bernasnews – Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi dibuka sejak 13 April 2026 dan akan berakhir pada 31 Mei 2026 pukul 15.00 WIB.
Seleksi nasional berbasis tes elektronik ini menjadi jalur utama masuk UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia, dengan kuota lebih besar dibandingkan jalur SPAN-PTKIN.
Berdasarkan data Panitia Nasional SPAN-UM PTKIN tahun sebelumnya, terdapat lima kampus yang paling diminati calon mahasiswa, dengan jumlah pendaftar mencapai ribuan orang.
Apa Itu UM-PTKIN dan Siapa yang Bisa Mendaftar?
UM-PTKIN merupakan seleksi nasional berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diperuntukkan bagi lulusan MA, MAK, SMA, SMK, atau sederajat dalam tiga tahun terakhir. Jalur ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.
Materi ujian yang diujikan meliputi penalaran akademik, kemampuan matematika, literasi membaca, serta pemahaman ajaran Islam. Dibandingkan jalur seleksi tanpa tes (SPAN-PTKIN), UM-PTKIN memiliki kuota lebih dari 40 persen, sehingga peluang diterima relatif lebih besar bagi peserta yang siap menghadapi ujian.
Daftar 5 PTKIN Terfavorit Berdasarkan Data Pendaftar
Minat tinggi terhadap kampus-kampus tertentu terlihat dari jumlah pendaftar UM-PTKIN tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 83.000 peserta. Dari jumlah tersebut, beberapa kampus mencatat angka pendaftar tertinggi dan masuk kategori terfavorit.
Berikut daftar lima PTKIN terfavorit berdasarkan jumlah pendaftar UM-PTKIN 2025:
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jumlah pendaftar: 9.730 - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jumlah pendaftar: 9.419 - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Jumlah pendaftar: 9.330 - UIN Sunan Ampel Surabaya
Jumlah pendaftar: 6.083 - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Jumlah pendaftar: 4.807
Posisi teratas ditempati oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan jumlah pendaftar mencapai 9.730 orang. Kampus ini unggul dari segi jumlah peminat dibandingkan perguruan tinggi lainnya.
Sementara itu, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi satu-satunya kampus dari wilayah DIY yang masuk tiga besar, menunjukkan daya tarik tinggi di kalangan calon mahasiswa.
Jadwal Lengkap UM-PTKIN 2026 yang Perlu Dicatat
Calon peserta perlu memperhatikan tahapan seleksi agar tidak melewatkan jadwal penting. Berikut rincian jadwal UM-PTKIN 2026:
- Pendaftaran: 13 April 2026 (08.00 WIB) – 31 Mei 2026 (15.00 WIB)
- Pembayaran: 13 April 2026 – 31 Mei 2026 (23.59 WIB)
- Finalisasi Pendaftaran: 13 April 2026 – 3 Juni 2026 (15.00 WIB)
- Cetak Kartu Ujian: Mulai 14 April 2026 atau 1 Mei 2026 (cek akun masing-masing)
- Pelaksanaan Ujian (SSE): 8 – 14 Juni 2026
- Pengumuman Hasil: 30 Juni 2026
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi UM-PTKIN. Peserta diwajibkan menyelesaikan pembayaran dan melakukan finalisasi data agar dapat mencetak kartu ujian.
Mekanisme Ujian dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Ujian UM-PTKIN dilaksanakan menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di lokasi kampus PTKIN yang dipilih peserta. Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk memilih lokasi ujian yang sesuai dan mempersiapkan diri sejak dini.
Selain itu, peserta harus memastikan seluruh tahapan administrasi selesai tepat waktu, terutama proses finalisasi setelah pembayaran. Tanpa finalisasi, kartu ujian tidak dapat dicetak dan peserta tidak bisa mengikuti ujian.
Dengan jumlah pendaftar mencapai puluhan ribu setiap tahun, persaingan masuk PTKIN favorit tergolong ketat. Kampus-kampus besar seperti UIN di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang terus menjadi incaran karena reputasi akademik dan fasilitas yang ditawarkan.
Oleh sebab itu, calon peserta disarankan untuk mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi materi ujian maupun strategi pemilihan kampus. Memahami pola soal dan meningkatkan kemampuan literasi serta penalaran menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang lolos seleksi. (anp)












