bernasnews – Doa Rosario menjadi salah satu bentuk devosi yang dijalankan umat Katolik pada Senin, 22 Juni 2026. Ibadah ini dapat dilakukan secara pribadi maupun bersama-sama dengan keluarga dan komunitas.
Dalam pelaksanaannya, umat diajak mendaraskan doa-doa tertentu dengan bantuan untaian Rosario sambil merenungkan peristiwa penting dalam kehidupan Yesus Kristus dan Bunda Maria.
Pada hari Senin, renungan Rosario berfokus pada Peristiwa Gembira yang mengisahkan awal karya keselamatan Allah melalui Yesus.
Doa Rosario Menjadi Devosi yang Berpusat pada Yesus Kristus
Doa Rosario merupakan salah satu tradisi penting dalam Gereja Katolik. Mengutip penjelasan dari Keuskupan Purwokerto, Rosario adalah bentuk devosi yang berpusat pada Yesus Kristus melalui perantaraan Bunda Maria.
Melalui doa ini, umat beriman diajak untuk mengenangkan dan merenungkan misteri kehidupan Yesus serta peran Maria dalam karya keselamatan. Untaian Rosario digunakan sebagai sarana untuk membantu umat dalam mendaraskan doa-doa secara berurutan.
Doa Rosario dapat dilakukan secara pribadi, bersama keluarga, maupun dalam persekutuan umat.
Urutan Pembukaan Doa Rosario Hari Senin 22 Juni 2026
Pelaksanaan doa Rosario diawali dengan tanda salib sebagai pembuka.
Tanda Salib
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Amin.
Aku Percaya
Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan Bumi;
Dan akan Yesus Kristus,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita;
Yang dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;
Disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa;
Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.
Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.
Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya.
Amin.
Doa Bapa Kami dan Tiga Salam Maria
Setelah doa pembuka, dilanjutkan dengan doa Bapa Kami.
Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas Bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.
Salam Putri Allah Bapa
Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Salam Bunda Allah Putra
Salam Bunda Allah Putra, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Kemudian dilanjutkan kembali dengan doa Kemuliaan dan doa Terpujilah.
Peristiwa Gembira Menjadi Renungan Rosario Hari Senin
Berdasarkan panduan dari Iman Katolik, doa Rosario pada hari Senin menggunakan Peristiwa Gembira. Lima misteri yang direnungkan mengajak umat mengenang masa awal kehidupan Yesus Kristus.
Berikut Peristiwa Gembira yang direnungkan pada Senin, 22 Juni 2026:
- Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel.
- Maria mengunjungi Elisabet saudarinya.
- Yesus dilahirkan di Betlehem.
- Yesus dipersembahkan di Bait Allah.
- Yesus ditemukan di Bait Allah.
Kelima peristiwa tersebut menjadi sarana bagi umat Katolik untuk semakin mendalami misteri keselamatan dan meneladani ketaatan serta iman Bunda Maria.
Rosario tidak hanya menjadi tradisi doa yang dilakukan di gereja, tetapi juga dapat dilaksanakan di rumah bersama keluarga. Melalui doa ini, umat Katolik diajak untuk memperkuat relasi dengan Tuhan dan merenungkan perjalanan hidup Yesus Kristus dari waktu ke waktu.
Dengan mengikuti urutan doa yang benar serta merenungkan Peristiwa Gembira, umat dapat menjalani devosi Rosario hari Senin, 22 Juni 2026 dengan lebih khusyuk dan penuh makna. (anp)












