Doa Rosario Hari Sabtu 20 Juni 2026: Renungan Peristiwa Gembira

Ilustrasi doa Rosario hari Senin 22 Juni 2026. (Pixabay.com)

bernasnews – Doa Rosario Hari Sabtu, 20 Juni 2026, menjadi salah satu bentuk devosi yang dapat dijalankan umat Katolik untuk memperdalam iman dan mendekatkan diri kepada Allah melalui perantaraan Bunda Maria.

Pada hari ini, umat diajak merenungkan Peristiwa Gembira yang berisi kabar sukacita tentang karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus.

Rangkaian Doa Rosario tidak hanya berisi doa-doa pokok, tetapi juga permenungan atas lima Peristiwa Gembira yang sarat dengan pesan harapan, kasih, dan ketaatan kepada kehendak Tuhan.

Tata Pembuka Doa Rosario Hari Sabtu 20 Juni 2026

Doa Rosario diawali dengan Tanda Salib, dilanjutkan dengan Doa Aku Percaya, Kemuliaan, Terpujilah, Bapa Kami, serta tiga kali Salam Maria yang dipersembahkan kepada Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus.

Setelah itu, umat memasuki permenungan lima Peristiwa Gembira.

Peristiwa Gembira Pertama: Maria Menerima Kabar Sukacita dari Malaikat Gabriel

Peristiwa pertama mengenangkan saat Bunda Maria menerima kabar dari Malaikat Gabriel mengenai kelahiran Yesus.

“Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk 1:28-31)

Peristiwa ini mengajarkan sikap ketaatan dan penyerahan diri kepada kehendak Allah.

Doa permenungan:

“Bapa, jika Engkau bersabda maka semuanya terjadi. Bersabdalah, ya Bapa, aku ini hambamu, terjadilah padaku menurut kehendakMu.”

Selanjutnya didoakan:

  • Bapa Kami
  • Salam Maria sebanyak 10 kali
  • Kemuliaan
  • Terpujilah

Peristiwa Gembira Kedua: Maria Mengunjungi Elisabet

Peristiwa kedua mengenang kunjungan Maria kepada Elisabet.

“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk 1:42-43)

Peristiwa ini mengingatkan umat akan pentingnya kasih, pelayanan, dan kerendahan hati.

Doa permenungan:

“Bapa, hatiku memuliakan Dikau dan jiwaku bersorak-sorai karena Engkau Allah penuh kasih. Engkau menciptakan dan memelihara kami, anak-anak-Mu.”

Kemudian dilanjutkan dengan:

  • Bapa Kami
  • Salam Maria sebanyak 10 kali
  • Kemuliaan
  • Terpujilah
  • Doa Fatima

Peristiwa Gembira Ketiga: Kelahiran Yesus di Betlehem

Peristiwa ketiga mengajak umat merenungkan kelahiran Yesus Kristus di Betlehem.

“Maria melahirkan seorang anak laki-laki, lalu dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk 2:7)

Doa permenungan:

“Bapa, kami bersyukur karena Engkau telah merelakan PuteraMu menjadi manusia demi menebus dan mengampuni dosa-dosa kami jadikanlah kami layak menjadi anak-anakMu.”

Sesudahnya didaraskan:

  • Bapa Kami
  • Salam Maria 10 kali
  • Kemuliaan
  • Terpujilah
  • Doa Fatima

Peristiwa Gembira Keempat: Yesus Dipersembahkan di Bait Allah

Peristiwa keempat mengenangkan saat Maria dan Yosef mempersembahkan Yesus di Bait Allah.

“Ketika genap waktu pentahiran menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan.” (Luk 2:22)

Peristiwa ini menjadi pengingat agar umat senantiasa mempersembahkan hidupnya kepada Allah.

Doa permenungan:

“Bapa, semoga kami selalu hidup dalam terang-Mu dan dengan setia melaksanakan kehendak-Mu.”

Rangkaian doa yang didaraskan:

  • Bapa Kami
  • Salam Maria 10 kali
  • Kemuliaan
  • Terpujilah
  • Doa Fatima

Peristiwa Gembira Kelima: Yesus Ditemukan di Bait Allah

Peristiwa terakhir mengenang Yesus yang ditemukan di Bait Allah ketika berusia dua belas tahun.

“Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49)

Peristiwa ini mengajarkan pentingnya mencari kehendak Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Doa permenungan:

“Bapa, tuntunlah kami agar selalu mencari kehendak-Mu dan semakin bertumbuh dalam iman serta kasih kepada-Mu.”

Selanjutnya umat mendoakan:

  • Bapa Kami
  • Salam Maria sebanyak 10 kali
  • Kemuliaan
  • Terpujilah
  • Doa Fatima

Melalui permenungan lima Peristiwa Gembira pada Sabtu, 20 Juni 2026, umat Katolik diajak untuk meneladani ketaatan Bunda Maria, memupuk kasih terhadap sesama, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. (anp)