bernasnews – Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki diri.
Meski tidak terdapat doa khusus yang secara spesifik dicontohkan Rasulullah SAW untuk dibaca sepanjang bulan Muharram, momen pergantian tahun Hijriyah menjadi waktu yang tepat untuk memanjatkan doa demi memohon kebaikan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan setahun ke depan.
Salah satu amalan yang banyak dilakukan kaum Muslim adalah membaca doa awal tahun Hijriyah. Doa ini berisi permohonan perlindungan dari godaan setan, harapan agar diberi kekuatan melawan hawa nafsu, serta memohon petunjuk agar segala aktivitas sehari-hari senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Doa Khusus Bulan Muharram Tidak Dicontohkan Secara Spesifik
Tidak ada riwayat yang menunjukkan adanya doa khusus yang diwajibkan atau secara khusus diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca selama bulan Muharram. Namun, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa, istighfar, zikir, dan berbagai amalan baik lainnya.
Bulan Muharram sendiri termasuk salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Karena itu, momentum pergantian tahun Hijriyah sering dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi serta memperbarui niat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari.
Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah Lengkap
Berdasarkan buku Majmu’ Ad-Da’awaat: Kumpulan Doa-Doa Pilihan karya Ust. Risky Aviv Nugroho, M.Pd., berikut bacaan doa awal tahun Hijriyah:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Arab latin:
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu’awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya:
“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”
Doa-Doa Harian yang Dapat Diamalkan Selama Bulan Muharram
Selain membaca doa awal tahun, umat Islam juga dapat memperbanyak doa-doa harian yang berisi permohonan kebaikan dan keselamatan. Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan selama bulan Muharram:
1. Doa Memohon Ampunan
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Latin:
Rabbi-ghfir lî wa tub ‘alayya innaka antat tawwâbur rahîm.
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.”
2. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa api neraka.”
3. Doa Memohon Kemudahan
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Latin:
Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahla.
Artinya:
“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Engkau pula yang mampu menjadikan kesulitan menjadi mudah apabila Engkau kehendaki.”
Muharram Menjadi Momentum Memperbaiki Diri
Pergantian tahun Hijriyah tidak hanya menjadi penanda bergantinya kalender Islam, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan memperbanyak doa, zikir, serta amal saleh, umat Islam diharapkan dapat menjalani tahun baru Hijriyah dengan semangat baru dan harapan yang lebih baik.
Selain itu, bulan Muharram juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak puasa sunnah, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperkuat hubungan dengan sesama. Seluruh amalan tersebut diharapkan dapat mendatangkan keberkahan serta menjadi bekal menuju kehidupan yang lebih baik di dunia maupun akhirat. (anp)












