Alaric Jourdan Prayoga, Atlet BMX dan Model Muda Yogyakarta yang Bersinar di Kancah Nasional hingga Internasional

Alaric Jourdan Prayoga, atlet BMX supercross asal Yogyakarta berusia 13 tahun, sukses meraih prestasi nasional hingga internasional sekaligus penghargaan modeling tingkat nasional.

bernasnews – Di usia yang baru 13 tahun, Alaric Jourdan Prayoga telah menunjukkan pencapaian yang jarang dimiliki remaja seusianya. Atlet muda asal Yogyakarta ini sukses mengukir prestasi di dunia BMX supercross sekaligus meraih penghargaan tingkat nasional di bidang modeling. Konsistensinya dalam meraih kemenangan di berbagai kompetisi membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial Indonesia.

Sejak mengenal olahraga BMX pada usia empat tahun, Alaric terus mengembangkan kemampuannya melalui latihan rutin dan pengalaman bertanding di berbagai level kompetisi. Perjalanan panjang tersebut mengantarkannya meraih sederet gelar juara mulai dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Prestasi BMX Alaric Terus Bertambah pada 2026

Tahun 2026 menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan karier BMX Alaric. Atlet muda ini kembali menunjukkan performa kompetitif dengan meraih posisi kedua pada BMX Race Piala Bupati yang digelar pada 15 Februari 2026.

Sebulan kemudian, Alaric berhasil mencatatkan pencapaian yang lebih besar dengan menjadi juara pertama ASEAN BMX Racing Cup yang berlangsung pada 14–15 Maret 2026. Kemenangan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai atlet muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

Keberhasilan di ajang ASEAN menjadi bukti perkembangan kemampuan Alaric yang terus meningkat dari tahun ke tahun melalui latihan yang konsisten dan pengalaman bertanding yang semakin luas.

Dominasi di Kejuaraan Nasional Sepanjang 2025

Sebelum menorehkan prestasi di tingkat internasional pada 2026, Alaric terlebih dahulu menunjukkan dominasinya di berbagai kejuaraan nasional sepanjang 2025.

Ia membuka tahun dengan meraih juara pertama pada Merdeka BMX Cup yang digelar pada 14 Februari 2025. Pencapaian tersebut kemudian disusul dengan gelar juara pertama Indonesia National Championship pada 5 Juli 2025.

Performa impresif Alaric berlanjut saat menjuarai Banyuwangi BMX Super Cross pada 15 November 2025. Hanya sehari setelahnya, ia kembali berdiri di podium tertinggi dalam Indonesia National Champions pada 16 November 2025.

Menutup tahun dengan hasil gemilang, Alaric kembali meraih juara pertama pada Merdeka BMX Cup Seri 3 yang berlangsung pada 22 Desember 2025.

Deretan gelar tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mempertahankan performa terbaik di lintasan BMX supercross.

Menorehkan Prestasi Internasional di Thailand dan Malaysia

Nama Alaric sebenarnya telah dikenal di kompetisi internasional sejak beberapa tahun sebelumnya. Pada 31 Mei 2024, ia berhasil menjadi juara pertama ASEAN Championship Thailand.

Pada tahun yang sama, Alaric juga meraih juara pertama Kejurnas ICF Nationals Championship yang berlangsung pada 9 Juli 2024 serta juara Kejurkab BMX ISI Sleman pada 16 September 2024.

Sementara itu, pada 2023, Alaric tampil kompetitif di berbagai ajang nasional maupun internasional. Ia meraih juara pertama GCC Drop The Gate pada Januari dan Februari 2023, kemudian finis di posisi kedua BMX Cross Jakarta pada 12 Maret 2023.

Prestasi internasional kembali diraih saat menjadi juara pertama BMX Thailand pada 20 Maret 2023 dan juara pertama Kejuaraan BMX Malaysia pada 2 Oktober 2023. Selain itu, ia juga sukses menjuarai Kejuaraan BMX Sleman serta Ciamis BMX Cross pada penghujung tahun yang sama.

Karier BMX Dimulai Sejak Usia Empat Tahun

Perjalanan Alaric di dunia BMX dimulai sejak usia dini. Dukungan keluarga menjadi faktor penting yang membuatnya mampu bertahan dan berkembang hingga saat ini.

