Cara Cek Nama Penerima Bansos PKH BPNT Mei-Juni 2026, Bisa Lewat HP dan Aplikasi Cek Bansos

Ilustrasi cara mengecek penerima bansos Kemensos (Pixabay.com)

bernasnews – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2026 mulai berlangsung di berbagai daerah pada Mei hingga Juni 2026.

Pemerintah melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial agar penyaluran lebih tepat sasaran. Akibat pemutakhiran tersebut, sebagian penerima lama dicoret dan digantikan oleh keluarga penerima manfaat (KPM) baru yang telah lolos verifikasi.

Pembaruan data ini membuat masyarakat ramai mencari cara cek bansos PKH BPNT Mei 2026 menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP secara online melalui HP. Pengecekan dapat dilakukan lewat situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) maupun aplikasi Cek Bansos.

Pemerintah menetapkan sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat baru untuk bansos triwulan II tahun 2026. Penambahan tersebut berasal dari usulan pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial, hingga masyarakat yang mengajukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

“Sebanyak 475.821 KPM baru yang diusulkan melalui desa/kelurahan/dinsos dan aplikasi cek bansos ditetapkan sebagai penerima bansos triwulan II,” tulis akun resmi Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) @pusdatinkesos, Rabu (6/5/2026).

Masuknya penerima baru bansos PKH dan BPNT ini sekaligus menggantikan penerima lama yang sudah dinilai tidak memenuhi syarat menerima bantuan sosial.

Alasan Penerima Lama Dicoret dari Daftar Bansos

Kementerian Sosial melakukan evaluasi rutin terhadap data penerima bantuan sosial melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pembaruan dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulan dan menjadi dasar utama dalam proses penyaluran bantuan.

Beberapa alasan penerima lama dicoret dari daftar bansos antara lain karena kondisi ekonomi keluarga dinilai sudah membaik, penerima meninggal dunia, atau teridentifikasi sebagai aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, Polri, maupun anggota legislatif beserta keluarganya.

Selain itu, pemerintah juga menghapus ribuan penerima lama yang dianggap sudah tidak lagi masuk kategori miskin atau rentan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 11.014 penerima bansos yang dihapus dari daftar penerima bantuan sosial dan digantikan dengan KPM baru hasil verifikasi terbaru.

Kemensos kini mempercepat proses pencairan bansos PKH dan BPNT melalui pembaruan DTSEN yang dilakukan secara berkala. Sistem terbaru tersebut membuat proses verifikasi penerima bantuan menjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Dengan pemutakhiran data secara rutin, pemerintah berharap bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan mengurangi potensi penerima tidak layak.

Cara Cek Bansos PKH BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui situs resmi, pengecekan bansos juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos di HP. Berikut caranya:

  1. Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos Kemensos
  2. Pilih menu “Cek Bansos”
  3. Masukkan nomor NIK KTP
  4. Klik tombol “Cari Data”
  5. Hasil pencarian akan menampilkan status penerima bansos PKH BPNT, kelompok desil, serta periode pencairan bantuan

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online menggunakan HP melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs resmi cek bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan nomor NIK KTP
  3. Ketik kode captcha yang muncul di layar
  4. Klik tombol “Cari Data”
  5. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, mulai dari nama penerima, jenis bantuan, status pencairan, hingga periode penyaluran.

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 dilakukan melalui dua mekanisme, yakni lewat bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Penerima yang sudah memiliki rekening bank penyalur akan menerima bantuan secara langsung melalui transfer rekening. Sementara itu, penerima baru yang belum mempunyai rekening bank biasanya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.

Masyarakat diimbau rutin mengecek status penerima bansos karena proses pemutakhiran data masih terus berjalan setiap bulan. (anp)