News  

Viral Pasutri Asal Purworejo Ditangkap Warga usai Curi Tas Jamaah Masjid Nur Alli di Pantai Drini

Pasangan suami istri asal Purworejo diamankan warga usai diduga mencuri tas jamaah di kawasan Pantai Drini, Gunungkidul. (Ist)

bernasnews – Kawasan wisata Pantai Drini, Gunungkidul, mendadak geger pada Minggu, 24 Mei 2026 siang setelah pasangan suami istri asal Purworejo, Jawa Tengah, tertangkap warga usai diduga mencuri tas milik jamaah di Masjid Nur Alli kawasan pantai tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat suasana pantai sedang ramai wisatawan yang menikmati libur akhir pekan. Teriakan warga yang mengetahui aksi pencurian langsung memecah keramaian kawasan wisata.

Sejumlah pengunjung yang semula duduk di sekitar area pantai tampak ikut menoleh ke arah parkiran ketika pengejaran berlangsung. Beberapa wisatawan bahkan sempat merekam situasi menggunakan telepon genggam.

Diduga Manfaatkan Situasi Masjid Ramai

Kapolsek Tanjungsari, Agus Fitriana, mengatakan kejadian bermula saat korban sedang melaksanakan salat di Masjid Nur Alli yang berada di area Pantai Drini.

Di tengah kondisi masjid yang cukup ramai, seorang perempuan berinisial S (59) diduga masuk ke area masjid dan mengambil tas milik jamaah yang diletakkan di dalam ruangan.

Tas tersebut kemudian dibawa keluar menuju area parkir.

“Barang milik korban yang digondol pelaku ialah satu tas warna cokelat yang berisikan surat-surat serta uang tunai Rp111 ribu dan satu buah handphone merek Infinix,” ujar Agus.

Polisi menyebut suami pelaku berinisial MR (59) sudah menunggu di atas sepeda motor Honda Beat putih di lokasi parkir. Keduanya diduga bersiap meninggalkan kawasan pantai sesaat setelah aksi dilakukan.

Teriakan Warga Picu Kepanikan di Kawasan Pantai

Aksi pasangan tersebut ternyata diketahui warga dan beberapa pengunjung pantai.

Suasana yang sebelumnya tenang langsung berubah ramai setelah terdengar teriakan maling dari sekitar area parkir. Sejumlah warga spontan melakukan pengejaran.

Beberapa pedagang dan petugas kawasan wisata juga terlihat ikut membantu mengarahkan warga saat pengejaran berlangsung.

Pelarian pasutri tersebut akhirnya terhenti tidak jauh dari lokasi setelah warga berhasil menghadang motor yang mereka gunakan.

Keduanya kemudian diamankan ke Pos SAR Pantai Drini untuk menghindari amukan massa. Situasi sempat memanas karena banyak warga dan wisatawan berkerumun di sekitar lokasi.

Petugas SAR bersama warga mencoba menenangkan keadaan sambil menunggu polisi datang.

Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Tak lama setelah menerima laporan, anggota Polsek Tanjungsari mendatangi Pos SAR Pantai Drini.

Polisi kemudian membawa kedua pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Tanjungsari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga Minggu sore, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya aksi serupa yang pernah dilakukan pasangan tersebut di lokasi wisata lain, baik di wilayah Gunungkidul maupun luar daerah.

“Kedua pelaku telah kami amankan guna proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Agus.

Pantai Drini Ramai Wisatawan Saat Kejadian

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di tempat ibadah yang berada di salah satu destinasi wisata populer di Gunungkidul.

Pantai Drini dikenal sebagai salah satu pantai favorit wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat akhir pekan dan musim libur.

Pada jam kejadian, area parkir dan jalur menuju pantai dilaporkan cukup padat. Beberapa wisatawan terlihat masih keluar masuk kawasan masjid untuk beristirahat dan beribadah.

Di media sosial, video penangkapan pasutri tersebut mulai beredar sejak Minggu siang dan memicu banyak komentar dari warganet. Sebagian besar meminta pengamanan di kawasan wisata diperketat, terutama di area parkir dan tempat ibadah.

Warga Diminta Tetap Waspada

Kasus pencurian di kawasan wisata ini kembali menjadi pengingat bagi pengunjung agar tidak lengah terhadap barang bawaan, termasuk saat berada di tempat ibadah.

Petugas juga mengimbau wisatawan untuk tidak meninggalkan tas, dompet, maupun telepon genggam tanpa pengawasan ketika berada di lokasi ramai pengunjung. (Eln)