bernasnews – Kondisi sungai yang kotor membuat ekosistem sungai menjadi rusak. Hal ini mempengaruhi kehidupan tanaman maupun ikan menjadi tidak sehat. Kepedulian anak Sekolah Dasar (SD) BOPKRI Gondolayu atau Bogota Yogyakarta untuk membersihkan sampah di sungai membuat sungai kembali sehat yakni air sungai bersih, ikan berenang dengan lincah, dan tanaman tumbuh subur.
Kepedulian anak Bogota terhadap lingkungan juga ditunjukkan dengan antusias mereka melakukan riset tanaman. Suka cita anak anak juga ditunjukkan dengan tarian bunga matahari dan lagu Bunga Edelwais. Dari alam juga dimanfaatkan tanahnya untuk pembuatan gerabah yang diukir dengan teknik butsir menghasilkan karya indah.
“Pesan dari seluruh pagelaran Kelas Cerdas Istimewa dan Kokurikuler 2026 ini adalah ekologi alam dapat terwujud dengan kepedulian generasi muda menjaga alam. Save nature, save the earth,” kata Koordinator Kelas Cerdas Istimewa Bogota Bernadetta Herry kepada bernasnews di sekolah setempat, Jumat (22/5/2026).
Sebanyak 96 orang murid SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta yang terdiri dari 47 orang murid Cerdas Istimewa (CI)1 dan 48 orang murid CI.2 pada Jumat pagi itu tampil penuh semarak dalam Pagelaran Kelas Cerdas Istimewa dan Puncak Kokurikuler di kompleks sekolah setempat. Hadir pada kesempatan ini Direktur Pelaksana Yayasan BOPKRI Yogyakarta Dr. Sri Sulastri, M.Pd., Kepala Sekolah FX Suhari Irawan, S.E., dan tamu undangan.
Selain Bernadetta Herry selaku Koordinator CI, hadir pula para guru pengampu program CI dan Kokurikuler yang turut menyemangati penampilan siswa yakni Kristin Radiati, Putut Nandi P., Sih Marnani Munanjar, Heru Santoso, Erisca Febri, Dewi Monika, dan Heru Pontjo.
Menurut Bernadetta, Pilot Projek Kelas Cerdas Istimewa SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta yang dimulai tahun pelajaran 2024/2025 merupakan proyek inovasi perdana berbasis riset yang diharapkan akan menjadi proyek unggulan sekolah ini.
Kegiatan ini merupakan proyek berkelanjutan. Artinya bila tahun lalu baru diterapkan di kelas 1, maka pada tahun pelajaran 2025/2026 dapat diterapkan di kelas 1 dan kelas II. Demikian seterusnya untuk tahun-tahun pelajaran selanjutnya.
“Sekolah kami dicanangkan oleh Yayasan BOPKRI Yogyakarta sebagai Sekolah Unggulan jenjang satuan pendidikan dasar tahun pelajaran 2024/2025. Untuk mewujudkan sekolah unggulan itu dibentuklah Kelas Cerdas Istimewa,” kata dia.
Manfaat dari program Kelas Cerdas Istimewa yang berkelanjutan ini adalah dapat mengenali kompetensi anak sejak dini, mengembangkan kemampuan anak sesuai dengan kompetensinya, mengenalkan metode pembelajaran berbasis riset sejak dini kepada siswa, dan mewujudkan SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta sebagai sekolah unggulan. Demikian Bernadetta Herry. (mar)












