News  

Truk Bermuatan Tiang WiFi Terguling di Tanjakan Goa Selarong Bantul, Diduga Sopir Ikuti Google Maps

Truk Bermuatan Tiang WiFi Terguling/Foto: Istimewa

bernasnews— Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Pajangan, Bantul, pada Kamis pagi (09/04/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebuah truk bermuatan tiang WiFi terguling di tanjakan kawasan Jalan Goa Selarong, tepatnya di Dusun Guwosari.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan ini melibatkan satu unit truk dengan nomor polisi G 9114 KZ yang melaju dari arah selatan menuju utara.

Seorang sopir berinisial K (22), warga Bumiharja, Tarub, Tegal, mengemudikan truk dengan seorang kernet berinisial G (20) yang turut mendampingi.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kondisi jalan saat kejadian terbilang cerah dengan arus lalu lintas yang ramai. Namun, karakteristik jalan yang menanjak dan bergelombang menjadi faktor krusial dalam insiden ini.

Sopir diduga tidak menguasai medan karena mengandalkan petunjuk arah dari aplikasi navigasi digital.

“Pengemudi mengikuti Google Maps, namun tidak memahami kondisi medan. Saat sampai di tanjakan, truk tidak kuat menanjak, kemudian mundur dan akhirnya terguling,” jelas Iptu Rita.

Truk yang membawa muatan tiang WiFi itu kehilangan tenaga saat menanjak. Kendaraan kemudian bergerak mundur tanpa kendali sebelum akhirnya terguling ke sisi jalan.

Truk tersebut menimpa pagar bambu milik seorang warga berinisial J (70), yang rumahnya berada tepat di pinggir jalan lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Baik sopir maupun kernet selamat tanpa mengalami cedera. Meski demikian, kecelakaan tersebut tetap menimbulkan kerugian materi.

Kerusakan pada truk meliputi bemper belakang sebelah kiri yang penyok, pengaman kolong kiri yang bengkok, serta lampu belakang yang pecah.

Selain itu, pagar bambu milik warga juga mengalami kerusakan akibat tertimpa kendaraan. Total kerugian mungkin mencapai sekitar Rp1.000.000.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk Sarjimin (65), seorang pensiunan warga setempat, serta Abdul Rochim (48), buruh, membenarkan bahwa truk terlihat kesulitan saat menanjak sebelum akhirnya mundur dan terguling.

Petugas dari Satlantas Polres Bantul segera datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Barang bukti serta proses lebih lanjut kini ditangani oleh unit Gakkum Satlantas Polres Bantul.

Truk tiang WiFi yang terguling ini kembali mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk lebih waspada saat melintasi jalur dengan kontur ekstrem.

Mengandalkan teknologi navigasi tanpa memahami kondisi medan secara langsung dapat berisiko, terutama di daerah dengan karakter jalan yang menantang seperti kawasan Goa Selarong.

Kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu memastikan kesiapan kendaraan dan memahami rute perjalanan, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (ef linangkung)