bernasnews – Pendaftaran Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) masih berlangsung.
Program ini ditujukan untuk siswa berprestasi dari wilayah afirmasi seperti Papua, daerah khusus 3T, serta anak pekerja migran Indonesia. Beasiswa ADik mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup, serta kerap terintegrasi dengan skema KIP Kuliah.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis pada Rabu (15/4/2026), proses pendaftaran telah dibuka sejak 27 Februari 2026.
“Pendaftaran Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026 telah dibuka, tanggal 27 Februari- 22 Mei 2026,” demikian keterangan pada laman resmi program tersebut.
Program ADik merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok afirmasi lainnya. Bantuan ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga memberikan dukungan biaya hidup selama masa studi.
Fokus utama program ini adalah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, sehingga dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Syarat Pendaftaran Beasiswa ADik 2026 untuk Siswa Papua
Kategori pertama adalah siswa asli Papua dengan ketentuan sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan siswa SMA/SMK/sederajat yang akan lulus tahun berjalan atau maksimal lulus satu tahun sebelumnya.
- Berasal dari orang asli Papua sesuai ketentuan otonomi khusus, dibuktikan dengan surat rekomendasi dari dinas pendidikan setempat.
- Penerima bantuan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua dan menempuh pendidikan di provinsi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
- Wilayah Papua mencakup Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
Syarat untuk Siswa dari Wilayah Khusus 3T
Kategori berikutnya adalah siswa dari daerah khusus yang ditetapkan pemerintah:
- WNI siswa SMA/SMK/sederajat yang akan lulus tahun berjalan atau maksimal lulus satu tahun sebelumnya.
- Berasal dan berdomisili di daerah khusus sesuai identitas.
- Penerima bantuan ADEM daerah khusus dan menempuh pendidikan di provinsi seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
- Wilayah prioritas ditentukan langsung oleh Kemendikti Saintek pada tahun 2026.
Syarat untuk Anak Pekerja Migran Indonesia (Repatriasi)
Beasiswa ini juga menyasar anak pekerja migran Indonesia dengan ketentuan:
- WNI siswa SMA/SMK/sederajat yang akan lulus tahun berjalan atau maksimal lulus satu tahun sebelumnya.
- Anak pekerja migran yang lulus dari sekolah Indonesia atau lembaga pendidikan nonformal di luar negeri.
- Penerima ADEM repatriasi yang menempuh pendidikan di sejumlah provinsi seperti Bali, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Lokasi sekolah Indonesia di luar negeri yang diakui antara lain:
- Malaysia: Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Johor Bahru, dan Kuala Lumpur
- Arab Saudi: Sekolah Indonesia Jeddah, Makkah, dan Riyadh
Persyaratan Umum Penerima Beasiswa ADik 2026
Selain syarat khusus, terdapat persyaratan umum yang wajib dipenuhi seluruh pendaftar:
- Terdaftar pada sistem resmi Beasiswa ADik dan mengisi data seperti NIK, NISN, dan NPSN.
- Lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur afirmasi ADik atau jalur nasional seperti SNBP, UTBK-SNBT, maupun seleksi mandiri.
- Mengunggah deskripsi diri tulisan tangan sesuai format yang disediakan.
- Melampirkan surat persetujuan orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN.
- Bersedia menandatangani surat perjanjian sebagai penerima beasiswa.
- Memiliki nilai rapor rata-rata minimal 75 untuk seluruh mata pelajaran.
- Nilai rata-rata 6 mata pelajaran sesuai jurusan minimal 75.
Adapun mata pelajaran yang menjadi dasar penilaian meliputi:
- IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, Biologi
- IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, Geografi
- Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, Bahasa Asing
- SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta kompetensi keahlian
Mekanisme Pemilihan Kampus dan Program Studi
Setiap peserta dapat memilih maksimal dua perguruan tinggi dan dua program studi di masing-masing kampus. Pilihan tersebut bersifat prioritas.
Jika tidak lolos pada pilihan utama, peserta dapat memberikan kewenangan kepada panitia untuk menentukan perguruan tinggi dan program studi yang sesuai.
Dengan tenggat waktu hingga 22 Mei 2026, calon pendaftar diimbau segera melengkapi seluruh persyaratan agar tidak kehilangan kesempatan. Program ini menjadi salah satu jalur strategis bagi siswa dari wilayah afirmasi untuk mengakses pendidikan tinggi secara lebih merata.
Pastikan seluruh dokumen, nilai, dan ketentuan telah dipenuhi sebelum melakukan pendaftaran melalui laman resmi Beasiswa ADik 2026 dari Kemendikti Saintek. (anp)











