News  

Kelas Menulis SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Terbitkan Buku Budaya Kerja

Cover buku “Menghargai Budaya Kerja & Menghormati Profesi Sesama” dan Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Catur Suryo Nugroho, S.Psi. (Foto : MMB dan Humas sekolah)

bernasnews – Kelas Menulis SMP BOPKRI 3 Yogyakarta kembali menghasilkan buku baru yang berisi hasil wawancara siswa kelas 9. Sebelumnya, mereka menerbitkan buku bertajuk “Temukan Versi Terbaik Masa depan” (2026) dengan narasumber kepala sekolah, guru dan karyawan. Kali ini, sebagai kado kelulusan mereka, tim Kelas Menulis menerbitkan buku bertajuk “Menghargai Budaya Kerja & Menghormati Profesi Sesama” dengan narasumber orangtua siswa peserta program ini.

Kepala SM BOPKRI 3 Yogyakarta Catur Suryo Nugroho, S.Psi. menyambut baik karya para siswanya ini. Menurut dia, buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan sebuah rekam jejak digital dan literasi yang sangat bernilai. Di dalamnya, terangkum hasil wawancara mendalam antara siswa dengan orangtua atau wali mereka yang menekuni berbagai profesi. Melalui lembar demi lembar buku ini, kita diajak untuk melihat dunia kerja yang beragam dari kacamata dan refleksi jujur anak-anak kita.

“Buku ini lahir dari sebuah proses yang panjang dan visioner. Sebagai produk dari Ekstrakurikuler Wajib Kelas Menulis, program ini dirancang sebagai pilot project persiapan pembentukan wadah Wartawan Remaja di SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Lebih dari itu, karya ini menjadi sebuah kado penutup yang manis, sebuah masterpiece persembahan dari siswa-siswi kelas 9 sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata dia.

Menurut Catur, hadirnya buku ini juga menjadi cerminan nyata dari upaya sekolah dalam mengejawantahkan visi yang dimiliki, yaitu: “Terwujudnya manusia berdaya cipta dan berbudaya berdasarkan nilai-nilai ke-BOPKRI-an.”

Melalui kegiatan wawancara dan menulis ini, siswa tidak hanya diasah kemampuan berpikir kritis dan daya ciptanya (creativity), tetapi juga diajarkan untuk menghargai budaya kerja, menghormati profesi sesama, serta menanamkan nilai-nilai kasih, integritas, dan pelayanan yang menjadi fondasi ke-BOPKRI-an.

Secara khusus, Catur Suryo Nugroho menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Orang Tua/Wali Siswa Kelas 9, Siswa-Siswi Kelas 9, dan Tim Pendamping Ekstrakurikuler Kelas Menulis, atas dedikasi, kesabaran, dan bimbingan yang tak kenal lelah dalam mengawal potensi anak-anak dari awal proses hingga buku ini siap diluncurkan. Dia berharap, semoga buku ini dapat menginspirasi siapa saja, menjadi pemantik semangat literasi di lingkungan sekolah, serta menjadi kenangan yang indah bagi angkatan ini.

ISI BUKU
Adapun buku ini berisi hasil wawancara siswa sebagai berikut : Jangan Pernah Merasa Selesai Belajar (Agnes Widikaryani); Semangat Menggali Ilmu, Meraih Mimpi dan Bersyukur (Christianto Kurniawan); Menjadi Polisi untuk Memiliki Pegangan Hidup (Febri Widi Atmoko); Siswa dan Mahasiswa agar Peduli Masa Depan (Lusyana Gloria Dolaksaribu); Terus Mengembangkan Usaha Produk Keju Organik (Made Bayu Prama Yudha).

Kemudian tulisan Kini Driver Ojek Online, Namun Tetap Impikan Usaha Tata Busana (Maria Helena Putri Tamo Ina); Dari Guru Honorer SLB Hingga PNS Berdedikasi (Nawestu Fitri Handayani); Berusaha Menjadi “Pendengar Anak” yang Baik (Nuning Susilowati); Menjadi Perawat untuk Dedikasi Kemanusiaan (Rinawati Nugraheni); Pengusaha Kue yang Kreatif dan Pantang Menyerah (Wina Dewi Apriani). (mar)