh korban yang sudah tergeletak di aspal. Benturan keras itu menyebabkan korban mengalami cedera kepala berat,” kata Iptu Argo Anggoro, Jumat, 26 Juni 2026.
Tim medis yang tiba menggunakan ambulans memastikan korban sudah mengembuskan napas terakhir di tempat.
Petugas kepolisian dibantu warga sekitar kemudian mengevakuasi jenazah M ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
Data Korban dan Kendaraan yang Terlibat
Sementara pengendara KLX dilaporkan selamat tanpa luka, pengendara Scoopy mengalami luka ringan berupa lecet pada pergelangan dan punggung tangan kiri, serta telah menjalani rawat jalan.
Berikut ringkasan data insiden kecelakaan beruntun di Jalan Godean Km 7:
| Elemen Insiden | Keterangan di Lapangan |
| Waktu Kejadian | Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 23.45 WIB |
| Identitas Korban Jiwa | M (64), Pesepeda, Warga Gedongtengen, Yogyakarta |
| Kendaraan Terlibat | Sepeda Kayuh, Kawasaki KLX (MZ), Honda Scoopy (MHAB) |
| Faktor Pemicu Utama | Dugaan minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) |
| Status Penyelidikan | Barang bukti diamankan, saksi sedang dimintai keterangan |
Sorotan Publik pada Minimnya Penerangan Jalan
Hingga Jumat siang, pihak Satlantas Polresta Sleman masih terus melakukan pendalaman serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Polisi tidak menampik bahwa faktor infrastruktur jalanan yang gelap gulita menjadi salah satu pemicu utama fatalitas kecelakaan ini.
“Dugaan sementara, minimnya penerangan jalan turut memengaruhi terjadinya kecelakaan tersebut,” tambah Argo. Kondisi jalan yang gelap terbukti memangkas jarak pandang refleks para pengendara motor di bagian belakang.
Polresta Sleman kembali mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berkendara malam hari, mengontrol kecepatan, serta memastikan lampu utama kendaraan berfungsi dengan optimal. (Eln)











