3 Bacaan Doa di Hari Jumat yang Dianjurkan, Yuk Amalkan untuk Meraih Keberkahan

Ilustrasi doa di hari Jumat lengkap Arab, latin dan artinya. (Pixabay.com)

bernasnews – Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam dan dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari yang penuh kemuliaan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, mulai dari zikir, membaca sholawat, hingga memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Banyak keutamaan yang dijanjikan bagi mereka yang memanfaatkan hari Jumat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, termasuk peluang terkabulnya doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu di hari tersebut.

Anjuran memperbanyak doa pada hari Jumat juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al Adzkar terjemahan Ulin Nuha. Dalam penjelasannya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir, doa, dan sholawat sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memohon perlindungan, ketenteraman hidup, dan keberkahan dari Allah SWT.

Meskipun tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan untuk dibaca pada hari Jumat, terdapat sejumlah doa yang dapat diamalkan oleh kaum muslimin sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.

Keutamaan berdoa pada hari Jumat juga ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat suatu waktu yang jika seorang hamba Muslim berdoa kepada Allah pada waktu tersebut, niscaya Allah akan mengabulkan doanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan memanfaatkan setiap momen di hari Jumat dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Doa Hari Jumat Pertama untuk Memohon Keberkahan

Salah satu doa yang dapat dibaca pada hari Jumat adalah doa untuk memohon keberkahan dan cahaya ketakwaan dalam kehidupan.

Arab:

أدام الله لكم بركة الجمعة دهوراً، وألبسكم من تقواه نوراً، جمعة مباركة

Latin:

Adamallahu lakum barakatal Jumat duhuran, wa albasakum min taqwahu nuron, jumatan mubarakah

Artinya:

“Semoga Allah SWT memberikan berkah kepada kalimat pada hari Jumat ini, serta Allah mengenakan cahaya dari kesalehan hari ini, Jumat yang diberkahi.”

Doa ini berisi harapan agar Allah SWT melimpahkan keberkahan dan menanamkan cahaya ketakwaan kepada setiap muslim yang mengamalkannya.

Doa Hari Jumat Kedua untuk Memohon Keselamatan Dunia dan Akhirat

Doa berikutnya berisi permohonan ampunan, keselamatan, perlindungan, serta ketenteraman dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Arab:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Latin:

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah)

Doa ini banyak diamalkan karena mencakup permohonan perlindungan secara menyeluruh, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun harta yang dimiliki.

Doa Hari Jumat Ketiga untuk Memohon Ampunan Dosa

Selain memohon keselamatan, hari Jumat juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

Arab:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي ، وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ ، وَفِي قَبْضَتِكَ ، وَناصِيَتِي بِيَدِكَ ، أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي ، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبُ إِلا أَنْتَ

Latin:

Allahumma Anta Rabbi laa ilaaha illa Anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’udzu bika min syarri ma shona’tu. Abu’u bi ni’matika wa abu’u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hamba-Mu dan anak dari hamba sahaya-Mu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat,. Aku telah menyia-nyiakan nikmat-Mu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Doa ini mengandung pengakuan seorang hamba atas kelemahan dan dosa yang dimiliki, sekaligus pengharapan akan ampunan dan rahmat Allah SWT.

Selain memperbanyak doa, umat Islam juga dianjurkan mengisi hari Jumat dengan berbagai amalan lainnya seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, berzikir, bersedekah, serta mempersiapkan diri untuk menunaikan salat Jumat bagi laki-laki muslim.

Hari Jumat merupakan kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan memperbanyak doa dan amalan saleh, seorang muslim diharapkan dapat meraih keberkahan, ketenangan hidup, serta rahmat dari Allah SWT. (anp)