News  

KAI Daop 6 Yogyakarta Pastikan Perjalanan Kereta Api Berangsur Normal Pascapenanganan di Bumiayu

KAI Daop 6 Yogyakarta. (Dok KAI)

bernasnews — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memastikan perjalanan kereta api kembali berjalan normal secara bertahap pada Selasa pagi, 7 April 2026.

Pemulihan dilakukan setelah proses penanganan rangkaian KA Bangunkarta di wilayah Bumiayu yang sempat memengaruhi operasional perjalanan.

Sejak dini hari, tim operasional KAI melakukan percepatan penanganan di lokasi. Setelah proses evakuasi selesai, petugas langsung melanjutkan normalisasi jalur agar perjalanan kereta api dapat kembali beroperasi.

Jalur rel di wilayah Bumiayu kini dinyatakan dapat dilalui kembali.

Jalur Kembali Operasional Dini Hari

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa proses pemulihan berjalan sesuai rencana. Ia menjelaskan bahwa jalur kereta api di lokasi tersebut kembali dapat digunakan pada Selasa dini hari.

“Pada Selasa, 7 April 2026 dini hari tadi tepatnya pukul 03.45 WIB, jalur KA di lokasi Bumiayu sudah dapat dilalui KA, dan pagi ini KA keberangkatan dari Daop 6 sudah berangsur berangkat tepat sesuai jadwal,” ujar Feni.

Memasuki pagi hari, aktivitas di sejumlah stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta mulai menunjukkan kondisi normal.

Penumpang kembali mendapatkan kepastian jadwal keberangkatan, sementara petugas stasiun tetap memberikan layanan kepada pengguna jasa.

Sejumlah KA Kembali Berangkat Tepat Waktu

Beberapa kereta api keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta tercatat telah kembali beroperasi sesuai jadwal pada Selasa pagi. Berikut daftar perjalanan yang berjalan tepat waktu:

  • KA Sri Tanjung (278) relasi Lempuyangan–Ketapang berangkat pukul 07.00 WIB dari Stasiun Lempuyangan
  • KA Lodaya (77B) relasi Solo Balapan–Bandung berangkat pukul 07.20 WIB dari Stasiun Solo Balapan
  • KA Taksaka (43) relasi Yogyakarta–Gambir berangkat pukul 07.30 WIB dari Stasiun Yogyakarta
  • KA Bogowonto (103B) relasi Lempuyangan–Pasarsenen berangkat pukul 08.15 WIB dari Stasiun Lempuyangan
  • KA Argo Lawu (13) relasi Solo Balapan–Gambir berangkat pukul 08.30 WIB dari Stasiun Solo Balapan
  • KA Mataram (75B) relasi Solo Balapan–Pasarsenen berangkat pukul 08.40 WIB dari Stasiun Solo Balapan
  • KA Banyubiru (267) relasi Solo Balapan–Semarang Tawang berangkat pukul 08.55 WIB dari Stasiun Solo Balapan

Kembalinya jadwal keberangkatan yang tepat waktu menunjukkan bahwa operasional kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta mulai pulih secara bertahap.

Sisa Dampak dan Penanganan Lanjutan

Meski sebagian besar perjalanan telah kembali normal, KAI Daop 6 Yogyakarta masih mencatat adanya dampak lanjutan dari gangguan sebelumnya.

Salah satu perjalanan yang masih mengalami keterlambatan adalah KA Fajar Utama YK (109B) yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta.

Keterlambatan tersebut berkaitan dengan proses penanganan rangkaian KA Bangunkarta yang membutuhkan waktu tambahan.

KAI menyatakan telah memberikan service recovery kepada penumpang terdampak sebagai bentuk tanggung jawab.

Selain itu, permohonan maaf juga disampaikan kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanan selama proses pemulihan berlangsung.

“KAI Daop 6 Yogyakarta mengucapkan terima kasih atas kesabaran para penumpang selama proses penanganan dan pemulihan operasional berlangsung. KAI berkomitmen untuk selalu mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan,” kata Feni.

Dengan jalur yang telah kembali operasional dan jadwal perjalanan yang berangsur normal, KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan guna memastikan layanan berjalan stabil. (Eln)