News  

Harga Hewan Kurban 2026 di Jogja: Sapi Mulai Rp16 Juta, Ini Rinciannya

Ilustrasi harga hewan kurban 2026 di Jogja. (Freepik.com)

bernasnews – Masyarakat di Yogyakarta mulai berburu informasi harga hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, harga sapi kurban di wilayah ini diperkirakan berkisar antara Rp16 juta hingga Rp45 juta per ekor, tergantung jenis dan bobotnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi sehat, dengan harga yang relatif stabil serta pasokan pangan yang mencukupi selama periode hari raya.

Harga hewan kurban, khususnya sapi, menjadi perhatian utama masyarakat karena paling banyak diminati selain kambing.

Untuk Idul Adha 2026, estimasi harga sapi di Yogyakarta bervariasi berdasarkan ukuran dan jenis sapi, seperti Limosin, Simental, maupun sapi lokal.

Berikut rincian perkiraan harga sapi kurban yang dihimpun dari berbagai sumber:

  • Sapi bobot 200-250 kg: Rp16 juta-Rp20 juta
  • Sapi Tipe C (Spesial, sekitar 300 kg): Rp22.000.000
  • Sapi Bali/Lokal (400-500 kg): Rp22 juta-Rp23 juta
  • Sapi Tipe B (Istimewa, sekitar 400 kg): Rp27.000.000
  • Sapi Tipe A (Super, sekitar 650 kg): Rp45.000.000

Selain pembelian per ekor, tersedia pula sistem patungan sapi yang banyak diminati masyarakat. Harga patungan berkisar antara Rp3,8 juta hingga Rp6,4 juta per orang, tergantung kelas sapi yang dipilih.

Harga tersebut masih bersifat estimasi dan dapat mengalami perubahan mendekati hari pelaksanaan Idul Adha, seiring meningkatnya permintaan.

Pemerintah Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan berbagai langkah untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pengawasan dilakukan sejak tahap distribusi hingga penyembelihan di lokasi masyarakat.

Pengawasan ini mencakup pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala, termasuk deteksi penyakit yang berpotensi menyerang ternak. Sosialisasi juga dilakukan agar masyarakat memahami ciri-ciri hewan kurban yang memenuhi syarat.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta turut melakukan sosialisasi teknis kepada para pemangku kepentingan. Materi sosialisasi mencakup prosedur penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat serta standar kesehatan.

Edukasi ini penting untuk memastikan proses pemotongan berjalan higienis dan daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.

Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Ketersediaan Pangan

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkot Yogyakarta aktif berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta dan TPID DIY. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta menekan potensi lonjakan harga menjelang hari raya.

Berdasarkan laporan, kondisi inflasi di Kota Yogyakarta terbilang terkendali, bahkan sempat mengalami deflasi tipis. Hal ini menjadi indikator bahwa harga kebutuhan pokok, termasuk hewan kurban, relatif stabil.

Selain itu, ketersediaan pangan juga dipastikan mencukupi untuk menghadapi periode libur panjang Idul Adha, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan pasokan.

Penjualan Hewan Kurban dan Stabilitas Harga

Sejumlah pusat penjualan hewan kurban di Yogyakarta telah mempersiapkan stok dengan baik. Salah satunya adalah Pusat Pengadaan Hewan Qurban Angkatan Muda Muhammadiyah Kotagede yang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan.

Harga hewan kurban di berbagai titik penjualan dilaporkan relatif stabil. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk mendapatkan hewan kurban yang sehat dengan harga yang masih terjangkau.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh harga lebih hemat, disarankan untuk membeli hewan kurban lebih awal. Beberapa lembaga bahkan menawarkan program early bird dengan harga lebih murah.

Selain itu, membeli langsung dari peternak lokal di wilayah Bantul atau Sleman juga menjadi pilihan strategis untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif sekaligus mendukung peternak setempat.

Dengan persiapan yang matang serta pengawasan dari pemerintah, masyarakat Yogyakarta diharapkan dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan sesuai syariat. (anp)