News  

ĶOSETA DIY Merawat Harmoni Bangsa

Dua agenda KOSETA DIY, KAWRUH Dialog Interaktif dan SALAMAN ISTIMEWA. (Foto : Humas KOSETA DIY)

 

bernasnews – KOSETA (Koperasi Seniman Budayawan Yogyakarta) Adiluhung DIY mengadakan acara program SALAMAN ISTIMEWA Rumah Kebhinekaan yang didukung RRI/TVRI Nasional. Agenda ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam merawat harmoni bangsa. Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk menyukseskan visi Indonesia yang inklusi.

Ketua KOSETA Adiluhung DIY Sigit Sugito mengatakan hal itu kepada bernasnews di Yogyakarta, Selasa (7/4/206) sehubungan akan diadakannya dua agenda. Pertama, KAWRUH Dialog Interaktif bersama RRI Pro 4. Kedua, SALAMAN ISTIMEWA “Merajut Indonesia Rumah Kebhinekaan”.

Acara pertama dilaksanakan secara interaktif di RRI Pro 4 106.6 FM, Jumat (10/4/2026) pukul 09.00 – 10.00 WIB. Tampil pada kesempatan ini Sigit Sugito, Penyair/Aktivis pemajuan kebudayaan Evi Idawati, dan Budayawan Aceh Pril Huseno.

Sedangkan acara kedua Salaman Istimewa dilaksanakan di Gallery Saptohoedojo, Jalan Solo Km 8 Yogyakarta, Minggu (12/4) pukul 10.00 WIB. Turut mengundang Yani Saptohoedojo, Sri Surya Widati, Taufik Rahzen, Prof Yudiaryani, Arya Aryanto, dan Supriyatno.

Mengungkap latar belakang diadakannya kegiatan Salaman Istimnewa ini, Sigit Sugito mengemukakan, Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keragaman suku, agama, ras, dan golongan.

“Namun, tantangan berupa intoleransi dan polarisasi sosial kerap mengancam persatuan. KOSETA DIY dan Rumah Kebhinekaan hadir sebagai wadah fisik maupun programatik untuk memfasilitasi dialog, edukasi budaya, dan kolaborasi antar komunitas demi menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata dia.

Kegiatan ini bertujuan, secara edukasi untuk mengenalkan kekayaan budaya dan tradisi Nusantara kepada generasi muda. Kemudian dialog guna membuka ruang diskusi lintas iman dan etnis untuk meminimalisir prasangka. Sedangkan kolaborasi untuk menciptakan ruang berrsama secara periodik reguler bulanan yang bermanfaat bagi masyarakat umum tanpa memandang latar belakang.

Salaman Istimewa bertajuk Roundtable Rumah Kebhinekaan Indonesia 2026 melalui Dialog Interaktif. Tema yang dipilih adalah “Merajut Keberagaman, Memperkokoh Persatuan.”. Bentuk kegiatan dialog antar Aktor Pemajuan Kebudayaan melalui RRI dan TVRI yang melibatkan tokoh agama dan pemuda.dan disiarkan secara Nasional. Sasaran peserta adalah pelajar dan mahasiswa, tokoh masyarakat dan pemuka agama, komunitas hobi dan pegiat budaya, serta masyarakat umum. (mar)