bernasnews – Semangat kebersamaan, budaya, dan iman tampak begitu meriah dalam kegiatan Karnaval Prteringatan Peristiwa Pentakosta Seraya Riyaya Unduh-Unduh GKJ Maguwoharjo yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Mei 2026 di Sleman. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sleman ke-110.
Dalam kegiatan tersebut, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta turut ambil bagian secara aktif dengan mengirimkan pasukan tonti kelas 7 dan 8 yang berjumlah 11 peserta didik. Kehadiran para siswa menjadi salah satu daya tarik dalam kirab budaya yang berlangsung meriah dan penuh makna.
Para peserta didik didampingi langsung oleh Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Catur Suryo Nugroho, S.Psi., bersama tim manajemen sekolah dan tim SPMB yang turut mempromosikan sekolah kepada masyarakat luas. Keikutsertaan ini menjadi bentuk nyata dukungan sekolah terhadap kegiatan budaya, sosial, dan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Kirab diawali dengan rangkaian pembukaan yang penuh makna. Acara dibuka dengan doa oleh Pdt. Heru, dilanjutkan sambutan dari perwakilan majelis, Bapak Wiyono. Sebelum kirab dimulai, dilakukan prosesi simbolis berupa pemotongan buah pisang yang didahului pengantar dari Kepala Dinas Kebudayaan.
Suasana semakin khidmat saat dilakukan prosesi jebol singkong oleh Ketua Dewan Sleman sebagai simbol semangat kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dilakukan pelepasan sepasang burung merpati oleh Panewu beserta istri, serta pelepasan burung perkutut dan sekitar 350 burung eprit oleh perwakilan majelis dan Lurah Maguwoharjo. Pelepasan burung tersebut menjadi simbol turunnya Roh Kudus atas para rasul sekaligus lambang kemerdekaan, harapan, dan damai bagi seluruh umat.
Adapun susunan peserta kirab terdiri dari:
Banner GKJ Maguwoharjo
Pasukan tonti SMP BOPKRI 3 Yogyakarta
Gunungan Kelurahan/Pantap
Bergodo
Kuda Satwa Polda
Mobil Jeep yang membawa Kepala Dinas Kebudayaan dan Dewan
Maxride sebanyak 8 motor untuk Panewu, lurah, dan majelis
Gunungan Wilayah 1 dan 2
Kereta kelinci
Warga gereja yang mengikuti kirab
Kegiatan berlangsung dengan penuh sukacita dan antusiasme masyarakat. Kehadiran SMP BOPKRI 3 Yogyakarta dalam acara ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menanamkan nilai karakter, kebersamaan, pelestarian budaya, serta penguatan iman kepada peserta didik.
Melalui partisipasi ini, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta berharap dapat terus menjadi sekolah yang aktif, berprestasi, dan hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, budaya, maupun pelayanan sosial.
“Dalam kasih kita berjalan, dalam budaya kita bertumbuh, dalam Roh Kudus kita dimerdekakan.”












