bernasnews — Sejumlah anggota yang tergabung dalam Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) – Akademi Manajemen Perusahaan (AMP) yang bernama KASTIMA dari Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (YKPN) Yogyakarta menggelar acara Syawalan 1447 H, di ruang Sekretariat kampus setempat, Jalan. PalaganTentara Pelajar KM. 7 Sleman, DIY, Selasa (7/4/2026).
Syawalan kali ini dalam rangkai membingkai kekompakkan dan kebersamaan yang berkesinambungan setelah awal tahun 2026 menyelenggarakan Reuni Emas (Re-Mas), yang dihadiri oleh ratusan alumni.
Rosamaria Suprapti selaku Ketua Pengurus KASTIMA menyampaikan terima kasih kepada semua rekan-rekan yang hadir berkenan hadir dan atas nama pengurus KASTIMA mengucapkan selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.
“Berharap seluruh pengurus tetap guyub rukun bersama-sama walaupun berbeda tempat tinggal. Tetap menjaga persaudaraan dan saling berkontribusi apapun wujudnya,” ujar Suprapti.
Otto Saksono sebagai Penasehat KASTIMA mengucapkan syukur pada Allah, bahwa kita semua diberi kesehatan dan bisa saling berjumpa dalam rangka Syawalan. Kiranya kita dapat saling meminta maaf dan saling memberi maaf pada yang lain. Dan semoga KASTIMA semakin sukses ke depannya serta hubungan yang telah terjalin baik dengan lembaga STIM YKPN perlu terus ditingkatkan.
Pada bagian lain Dr. Suparmono, M. Si, selaku Ketua STIM YKPN mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah digelar oleh KASTIMA secara istimewa, lebih- lebih gelaran saat Reuni Emas beberapa saat lalu.
“Di kesempatan Syawalan ini kami atas nama lembaga dan pribadi menyampaikan selamat Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir batin,” tuturnya.
Ternyata kata tipis-tipis itu terkait dengan jumlah peserta yang hadir relatif tidak begitu banyak, demikian dilontarkan oleh Susmiatun, di isela- sela obrolan Syawalan. Sosok yang terkenal dipanggil Bu Sus mengatakan, bahwa tipis- tipis itu seperti kue lapis
“Walaupun wujudnya hanya beberapa lapis ada yang warnanya merah, putih, coklat, hijau atau warna kuning, akan tetapi wujud yang tipis itu rasanya enak dan penuh makna,” ungkap Susmiatun dengan nada gembira meskipun yang hadir hanya tipis-tipis saja.
Lebih lanjut Sus menambahkan makna kejutan dalam hal ini lantaranmenu Syawalan yang disajikanpun bukan berupa opor ayam lontong, atau ketupat dan sambel goreng daging, akan tetapi makanan yang berwujud: Tekwan, Emping dan Tape Ketan, Es Manado, Buah Potong, Snack Box, dan berbagai Snack lainnya.
Kegiatan Syawalan diakhiri dengan saling maaf maafan dengan jabat tangan, foto bersama dan ramah tamah. (zbd)