“Alaric mulai terjun berlatih olahraga sepeda BMX sejak usia 4 tahun. Sudah banyak pertandingan yang Alaric ikuti, mulai dari balapan di daerah, nasional, sampai internasional.” ucap orang tua Alaric.

Keluarga menyebut pengalaman bertanding sejak kecil telah membentuk mental kompetitif sekaligus memperluas wawasan Alaric dalam dunia olahraga.

“Sampai sekarang usianya 13 tahun, tentunya untuk meningkatkan kemampuannya bersaing di olahraga BMX Cross, memperluas wawasan, juga sampai nantinya bisa mencapai cita-cita yang diinginkan menjadi atlet kebanggaan Indonesia dan go internasional,” demikian motivasi yang disampaikan keluarga Alaric.

Alaric Jourdan Prayoga, atlet BMX muda Indonesia yang menjuarai ASEAN BMX Racing Cup 2026 dan meraih penghargaan modeling nasional.

Sukses di Dunia Modeling Tingkat Nasional

Selain berprestasi di olahraga ekstrem, Alaric juga berhasil menunjukkan kemampuan di bidang modeling. Pada 2024, ia menerima penghargaan Performance Terbaik 1 Kategori Cilik B dalam ajang New Models Keren & Beken Tingkat Nasional 2024.

Penghargaan tersebut diberikan melalui piagam yang ditandatangani Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno.

Pencapaian itu menjadi bukti bahwa Alaric mampu mengembangkan potensi di lebih dari satu bidang. Aktivitas modeling yang dijalaninya sejak usia dini turut membentuk rasa percaya diri dan kemampuan tampil di depan publik.

Kemampuan tersebut kemudian menjadi nilai tambah saat menghadapi tekanan kompetisi olahraga yang menuntut mental kuat dan kesiapan menghadapi persaingan.

Atlet Binaan Jogja BMX Squad

Dalam dunia olahraga, Alaric menjalani pembinaan bersama Jogja BMX Squad di bawah arahan pelatih Muhamad Basori. Program latihan yang dijalani secara rutin membantu meningkatkan kemampuan teknik maupun fisiknya.

Melalui pembinaan tersebut, Alaric berhasil berkembang dari atlet muda yang aktif mengikuti kejuaraan daerah menjadi atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Kombinasi antara disiplin latihan, pengalaman bertanding, serta dukungan lingkungan pembinaan menjadi faktor yang turut mendorong pencapaiannya hingga saat ini.

Dukungan Orang Tua Menjadi Fondasi Utama

Di balik berbagai prestasi yang diraih Alaric, terdapat peran besar kedua orang tuanya, Yoga Prayoga Setiawan dan Neng Tuti Supriatin.

Mereka secara aktif mendampingi proses latihan maupun pertandingan yang dijalani putranya sejak usia dini.

“Peran orang tua untuk anak yang punya hobi olahraga ekstrem seperti sepeda BMX Cross ini tentu sangat penting. Menanamkan disiplin dan karakter yang bertanggung jawab sejak dini.” ungkap keluarga Alaric.

“Saya sebagai orang tua selalu mengantar latihan dan mendampingi saat ada pertandingan. Membangun kepercayaan dirinya untuk selalu semangat latihan agar kelak bisa berhasil mencapai cita-cita yang diinginkan,” lanjutnya.

Dukungan tersebut menjadi pondasi penting yang membantu Alaric tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat juang tinggi.

Membawa Nama Yogyakarta ke Panggung Internasional

Sejak aktif mengikuti kompetisi BMX pada 2018, Alaric telah mengoleksi berbagai gelar dari sejumlah daerah seperti Sleman, Temanggung, Jepara, Banyuwangi, Pangandaran, Tasikmalaya, Cilacap, hingga Semarang.

Pengalaman bertanding yang panjang di usia muda menjadi modal berharga untuk menembus kompetisi nasional dan internasional. Ditambah prestasi di dunia modeling, Alaric kini dikenal sebagai salah satu talenta muda Yogyakarta yang berhasil menunjukkan kemampuan di dua bidang sekaligus.

Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman kompetisi yang luas, Alaric Jourdan Prayoga terus menunjukkan potensi besar untuk membawa nama Indonesia semakin dikenal di panggung internasional, baik melalui lintasan BMX maupun dunia modeling.