bernasnews — Alumni SMAN Magelang tahun 1976 yang juga sering disebut Alumni Gladiol (G) 76 Magelang menggelar acara Reuni Emas, bertempat di Hotel Puri Asri Kota Magelang, Jawa Tengah,, pada Sabtu – Minggu, 6-7 Juni 2026.
Para peserta alumni hadir dari berbagai daerah dengan balutan busana aneka warna warni tampak seperti pelangi dan mereka nampak lebih muda dari usia yang sesungguhnya.
Lebih-lebih saat peserta mulai berdatangan memasuki ruangan pertemuan, secara spontan bertabur jabat tangan, cipika-cipiki, saling pandang dengan wajah lupa- lupa ingat dan saling berpegang tangan erat-erat.
Hal ini dapat dipahami mengingat dari sekian para alumni ada yang puluhan tahun tidak saling jumpa. Acara Reuni Emas G76 diawali dengan pembacaan doa untuk para arwah alumni yang telah meninggal dunia.
Dalam laporannya Suko Tricahyo selaku Ketua Panitia Pelaksana Reuni Emas G76 menyampaikan terima kasih pada seluruh panitia, seluruh peserta reuni yang hadir dan para sponsor yang telah mendukung kegiatan acara ini hingga tuntas. Jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 100 alumni.
“Reuni Emas G76 dengan tema “Merajut Kenangan Membangun Silaturahmi 50 Tahun Berpisah Kebersamaan Tetap Abadi” Ini kiranya kita semua tetap diberi kesehatan dan tetap menjalin kebersamaan yang abadi,” harap Suko Tricahyo, di venue, pada Sabtu (6/6/2026)
Pada bagian lain, Djoko Mursito selaku Ketua Alumni G76 menyampaikan terima kasih pada Ibu Aisjah, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Magelang dan rekan- rekan alumni seperjuangan yang bisa hadir dalam reuni emas dari berbagai daerah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Jawa Barat, dari Lampung dan dari Singapura.
“Lebih-lebih kami mengucapkan terima kepada rekan Sulfas, Elly Negara, Romo Albertus Sarwiseso, CICM dan Argo serta rekan lain, yang telah memiliki gagasan untuk terus menjaga keberadaan alumni 1976 ini tetap kompak, hingga mampu memikirkan dapat membantu biaya untuk meningkatkan pendidikan bagi alumni,” ujar Djoko Mursito.
Dalam kenangnya baik Suko Tricahyo dan Djoko Mursito mengungkapkan, bahwa awal masuk tahun 1974 namanya hanya SMA Negeri Magelang, belum memakai nama SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3 dan seterusnya, dan seragam sekolah yang digunakan waktu itu baju warna putih, celana dan rok warna biru langit (belum warna abu-abu) seperti saat ini.
Selanjutnya di akhir sambutannya Djoko Mursito memberikan kesempatan testimoni pada salah satu alumni SMAN1 Magelang saat studi di perguruan tinggi, peran alumni 76 sangat membantu proses hingga selesainya studi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN1 Magelang, Aisjah, S.Pd., M.Pd mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaran Reuni Emas ini yang telah banyak berkontribusi membawa perkembangan dan kemajuan SMAN1 saat ini.
“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih pada seluruh alumni. 50 tahun menjadi bukti kuat adanya silaturahmi yang berkesinambungan. Alumni merupakan bukti masa lalu, sekarang alumni menjadi kekuatan dan ke depan keberadaan alumni menjadi harapan,” tandas Aisjah, S.Pd., M. Pd, saat menutup sambutannya.
Tampilnya lagu “Tak Sangka Kita Lama Tak Jumpa dan lagu Perdamaian” melalui dukungan Brasakustik pimpinan Boni yang dibawakan oleh para alumni, menambah suasana reuni emas dan temu kangen menjadi bersahaja dan penuh kegembiraan (Jawa: sumringah).
Saat jamuan makan malam berlangsung suasana “golden memories” yang keseluruhan acara dipandu oleh Asni Deasy, secara spontanitas terus dilambungkan oleh para alumni yang berasal dari wilayah Jabodetabek, Jateng-DIY, Magelang dan sekitarnya, yang tergabung dalam komunitas Embong Cempaka (EC) dan dilanjutkan dengan obrolan guyon maton.
Berikutnya pada Minggu pagi (7/6), kegiatan Reuni Emas G76 diawali dengan tengok (Jawa: tilik) kelas dan foto bersama di sekitar SMAN1 Magelang sambil mengenang saat sama- sama saat masih jadi satu sekolahan. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum m Akademi Militer (AKMIL) Magelang dan Borobudur Golf untuk melepas balon dan foto bersama serta bersantai ria, dengan bernyanyi, berjoget ria dan geguyonan biar tambah fresh. (zbd)











