bernasnews – Acara perpisahan sekolah atau graduation menjadi momen penting yang menandai berakhirnya masa belajar siswa di suatu jenjang pendidikan.
Kegiatan ini biasanya digelar setelah pengumuman kelulusan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada siswa, guru, serta orang tua yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan.
Agar acara berlangsung tertib dan berkesan, susunan acara perlu disusun secara matang dengan pembagian waktu yang proporsional untuk setiap sesi.
Setiap sekolah umumnya memiliki konsep acara yang berbeda, mulai dari perpisahan sederhana, pelepasan siswa, akhirusanah, hingga wisuda.
Meski formatnya beragam, susunan kegiatan biasanya memiliki pola yang hampir serupa, yakni diawali dengan pembukaan, sambutan, prosesi pelepasan siswa, hiburan, hingga penutupan.
Berikut contoh susunan acara perpisahan sekolah untuk jenjang SD dan SMP yang dapat dijadikan referensi.
Pentingnya Menyusun Rundown Acara Perpisahan Sekolah
Rundown atau susunan acara berfungsi sebagai panduan pelaksanaan kegiatan agar seluruh rangkaian berjalan sesuai jadwal. Dengan pembagian waktu yang jelas, panitia dapat menghindari keterlambatan maupun penumpukan agenda yang berpotensi mengurangi kenyamanan peserta.
Selain itu, susunan acara yang terencana juga membantu setiap pihak yang terlibat, seperti pembawa acara, pengisi sambutan, hingga penampil hiburan, untuk mempersiapkan diri sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Contoh Susunan Acara Perpisahan Sekolah Dasar (SD)
Perpisahan tingkat SD umumnya dikemas dalam konsep yang sederhana namun tetap penuh makna. Acara difokuskan pada pelepasan siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Berikut contoh rundown acara perpisahan SD yang dilaksanakan pada pagi hari:
| No | Acara | Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Penerimaan tamu undangan | 08.00 – 08.30 WIB |
| 2 | Pembukaan acara oleh MC | 08.30 – 08.40 WIB |
| 3 | Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan himne sekolah | 08.40 – 08.50 WIB |
| 4 | Sambutan kepala sekolah | 08.50 – 09.00 WIB |
| 5 | Sambutan perwakilan guru | 09.00 – 09.10 WIB |
| 6 | Sambutan perwakilan siswa | 09.10 – 09.20 WIB |
| 7 | Prosesi pelepasan siswa kepada orang tua/wali | 09.20 – 10.00 WIB |
| 8 | Hiburan | 10.00 – 10.20 WIB |
| 9 | Doa bersama | 10.20 – 10.30 WIB |
| 10 | Pemutaran video kenangan | 10.30 – 10.50 WIB |
| 11 | Penutupan | 10.50 – 11.00 WIB |
Rangkaian Acara yang Menjadi Sorotan
Prosesi pelepasan siswa biasanya menjadi inti kegiatan karena menandai penyerahan kembali peserta didik kepada orang tua setelah menyelesaikan pendidikan dasar. Momen ini sering diiringi penyematan kenang-kenangan atau pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Pemutaran video kenangan juga menjadi sesi yang ditunggu karena menampilkan perjalanan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Contoh Susunan Acara Perpisahan Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pada jenjang SMP, susunan acara biasanya lebih variatif karena melibatkan lebih banyak unsur, termasuk perwakilan adik kelas yang memberikan pesan dan kesan kepada kakak kelas yang akan lulus.
Berikut contoh susunan acara wisuda atau perpisahan SMP:
| No | Acara | Waktu |
|---|---|---|
| 1 | Penerimaan tamu undangan | 08.00 – 08.30 WIB |
| 2 | Pembukaan acara oleh MC | 08.30 – 08.40 WIB |
| 3 | Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan himne sekolah | 08.40 – 08.50 WIB |
| 4 | Sambutan kepala sekolah | 08.50 – 09.00 WIB |
| 5 | Sambutan perwakilan guru | 09.00 – 09.10 WIB |
| 6 | Sambutan perwakilan siswa | 09.10 – 09.20 WIB |
| 7 | Sambutan perwakilan adik kelas | 09.20 – 09.30 WIB |
| 8 | Prosesi pelepasan siswa kepada orang tua/wali | 09.30 – 10.00 WIB |
| 9 | Hiburan pentas seni | 10.00 – 10.30 WIB |
| 10 | Pemutaran video kenangan | 10.30 – 10.50 WIB |
| 11 | Doa bersama | 10.50 – 11.00 WIB |
| 12 | Penutupan dan ramah tamah | 11.00 – 11.30 WIB |
Sambutan dan Pentas Seni Menjadi Bagian Penting Acara
Dalam perpisahan SMP, sesi sambutan memiliki peran penting untuk menyampaikan pesan, apresiasi, serta harapan kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Sambutan biasanya diberikan oleh kepala sekolah, perwakilan guru, siswa, dan adik kelas.
Sementara itu, pentas seni menjadi sarana bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka melalui berbagai pertunjukan, seperti tari, musik, paduan suara, hingga drama. Kehadiran sesi hiburan ini membuat suasana acara menjadi lebih meriah dan berkesan.
Meskipun terdapat contoh rundown yang umum digunakan, setiap sekolah dapat melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan dan konsep acara yang diinginkan. Durasi setiap sesi dapat diperpanjang atau dipersingkat dengan mempertimbangkan jumlah peserta, lokasi kegiatan, serta jenis acara yang akan ditampilkan.
Yang terpenting, seluruh rangkaian acara disusun secara seimbang sehingga setiap agenda memperoleh waktu yang cukup dan kegiatan dapat berlangsung lancar hingga penutupan. (anp)











