Urutan Doa Rosario Jumat, 8 Mei 2026: Panduan Lengkap Peristiwa Sedih dan Ujud Permohonan

Ilustrasi doa Rosario hari Jumat, 8 Mei 2026. (Pixabay.com)

bernasnews – Umat Katolik memperingati doa Rosario pada Jumat, 8 Mei 2026 dengan merenungkan Peristiwa Sedih, yang menggambarkan sengsara hingga wafatnya Yesus Kristus.

Doa ini dilakukan sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria sekaligus sarana refleksi iman atas penderitaan Kristus.

Doa Rosario hari Jumat memiliki susunan khusus yang dimulai dari doa pembuka hingga penutup, disertai lima peristiwa sedih dan ujud permohonan bagi berbagai intensi.

Susunan Awal Doa Rosario Dimulai dengan Tanda Salib dan Syahadat

Rangkaian doa dimulai dengan Tanda Salib sebagai pembuka, diikuti dengan doa Aku Percaya (Syahadat Para Rasul) yang menjadi pernyataan iman umat Katolik. Doa ini menegaskan keyakinan kepada Allah, Yesus Kristus, dan Roh Kudus, serta pengakuan akan Gereja dan kehidupan kekal.

Setelah itu, dilanjutkan dengan doa Kemuliaan dan Terpujilah, yang berisi pujian kepada Allah Tritunggal dan penghormatan kepada Yesus, Maria, dan Yosef.

Doa Inti Awal: Bapa Kami dan Tiga Salam Maria

Memasuki bagian inti, umat mendaraskan doa Bapa Kami sebagai doa yang diajarkan langsung oleh Yesus. Kemudian dilanjutkan dengan tiga Salam Maria yang masing-masing dipersembahkan kepada Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus.

Rangkaian ini ditutup kembali dengan doa Kemuliaan dan Terpujilah sebagai bentuk penguatan iman sebelum memasuki permenungan peristiwa.

Aku Percaya…

Kemuliaan…

Terpujilah…

Bapa Kami…

Salam Puteri Allah Bapa…

Salam Bunda Allah Putera…

Salam Mempelai Allah Roh Kudus…

Kemuliaan…

Terpujilah…

Peristiwa Sedih Pertama: Yesus Berdoa di Taman Getsemani

Peristiwa pertama mengajak umat merenungkan saat Yesus berdoa kepada Bapa-Nya menjelang sengsara. Dalam Injil Matius 26:39 disebutkan:

“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambilah cawan ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang terjadi.”

Peristiwa ini menekankan ketaatan Yesus kepada kehendak Allah. Setelah renungan, umat mendaraskan Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.

Peristiwa Sedih Kedua: Yesus Didera

Pada peristiwa kedua, umat diajak merenungkan penderitaan Yesus saat disiksa. Injil Markus 15:19-20a menyatakan:

“Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah ungu yang dipakai-Nya dan mengenakan lagi pakaian-Nya kepada-Nya.”

Peristiwa ini menjadi refleksi tentang keteguhan iman dalam menghadapi penderitaan.

Peristiwa Sedih Ketiga: Yesus Dimahkotai Duri

Peristiwa ketiga menggambarkan penghinaan yang diterima Yesus. Dalam Markus 15:17-18 tertulis:

“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya diatas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya, “Salam, hai raja orang Yahudi!””

Umat diajak belajar tentang pengampunan dan kasih kepada sesama, bahkan kepada mereka yang menyakiti.

Peristiwa Sedih Keempat: Yesus Memanggul Salib

Peristiwa keempat mengisahkan perjalanan Yesus menuju Golgota sambil memikul salib. Dalam Yohanes 19:16b disebutkan:

“Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi keluar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, yang dalam bahasa Ibrani disebut Golgota.”

Peristiwa ini menjadi simbol keteguhan dalam memikul beban hidup dengan iman.

Peristiwa Sedih Kelima: Yesus Wafat di Salib

Peristiwa terakhir adalah wafatnya Yesus di kayu salib. Dalam Lukas 23:46 tertulis:

“Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa ke dalam tangan-Mu, Ku serahkan nyawa-Ku.” Sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya”

Peristiwa ini menegaskan pengorbanan total Yesus demi keselamatan umat manusia.

Berikut teks doa ujud permohonan yang dapat didoakan dalam Rosario:

Ujud Permohonan dalam Doa Rosario

Allah Bapa yang Mahabaik,
kami datang ke hadapan-Mu dengan penuh kerendahan hati,
menyatukan seluruh doa dan harapan kami dalam perantaraan Bunda Maria.

1. Ujud untuk Para Imam (Romo)

Ya Bapa, kami mohon bagi para imam-Mu,
utusan yang Engkau pilih untuk menggembalakan umat-Mu.
Kuatkanlah mereka dalam panggilan,
teguhkanlah hati mereka dalam kesetiaan,
dan penuhilah mereka dengan kasih serta kebijaksanaan
dalam melayani umat-Mu setiap hari.

2. Ujud untuk Gereja

Ya Bapa, kami berdoa bagi Gereja-Mu yang kudus,
agar tetap teguh berdiri di tengah tantangan zaman.
Bimbinglah para pemimpin Gereja,
dan satukan seluruh umat dalam iman, harapan, dan kasih,
agar Gereja senantiasa setia mewartakan Injil-Mu ke seluruh dunia.

3. Ujud untuk Kaum Miskin dan Menderita

Ya Bapa, kami serahkan kepada-Mu saudara-saudari kami
yang hidup dalam kekurangan, kesakitan, dan penderitaan.
Hibur dan kuatkanlah mereka,
cukupkanlah kebutuhan hidup mereka,
dan gerakkanlah hati kami untuk menjadi saluran kasih-Mu
bagi mereka yang membutuhkan.

4. Ujud untuk Umat Katolik

Ya Bapa, kami mohon bagi seluruh umat Katolik di mana pun berada,
agar semakin bertumbuh dalam iman,
setia dalam doa, dan tekun dalam perbuatan kasih.
Jauhkanlah kami dari godaan yang melemahkan iman,
dan tuntunlah kami untuk selalu hidup seturut kehendak-Mu.

Allah Bapa yang penuh kasih,
terimalah segala doa dan permohonan ini
yang kami panjatkan dengan penuh iman,
melalui perantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu,
dan dalam bimbingan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. Amin.

Tanda Salib.

Demikianlah panduan urutan doa Rosario hari Jumat, 8 Mei 2026 dengan menggunakan Peristiwa Sedih. (anp)