bernasnews – Doa Rosario menjadi salah satu devosi paling dikenal dalam tradisi Gereja Katolik dan secara khusus didaraskan umat selama bulan Mei serta Oktober yang dipersembahkan untuk menghormati Bunda Maria.
Pada Jumat, 29 Mei 2026, umat Katolik dapat mendaraskan Doa Rosario dengan merenungkan Peristiwa Mulia yang berisi rangkaian peristiwa kebangkitan hingga kemuliaan Maria di surga.
Rosario bukan sekadar doa berulang, melainkan bentuk permenungan iman yang mengajak umat mengenang perjalanan keselamatan Yesus Kristus bersama Bunda Maria.
Selain rosario, devosi kepada Maria juga dilakukan melalui ziarah, doa Salam Maria, hingga novena tiga Salam Maria. Namun, rosario tetap menjadi bentuk devosi yang paling populer dan banyak dilakukan umat Katolik di berbagai belahan dunia.
Lima Peristiwa Mulia dalam Doa Rosario
Berikut lima Peristiwa Mulia yang direnungkan dalam Doa Rosario Jumat, 29 Mei 2026:
- Yesus bangkit dari kematian (Luk 21:1-12).
- Yesus naik ke surga (Luk 24:50-53).
- Roh Kudus turun atas para Rasul (Kis 2:1-13).
- Maria diangkat ke surga (1Kor 15:23; DS 3903).
- Maria dimahkotai di surga (Why 12:1, DS 3913-3917).
Kelima peristiwa tersebut menjadi simbol kemenangan Kristus atas maut sekaligus pengharapan umat akan kehidupan kekal.
Tata Cara Pembuka Doa Rosario
Doa Rosario diawali dengan tanda salib dan doa-doa pembuka sebagai berikut:
Tanda Salib
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Amin.
Aku Percaya
Aku percaya akan Allah,
Bapa Yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan bumi;
Dan akan Yesus Kristus,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita;
Yang dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;
Disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa;
Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.
Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.
Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.
Doa Salam Maria dalam Rosario
Setelah doa pembuka, umat melanjutkan dengan tiga Salam Maria sebagai penghormatan kepada Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus.
Salam Putri Allah Bapa
Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
terpujilah engkau diantara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini
sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Salam Bunda Allah Putra
Salam Bunda Allah Putra, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau diantara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.
Doa kemudian dilanjutkan dengan Kemuliaan dan doa “Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.”
Urutan Doa pada Setiap Peristiwa Mulia
Pada setiap peristiwa dalam Rosario, umat mendaraskan rangkaian doa yang sama, yakni:
- 1 kali Bapa Kami
- 10 kali Salam Maria
- 1 kali Kemuliaan
- Doa Terpujilah
- Doa Fatima
Doa Fatima
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami.
Selamatkanlah kami dari api neraka,
Dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga,
Terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu.
(Amin).
Rangkaian doa tersebut diulang hingga lima peristiwa selesai direnungkan.
Penutup Doa Rosario
Setelah seluruh Peristiwa Mulia selesai didoakan, Rosario ditutup dengan tanda salib.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Amin.
Doa Rosario menjadi sarana bagi umat Katolik untuk memperdalam relasi spiritual dengan Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Selain sebagai bentuk penghormatan, rosario juga dipercaya membantu umat memperoleh ketenangan batin, pengharapan, dan penguatan iman dalam kehidupan sehari-hari. (anp)












