Lirik Sholawat Sholatullah Salamullah Lengkap: Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Sejarah Sholawat Badar

Ilustrasi lirik Sholawat Sholatullah Salamullah. (Pixabay.com)

bernasnews – Sholawat Badar atau yang populer dengan lantunan pembuka “Sholatullah Salamullah” menjadi salah satu bacaan selawat yang paling sering dikumandangkan umat Islam di Indonesia.

Selawat ini berisi pujian kepada Allah SWT, penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, serta doa dan tawassul yang mengingat perjuangan para sahabat dalam Perang Badar.

Selain menjadi amalan ibadah, Sholawat Badar juga dikenal sebagai sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menghadirkan ketenangan batin bagi pembacanya.

Di berbagai majelis taklim, pengajian, hingga peringatan hari-hari besar Islam, Sholawat Badar kerap dilantunkan secara bersama-sama. Bacaan ini terdiri dari 28 bait yang memuat permohonan keselamatan, keberkahan, perlindungan dari berbagai musibah, serta harapan akan rahmat Allah SWT.

Teks Arab Sholawat Badar “Sholatullah Salamullah”

صَـلاَةُ اللهِ سَـلاَمُ اللهِ عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ

صَـلاَةُ اللهِ سَـلاَمُ اللهِ عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ

تَوَسَّـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ

وَكُــلِّ مُجَـاهِـدٍ لِلّهِ بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلأُمَّـةَ مِنَ اْلآفـَاتِ وَالنِّـقْـمَةِ

وَمِنْ هَـمٍّ وَمِنْ غُـمَّـةٍ بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ جَـمِيْعَ اَذِيَّـةٍ وَا صْرِفْ

مَـكَائِـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا

وَكُـلِّ بَـلِيَّـةٍ وَوَبَـا بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

وَصَلِّ عَـلَى النَّبِىِّ الْبَـرِّ بِـلَا عَـدٍّ وَلَا حَصْـرِ

وَاٰلِ سَـادَةٍ غُــــرٍّ بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

Teks Latin Sholawat Badar

Shalaatullaah salaamullaah ‘alaa thaaha rasuulillaah

Shalaatullaah salaamullaah ‘alaa yaa siin habiibillaah

Tawassalnaa bibismillaah wabil haadi rasuulillaah

Wakulli mujaahidin lillaah bi ahlil badri yaa allaah

Ilaahi sallimil ummah minal aafaati wanniqmah

Wamin hammin wamin ghummah bi ahlil badri yaa allaah

Ilaahi najjinaa waksyif jamii’a adziyyatin wahrif

Makaa idal ‘idaa wal thuf bi ahlil badri yaa allaah

Ilaahi naffisil kurbaa minal’ashiina wal’athbaa

Wakulli baliyyatin wawabaa bi ahlil badri yaa allaah

Fakam min rahmatin washalat wakam min dzillatin fashalat

Wakam min ni’matin washalat bi ahlil badri yaa allaah

Wakam aghnaita dzal ‘umri wakam autaita d’zal faqri

Wakam’aafaita dzal wizri bi ahlil badri yaa allaah

Laqad dlaaqat’alal qalbi jamii’ul ardli ma’ rahbi

Fa anji minal balaas sha’bi bi ahlil badri yaa allaah

Atainaa thaalibir rifdi wajullil khairi was sa’di

Fawassi’ minhatal aidii bi ahlil badri yaa allaah

Falaa tardud ma’al khaibah balij’alnaa’alath thaibah

Ayaa dzal ‘izzi wal haibah bi ahlil badri yaa allaah

Wain tardud faman ya-tii binaili jamii’i haajaati

Ayaa jaalil mulimmaati bi ahlil badri yaa allaah

Ilaahighfir wa akrimnaa binaili mathaalibin minnaa

Wadaf’i masaa-atin ‘annaa bi ahlil badri yaa allaah

Ilaahii anta dzuu luthfin wadzuu fadl-lin wadzuu ‘athfin

Wakam min kurbatin tanfii bi ahlil badri yaa allaah

Washalli ‘alan nabil barri bilaa ‘addin walaa hashri

Wa aali saadatin ghurri bi ahlil badri yaa allaah

Arti dan Makna Sholawat Badar

Secara umum, Sholawat Badar berisi doa yang memohon rahmat, keselamatan, dan perlindungan kepada Allah SWT. Di dalamnya terdapat ungkapan cinta kepada Rasulullah SAW, penghormatan kepada keluarga beliau, serta tawassul melalui para pejuang Islam yang ikut dalam Perang Badar.

