News  

Kecelakaan Tunggal di Tikungan Duwuran Bantul Tewaskan Pengendara Yamaha Vixion, Diduga Hilang Konsentrasi

Kecelakaan Tunggal di Tikungan Duwuran Bantul/Foto: Istimewa

bernasnews – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bantul. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Ia mengalami kecelakaan di Jalan Parangtritis, tepatnya di kawasan Tikungan Duwuran, Dusun Duwuran, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 04.21 WIB dan melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AB-3985-QT. Kecelakaan mungkin terjadi akibat pengendara kehilangan konsentrasi saat melintas di tikungan jalan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Vixion melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Parangtritis.

“Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Tikungan Duwuran, pengendara diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan,” ujar Iptu Rita Hidayanto.

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Kendaraan kemudian berhenti di badan jalan, sementara pengendara dan pembonceng terpental ke area bahu jalan dan sebagian badan jalan.

Korban pengendara berinisial S, laki-laki berusia 35 tahun, warga Trimurti, Srandakan, Bantul. Korban bekerja sebagai wiraswasta dan sering melintas di jalur tersebut dalam aktivitas sehari-harinya.

Dalam kecelakaan itu, S mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Sementara itu, pembonceng berinisial MR, laki-laki berusia 33 tahun, yang juga merupakan warga Trimurti, Srandakan, Bantul, mengalami cedera kepala berat. Petugas langsung membawa korban ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan susulan di jalur tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menyimpulkan bahwa kecelakaan terjadi karena pengendara kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi saat melintasi tikungan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pengendara diduga kurang hati-hati saat berkendara sehingga menabrak pembatas jalan di tikungan,” jelas Iptu Rita Hidayanto.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka berat, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil. Sepeda motor Yamaha Vixion mengalami kerusakan pada bagian depan dengan estimasi kerugian sekitar Rp500 ribu.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintas di jalur rawan kecelakaan dan tikungan tajam pada malam hingga dini hari. Konsentrasi dan kondisi fisik pengendara menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. (ef linangkung)