Inovasi Kreatif Mahasiswa PLK UNY, Ubah Limbah Kayu Jadi Kotak Tisu

Proses pemanfaat Limbah Kayu sisa praktikum siswa SMKN 1 Kalasan Sleman. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Limbah kayu sisa proyek pembangunan rumah atau pun sisa dari perusahaan furniture acap kali hanya dibuang percuma atau sekadar menjadi kayu bakar. Namun limbah kayu di tangan sejumlah mahasiswa Pembelajaran Luar Kampus (PLK) Mengajar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di SMKN 1 Kalasan Sleman, melalui inovasi kreatif limbah kayu disulap menjadi produk fungsional berupa kotak tisu.

Mereka Adalah Kautsar Ahmad Raharjo selaku ketua, bersama anggota Pinkan Wahyu Nafila, Alfitya Imania Rasanti, Chika Erlanika Sevianita, Calvin Alfiqri Fermansyah, dan Muh. Rafi Zidan Al Rasyid, merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Kriya, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY.

Ketua Tim, Kautsar Ahmad Raharjo mengemukakan, bahwa kegiatan ini berangkat dari banyaknya limbah kayu sisa praktikum siswa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan ini, tim berupaya menghadirkan solusi kreatif dengan mengolah limbah kayu menjadi sebuah produk.

“Produk yang tidak hanya bernilai guna, tetapi juga memiliki nilai estetika,” ujar Kautsar, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2026).

Penampakan Kota Tisu dari Limbah Kayu karya Inovasi Kratif Mahasiswa PLK UNY. (Foto: Istimewa)

Proses Pengolahan Limbah Kayu

Proses pengolahan limbah dilakukan melalui beberapa tahapan. Limbah kayu dipotong dengan ukuran sekitar 2 cm x 6 cm, kemudian dirakit menggunakan lem hingga membentuk struktur dasar.

Untuk meningkatkan daya tarik visual, bagian tengah produk dikombinasikan dengan potongan kayu dengan warna berbeda. Setelah itu, permukaan kayu dihaluskan agar rapi dan aman digunakan, sebelum akhirnya dirakit menjadi kotak tisu yang siap pakai.

Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk kreatif, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan serta kesadaran terhadap pengelolaan limbah.

Kegiatan Selaras SDGs

Mahasiswa PLK Mengajar UNY turut berperan dalam mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih bijak sekaligus menumbuhkan kreativitas di lingkungan pendidikan kejuruan.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui upaya pemanfaatan kembali limbah menjadi produk bernilai guna.

Juga SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual dan penguatan keterampilan praktis bagi siswa. Kegiatan ini, juga diharapkan kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dapat terus menghasilkan inovasi yang berdampak positif, baik bagi lingkungan maupun pengembangan kompetensi peserta didik. (*/ ted)