Isi selawat ini juga mencakup berbagai permohonan agar umat Islam dijauhkan dari bencana, wabah penyakit, kesulitan hidup, tipu daya musuh, serta diberikan keberkahan dan kelapangan rezeki. Karena kandungan doanya yang luas, Sholawat Badar banyak diamalkan dalam berbagai kesempatan, baik secara individu maupun berjamaah.

Berikut artinya:

“Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi utusan Allah.

Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah.

Kami berwasilah dengan berkah basmalah, dan dengan Nabi yang menunaikan lagi utusan Allah.

Dan seluruh orang yang berjuang karena Allah, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, dari bencana dan siksa.

Dan dari susah dan kesulitan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau selamatkan kami dari segala yang menyakitkan, dan semoga Engkau menjauhkan dari berbagai tipu daya musuh-musuh.

Dan semoga Engkau mengasihi kami, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau menjauhkan beberapa kesusahan, dari orang-orang yang bermaksiat dan membuat kerusakan.

Dan semoga Engkau menghilangkan semua bencana dan wabah penyakit, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Maka sudah banyak rahmat yang telah sampai, dan sudah banyak kenistaan yang dihilangkan.

Dan sudah banyak dari nikmat yang telah sampai, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Sudah berapa kali Engkau memberi harta orang yang makmur, dan berapa kali Engkau memberi nikmat kepada orang yang fakir.

Dan berapa kali Engkau mengampuni orang yang berdosa, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Sungguh hati manusia yang merasa sempit di atas tanah yang luas ini, karena banyaknya marabahaya yang menakutkan dan malapetaka yang menghancurkan.

Semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang menakutkan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Kami datang dengan memohon pertolongan, dan memohon kebaikan dan keberkahan.

Semoga Allah meluaskan anugerah yang melimpah-limpah, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Maka janganlah Engkau menolak kami dari kerugian, bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik dan selalu berbahagia.

Wahai Dzat yang punya kebesaran dan keagungan, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah semoga Engkau mengampuni segala kesalahan kami dan memuliakan kami dengan beberapa permohonan.

Dan menolak kesalahan-kesalahan kami, karena berkahnya ahli badar ya Allah.

Ya Allah, Engkaulah yang mempunyai belas kasihan dan punya anugrah dan kasih sayang.

Sudah banyak kesusahan yang sirna dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Dan semoga Engkau melimpahkan rahmat kepada Nabi yang senantiasa berbakti kepada-Mu dengan limpahan rahmat dan kesejahteraan yang tak terbilang dan tak terhitung.

Dan semoga tetap atas para keluarga Nabi dan para Sayyid yang bersinar cahayanya, karena berkahnya ahli badar ya Allah,”

Keutamaan Membaca Sholawat Badar

Membaca selawat merupakan amalan yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Meskipun hadis-hadis berikut membahas keutamaan berselawat secara umum, pahala tersebut juga menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak bacaan selawat, termasuk Sholawat Badar.

1. Menjadi Sebab Ampunan Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa membaca sholawat kepadaku sebanyak 100 kali pada hari Jumat, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. Ath-Thabrani)

2. Mendapat Doa dari Malaikat

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa menulis sholawat kepadaku, maka para malaikat akan terus memohonkan ampun untuknya selama namaku masih tertulis di dalam tulisan tersebut.” (HR. At-Tirmidzi)

Sejarah Terciptanya Sholawat Badar

Sholawat Badar merupakan karya ulama Nusantara, KH Ali Mansur, yang disusun sekitar tahun 1960. Beliau merupakan cucu dari KH Muhammad Shiddiq.

Pada masa penyusunannya, KH Ali Mansur menjabat sebagai Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi sekaligus Ketua PCNU Banyuwangi. Kondisi sosial dan politik Indonesia saat itu sedang mengalami ketidakstabilan, termasuk meningkatnya pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan ulama dan tokoh agama.

Menurut sejumlah riwayat, lahirnya Sholawat Badar juga berkaitan dengan pengalaman spiritual yang dialami KH Ali Mansur. Dikisahkan bahwa beliau bermimpi bertemu sejumlah tokoh berpakaian putih yang diyakini sebagai para habib. Pada malam yang sama, istrinya juga bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW.

Perpaduan antara situasi sosial yang penuh gejolak dan pengalaman spiritual tersebut kemudian mendorong KH Ali Mansur menyusun 28 bait doa dan pujian yang kini dikenal luas sebagai Sholawat Badar.

Hingga saat ini, bacaan tersebut tetap menjadi salah satu selawat paling populer di Indonesia dan terus dilantunkan dalam berbagai kegiatan keagamaan. (anp)