bernasnews – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Mandiri kembali menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku usaha mikro pada April 2026.
Dengan bunga tetap 6 persen per tahun, KUR Mandiri menawarkan pinjaman mulai dari nominal kecil hingga ratusan juta rupiah.
Untuk pinjaman Rp10 juta, cicilan per bulan dimulai dari sekitar Rp860 ribu untuk tenor 12 bulan, Rp443 ribu untuk 24 bulan, hingga Rp304 ribu untuk 36 bulan.
Cicilan KUR Mandiri 2026 untuk Pinjaman Rp10 Juta
Berdasarkan informasi resmi yang masih berlaku hingga April 2026, skema KUR Mandiri belum mengalami perubahan. Pelaku UMKM dapat menggunakan simulasi berikut sebagai gambaran awal sebelum mengajukan kredit:
- Tenor 12 bulan: Rp860.664 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp443.206 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp304.219 per bulan
Besaran cicilan tersebut bersifat simulasi. Nilai angsuran dapat berubah tergantung tenor yang dipilih, jenis usaha, serta kebijakan terbaru dari Bank Mandiri saat proses pengajuan berlangsung.
KUR Mandiri dirancang untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha. Plafon pinjaman yang fleksibel memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan jumlah kredit dengan kebutuhan bisnis mereka.
Selain itu, pilihan tenor yang bervariasi memberi keleluasaan dalam mengatur arus kas usaha. Tenor yang lebih panjang akan menghasilkan cicilan lebih ringan, namun total bunga yang dibayarkan bisa lebih besar.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Agar pengajuan KUR dapat diproses, calon debitur wajib menyiapkan dokumen berikut:
- e-KTP dan Kartu Keluarga
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta)
- Surat nikah atau cerai (jika ada)
- Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk plafon di atas Rp100 juta)
Khusus untuk KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI), pemohon juga harus melampirkan perjanjian kerja di luar negeri.
Cara Pengajuan KUR Mandiri
Pengajuan KUR Mandiri dapat dilakukan melalui dua jalur utama:
- Datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat
- Menghubungi Mandiri Call di 14000 untuk mendapatkan informasi awal
Melalui kedua cara tersebut, calon debitur dapat memperoleh penjelasan detail terkait produk KUR, simulasi cicilan, hingga proses pengajuan.
Program KUR Mandiri menjadi pilihan banyak pelaku UMKM karena menawarkan bunga rendah yang tetap, yakni 6 persen per tahun. Hal ini membuat cicilan relatif stabil dan mudah diprediksi.
Selain itu, KUR juga didukung pemerintah sebagai upaya mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah, pelaku usaha memiliki peluang untuk memperluas bisnis, meningkatkan produksi, hingga membuka lapangan kerja baru.
Kemudahan syarat dan proses pengajuan juga menjadi nilai tambah. Selama dokumen lengkap dan usaha dinilai layak, peluang mendapatkan pembiayaan cukup terbuka.
Sebelum mengajukan pinjaman, pelaku usaha disarankan untuk memahami simulasi cicilan secara menyeluruh. Hal ini penting agar pembayaran angsuran tidak mengganggu operasional bisnis.
Dengan memilih tenor dan nominal pinjaman yang sesuai, KUR Mandiri dapat menjadi alat yang efektif untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan tanpa membebani keuangan. (anp)












