News  

Viral Dua Remaja Bawa Celurit Diamuk Massa di Jalan Samas Bantul usai Serang Pick Up

bernasnews – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Sanden mengamankan dua remaja yang diduga terlibat aksi kejahatan jalanan di Jalan Samas, tepatnya di depan Pasar Celep, Srigading, Sanden, Bantul.

Insiden yang melibatkan penggunaan senjata tajam tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) dini hari dan sempat memicu kemarahan warga di lokasi kejadian.

Kapolsek Sanden, AKP Madiono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan kedua remaja tersebut setelah sempat menjadi sasaran amukan massa.

Petugas bergerak ke lokasi untuk meredam situasi dan membawa pelaku guna proses hukum lebih lanjut.

Kronologi Penyerangan Mobil Pick Up

Peristiwa bermula sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Srigading. Berdasarkan laporan kepolisian, sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor melintas di jalur tersebut sambil membawa senjata tajam.

Kelompok tersebut kemudian melakukan penyerangan terhadap satu unit mobil pick up yang sedang melintas.

Dalam aksi tersebut, salah satu pelaku dilaporkan mengayunkan senjata tajam ke arah kendaraan hingga mengakibatkan kaca depan bagian kanan mobil pecah. Setelah melakukan perusakan, rombongan remaja tersebut berupaya melarikan diri dari lokasi.

Sekitar pukul 02.00 WIB, dua remaja yang diduga merupakan bagian dari rombongan tersebut terjatuh dari kendaraan mereka.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera menyergap dan mengamankan keduanya, di mana sempat terjadi aksi pemukulan oleh massa yang emosi sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian.

Identitas Pelaku dan Barang Bukti

Kepolisian telah mengidentifikasi kedua remaja yang diamankan. Pelaku pertama berinisial NTA (15), warga Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul, yang berperan sebagai pengendara sepeda motor (joki). Pelaku kedua adalah RRGA (18), warga Semanu, Gunungkidul, yang bertindak sebagai pembonceng.

“Dari tangan pelaku, petugas menemukan satu buah senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan tersebut,” ujar AKP Madiono.

Selain senjata tajam, petugas juga mengamankan kendaraan yang digunakan pelaku sebagai barang bukti. Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi anggota kelompok lain yang terlibat dalam rombongan motor tersebut.

Penanganan Medis dan Proses Hukum

Pasca diamankan dari amukan warga, kedua remaja tersebut segera dibawa oleh petugas ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dialami. Setelah kondisi dinyatakan stabil, keduanya akan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sanden.

AKP Madiono menegaskan bahwa proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan motif dan keterlibatan pelaku dalam jaringan kejahatan jalanan lainnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Kejadian ini menambah catatan aksi kejahatan jalanan yang melibatkan anak di bawah umur dan remaja di wilayah Bantul.

Kepolisian berencana meningkatkan intensitas patroli malam hari, khususnya di jalur-jalur rawan seperti Jalan Samas, guna mengantisipasi terjadinya insiden serupa di masa mendatang. (Eln)