Contoh Susunan Acara Graduation Sekolah SD dan SMP Lengkap dengan Rundown Waktu

Ilustrasi susunan acara perpisahan sekolah. (Pixabay.com)

bernasnews – Acara perpisahan sekolah atau graduation menjadi momen penting yang menandai berakhirnya masa belajar siswa di suatu jenjang pendidikan.

Kegiatan ini biasanya digelar setelah pengumuman kelulusan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada siswa, guru, serta orang tua yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan.

Agar acara berlangsung tertib dan berkesan, susunan acara perlu disusun secara matang dengan pembagian waktu yang proporsional untuk setiap sesi.

Setiap sekolah umumnya memiliki konsep acara yang berbeda, mulai dari perpisahan sederhana, pelepasan siswa, akhirusanah, hingga wisuda.

Meski formatnya beragam, susunan kegiatan biasanya memiliki pola yang hampir serupa, yakni diawali dengan pembukaan, sambutan, prosesi pelepasan siswa, hiburan, hingga penutupan.

Berikut contoh susunan acara perpisahan sekolah untuk jenjang SD dan SMP yang dapat dijadikan referensi.

Pentingnya Menyusun Rundown Acara Perpisahan Sekolah

Rundown atau susunan acara berfungsi sebagai panduan pelaksanaan kegiatan agar seluruh rangkaian berjalan sesuai jadwal. Dengan pembagian waktu yang jelas, panitia dapat menghindari keterlambatan maupun penumpukan agenda yang berpotensi mengurangi kenyamanan peserta.

Selain itu, susunan acara yang terencana juga membantu setiap pihak yang terlibat, seperti pembawa acara, pengisi sambutan, hingga penampil hiburan, untuk mempersiapkan diri sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Contoh Susunan Acara Perpisahan Sekolah Dasar (SD)

Perpisahan tingkat SD umumnya dikemas dalam konsep yang sederhana namun tetap penuh makna. Acara difokuskan pada pelepasan siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Berikut contoh rundown acara perpisahan SD yang dilaksanakan pada pagi hari:

No Acara Waktu
1 Penerimaan tamu undangan 08.00 – 08.30 WIB
2 Pembukaan acara oleh MC 08.30 – 08.40 WIB
3 Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan himne sekolah 08.40 – 08.50 WIB
4 Sambutan kepala sekolah 08.50 – 09.00 WIB
5 Sambutan perwakilan guru 09.00 – 09.10 WIB
6 Sambutan perwakilan siswa 09.10 – 09.20 WIB
7 Prosesi pelepasan siswa kepada orang tua/wali 09.20 – 10.00 WIB
8 Hiburan 10.00 – 10.20 WIB
9 Doa bersama 10.20 – 10.30 WIB
10 Pemutaran video kenangan 10.30 – 10.50 WIB
11 Penutupan 10.50 – 11.00 WIB

Rangkaian Acara yang Menjadi Sorotan

Prosesi pelepasan siswa biasanya menjadi inti kegiatan karena menandai penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Momen ini sering diiringi penyematan kenang-kenangan atau pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.

Pemutaran video kenangan juga menjadi sesi yang ditunggu karena menampilkan perjalanan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Contoh Susunan Acara Perpisahan Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Pada jenjang SMP, susunan acara biasanya lebih variatif karena melibatkan lebih banyak unsur, termasuk perwakilan adik kelas yang memberikan pesan dan kesan kepada kakak kelas yang akan lulus.

Berikut contoh susunan acara wisuda atau perpisahan SMP:

No Acara Waktu
1 Penerimaan tamu undangan 08.00 – 08.30 WIB
2 Pembukaan acara oleh MC 08.30 – 08.40 WIB
3 Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan himne sekolah 08.40 – 08.50 WIB
4 Sambutan kepala sekolah 08.50 – 09.00 WIB
5 Sambutan perwakilan guru 09.00 – 09.10 WIB
6 Sambutan perwakilan siswa 09.10 – 09.20 WIB
7 Sambutan perwakilan adik kelas 09.20 – 09.30 WIB
8 Prosesi pelepasan siswa kepada orang tua/wali 09.30 – 10.00 WIB
9 Hiburan pentas seni 10.00 – 10.30 WIB
10 Pemutaran video kenangan 10.30 – 10.50 WIB
11 Doa bersama 10.50 – 11.00 WIB
12 Penutupan dan ramah tamah 11.00 – 11.30 WIB

Sambutan dan Pentas Seni Menjadi Bagian Penting Acara

Dalam perpisahan SMP, sesi sambutan memiliki peran penting untuk menyampaikan pesan, apresiasi, serta harapan kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Sambutan biasanya diberikan oleh kepala sekolah, perwakilan guru, siswa, dan adik kelas.

Sementara itu, pentas seni menjadi sarana bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka melalui berbagai pertunjukan, seperti tari, musik, paduan suara, hingga drama. Kehadiran sesi hiburan ini membuat suasana acara menjadi lebih meriah dan berkesan.

Meskipun terdapat contoh rundown yang umum digunakan, setiap sekolah dapat melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan dan konsep acara yang diinginkan. Durasi setiap sesi dapat diperpanjang atau dipersingkat dengan mempertimbangkan jumlah peserta, lokasi kegiatan, serta jenis acara yang akan ditampilkan.

Yang terpenting, seluruh rangkaian acara disusun secara seimbang sehingga setiap agenda memperoleh waktu yang cukup dan kegiatan dapat berlangsung lancar hingga penutupan. (anp)