3 Doa agar Terhindar dari Ain dan Cara Mencegahnya Menurut Ajaran Islam

Ilustrasi doa suro (Magnific)

bernasnews – Umat Islam dianjurkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai bentuk keburukan, termasuk gangguan yang tidak terlihat seperti penyakit ain.

Dalam ajaran Islam, ain diyakini sebagai sesuatu yang nyata dan dapat menimbulkan dampak buruk bagi seseorang atas izin Allah SWT.

Karena itu, memahami doa-doa perlindungan dan cara mencegah ain menjadi bagian penting dalam menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat membahayakan fisik maupun mental.

Memahami Pengertian Ain dalam Islam

Keberadaan ain dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah hadis riwayat Muslim yang berbunyi:

“Ain itu nyata (haq), kalau saja ada sesuatu yang mendahului takdir, niscaya ain akan mendahuluinya.”

Para ulama menjelaskan bahwa ain memiliki beberapa makna. Pertama, ain dapat berasal dari pandangan seseorang yang memiliki sifat buruk, seperti iri hati, dengki, atau keinginan mencelakai orang lain. Kedua, ain juga bisa muncul dari rasa kagum yang berlebihan tanpa disertai zikir dan mengingat Allah SWT.

Konsep ain turut disebutkan secara tersirat dalam Surah Al-Qalam ayat 51 yang artinya:

“Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur’an dan mereka berkata, ‘Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila’.”

Menurut Imam Ibnu Katsir, kata “pandangan” dalam ayat tersebut berkaitan dengan pengaruh ain. Dampaknya dapat beragam, mulai dari gangguan ringan hingga kondisi yang membahayakan kesehatan seseorang.

Kisah Sahabat yang Terkena Ain pada Masa Rasulullah

Salah satu peristiwa yang sering dijadikan contoh terjadi pada masa Rasulullah SAW ketika sahabat Amir bin Rabiah melihat sahabat Sahl bin Hanif sedang mandi.

Amir merasa sangat kagum melihat tubuh Sahl yang putih dan bersih. Tak lama setelah itu, Sahl jatuh pingsan. Para sahabat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW.

Beliau bersabda:

“Ketika salah satu di antara kalian kagum saat melihat dirinya sendiri, barang miliknya atau saat melihat saudaranya, maka doakanlah dia dengan keberkahan, karena ain itu nyata.” (HR. Nasa’i dan Hakim).

Hadis tersebut menunjukkan pentingnya mengucapkan doa keberkahan ketika melihat sesuatu yang mengagumkan agar tidak menimbulkan dampak buruk akibat ain.

3 Doa agar Terhindar dari Ain

Berikut beberapa doa yang diajarkan dalam Islam untuk memohon perlindungan dari pengaruh ain.

1. Doa Memohon Perlindungan dari Ain

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

A’udzu bikalimatillahit-tammati min kulli syaithanin wa hammah wa min kulli ‘ainin lammah

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracun dan dari pengaruh ‘ain yang buruk.” (HR. al-Bukhari).

2. Doa Berlindung dari Kejahatan Makhluk Allah SWT

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَِ

A’udzu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.” (HR. Muslim).

3. Doa Ruqyah yang Diajarkan Malaikat Jibril

بِسْمِ اللهِ أرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءِِ يُؤْذِيْكََ مِن شَرِّ كُلِّ نَفْسِِ وَ عَيْنِ حَاسِدِِ اللهُ يَشْفِيكَ

Bismilalhi arqika min kulli syai’in yu’dzika min syarri kulli nafsin aw ‘aynin hasidin allahu yasyfika

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu dari segala sesuatu yang mengganggumu, dari kejahatan setiap jiwa atau pandangan mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu.”

Amalan Lain yang Dianjurkan untuk Perlindungan

Selain membaca doa-doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak bacaan Ayat Kursi yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 255. Ayat ini dikenal sebagai salah satu bacaan yang memiliki keutamaan besar dalam memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keburukan, termasuk pengaruh ain.

Di samping itu, terdapat pula doa perlindungan yang diajarkan Malaikat Jibril untuk memohon penjagaan dari berbagai gangguan, termasuk keburukan yang datang pada siang maupun malam hari.

Cara Mencegah Ain Menurut Ajaran Islam

Selain memperbanyak doa, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membentengi diri dari pengaruh ain.

Memperbanyak Doa dan Memohon Perlindungan

Seorang muslim dianjurkan rutin berdoa agar dijauhkan dari segala keburukan, gangguan manusia, maupun gangguan jin.

Menjaga Ketakwaan kepada Allah SWT

Ketakwaan menjadi benteng utama bagi seorang mukmin. Dalam Surah Ali Imran ayat 120 disebutkan bahwa orang yang bersabar dan bertakwa tidak akan mudah terkena dampak buruk dari tipu daya orang lain.

Memperbanyak Zikir dan Istigfar

Zikir dan istigfar menjadi sarana untuk menjaga hati tetap dekat dengan Allah SWT sekaligus memperkuat perlindungan spiritual.

Menjauhi Sikap Riya dan Berlebihan dalam Menunjukkan Nikmat

Sikap rendah hati penting untuk dijaga agar tidak memancing pandangan yang dapat menimbulkan iri atau dengki dari orang lain.

Memperbanyak Sedekah dan Amal Saleh

Sedekah serta berbagai amal kebaikan merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang dianjurkan dalam Islam untuk memperoleh keberkahan dan perlindungan Allah SWT.

Membersihkan Hati dari Penyakit Hati

Umat Islam juga dianjurkan menjauhi sifat iri, dengki, sombong, takabur, dan bangga diri secara berlebihan. Hati yang bersih akan membantu menciptakan hubungan yang baik dengan sesama sekaligus menjauhkan diri dari perilaku yang dapat menimbulkan ain.

Dengan memahami hakikat ain, memperbanyak doa perlindungan, dan menjaga ketakwaan kepada Allah SWT, umat Islam diharapkan dapat membentengi diri dari berbagai pengaruh buruk serta menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan penuh keberkahan. (anp)