News  

Membaca Buku Rohani Menyegarkan Iman 

Flyer NGOPI di Aula Paroki Gereja Santo Yakobus Bantul DIY, Selasa (19/5/2026).

bernasnews – Ada beberapa manfaat membaca buku rohani bagi setiap insan yang ingin bertumbuh. Manfaat itu antara lain dapat mendekatkan diri pada Tuhan, sebagai pedoman moral dan etika, penguatan dalam pencobaan. Selain itu juga dapat menghidupkan tradisi dan doa, serta sarana refleksi pribadi.

Dalam iman Katolik, dengan sering membaca buku rohani, selain yang utama adalah kitab suci, umat dapat memperdalam pengenalan akan Tuhan, mengasah pedoman moral, sarana retret batin, dan menyegarkan iman. Batin kita akan terasa lebih damai, semangat berdoa akan bertumbuh dan dapat meneladani para kudus dalam tradisi Gereja.

TUJUH MENU BACAAN ROHANI

Penulis mencoba membagi tujuh menu bacaan rohani yakni : (1) Kebersamaan dengan Allah, (2) Inspirasi dari Kitab Suci dan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN), (3) Bulan Katekese, (4) Booklet Doa-doa dan Latihan Rohani, (5) Riwayat Hidup Para Santo/Santa dan Malaikat, (6) Bacaan Rohani Aneka Topik, dan (7) Majalah Bernuansa Rohani.

Satu : Kebersamaan dengan Allah : Buku-buku ini dapat membantu pembaca untuk semakin dekat Allah karena mengalami kebersamaan dengan Allah.

Ada buku Bersahabat dalam Tuhan (1982), Hidup yang Kekal (tt), Roh Sang Guru (2009), Berjumpa Allah Setiap Hari (Benedictus J Groeschel CFR dan Bert Ghezzi, 2014), Yesus Juru Selamatmu (tt), Berguru dari Yesus Sang Guru – Membangumn Sosial Ejkonomi Masyarakat (P. Markus Manurung OFMCap, 2017), Hidup sebagai Murid Yesus (L. Prasetya, Pr., 2022).

Dua : Inspirasi dari Kitab Suci dan BKSN : Ada buku Samudera Kasih Allah – Kumpulan Renungan Para Uskup – Dipersembahkan kepada setiap pengaku iman; Berjalan-jalan di Taman Rohani Bersama Yesus (Renungan Harian Menurut Injil Sepanjang Tahun, Al. Budyapranata, Pr, 2015); Tiada Kata Tanpa Makna – 75 Inspirasi Kitab Suci untuk Orang Modern (RD Josep Susanto, 2015); Tumbuh dalam Roh – Panduan pemeriksaan batin dari hari ke hari (J. Darminta SJ, 1993); dan booklet BKSN Keskupan Agung Semarang.

Tiga : Bulan Katekese : Aneka booklet bulan katekese : Liturgi dalam Keluarga (2007), Tradisi Ibadat Katolik )2016), Berliturgi dengan Penuh Sukacita (2023), Ekaristi Menjadi Sumber dan Puncak Hidup yang Membuatku Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan (2026).

Empat : Booklet Doa-doa dan Latihan Rohani : Booklet ini diterbitkan oleh Jaringan Doa Bapa Suci Sedunia yang terbit satu tahun sekali. Booklet ini tidak diberi tahun terbit, sehingga pembaca daoat menikmatinya sepanjang waktu karena materinya tetap relevan. Beberapa contoh booklet ini adalah : Menghitung Embun, Jalan Hati, Mengasihi Maria.

Lima : Riwayat Hidup Para Santo/Santa dan Malaikat : Dengan membaca buku riwayat para Santo-Santa pelindung dan Malaikat Allah pembaca dapat memperoleh inspirasi dan motivasi dalam beriman.

Enam : Bacaan Rohani Aneka Topik : Abundant Life – Hidup Berkelimpahan (Fritz Meko, SVD, 2016), serial Café Nurani (M. Joko Lelono Pr, 2025), 150 Gagasan Inspirasi Homili Syukur (Hieronymus Budi Santosa dan Aloysius Amin Susanto, 2025), Trilogi buku rohani dan pengembangan diri karya Hieronymus Budi Santosa (2025).

Tujuh : Majalah Rohani Katolik : Aneka majalah rohani Katolik yang dapat dibaca untuk turut menyegarkan iman, harapan dan kasih antara lain Rohani, Utusan, Hidup, Praba.

PENUTUP REFLEKSI DARI BACAAN BUKU ROHANI

Hidup rohani adalah suatu perjalanan. Perjalanan berarti masuk ke dalam ketidakpastian. Satu-satunya kepastian yang dapat kita pegang ialah iman. Iman artinya percaya dan menyerahkan diri kepada Dia.

 

Hidup kekal adalah hubungan yang baik tidak terputus dengan Allah, baik sekarang ketika kita masih hidup di dunia ini maupun kelak di dunia yang akan datang. Hubungan kita dengan Allah membuat hidup kita penuh dengan damai sejahtera, suka cita, kepuasan dan berkelimpahan dalam segala hal yang baik.

(mar/materi ini disampaikan dalam acara NGOPI (Ngobrol Seputar Iman) di Aula Paroki Gereja Santo Yakobus Bantul DIY, Selasa 19 Mei 2026)