News  

Klarifikasi On The Rock Terkait Aturan Drone: Bukan Larangan, tapi Pembatasan Demi Keselamatan

Klarifikasi On The Rock Terkait Aturan Drone/Foto: Freepik

bernasnews– Menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai larangan penggunaan pesawat tanpa awak atau drone di kawasan On The Rock, pihak pengelola akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Melalui perwakilannya, Awan, dijelaskan bahwa pihaknya tidak melarang penggunaan drone, melainkan memberlakukan sistem pembatasan dan perizinan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan catatan pengelola, beberapa waktu terakhir terjadi insiden di mana sejumlah drone tersangkut dan jatuh akibat kondisi angin yang kencang di lokasi.

“Postingan tersebut (yang beredar) kurang tepat. Kami tidak melarang, tapi membatasi demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kemarin ada insiden drone jatuh karena angin dan hampir mengenai pengunjung lain,” ujar Awan dalam keterangan tertulisnya.

Bagi wisatawan atau kreator konten yang tetap ingin mengambil gambar dari udara, On The Rock tetap membuka kesempatan tersebut. Namun, pengunjung wajib untuk melakukan hal berikut.

1. Melapor ke petugas di loket masuk.

2. Mengisi formulir izin penggunaan drone.

Prosedur ini bertujuan agar pihak pengelola dapat memantau jumlah drone yang terbang dalam satu waktu sekaligus memastikan pilot drone memahami risiko cuaca di area tersebut.

Selain meluruskan informasi, pihak On The Rock juga menyatakan keterbukaannya untuk bekerja sama dengan komunitas atau platform informasi lokal, termasuk rencana kampanye bersama untuk mempromosikan pariwisata daerah secara lebih akurat dan aman.

Dengan adanya klarifikasi On The Rock, para pengunjung tidak perlu ragu untuk datang, tapi tetap mengutamakan aspek keselamatan dengan mengikuti regulasi yang berlaku di lokasi. (ef linangkung)