Kapan Pembagian Dividen BBCA 2026 Dilakukan? Ini Jadwal Lengkap dan Rinciannya

Ilustrasi pembagian deviden BBCA kapan? (Pixabay.com)

bernasnews – Pembagian dividen saham BBCA untuk tahun buku 2025 dipastikan akan dilakukan pada 8 April 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Maret 2026.

Para pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 31 Maret 2026 (recording date), dengan nilai pembagian sebesar Rp 281 per saham.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BBCA 2026

PT Bank Central Asia Tbk menetapkan sejumlah tanggal penting yang wajib diperhatikan investor agar tetap mendapatkan hak dividen. Berikut rincian jadwalnya:

  • Cum dividen pasar tunai: 31 Maret 2026
  • Ex dividen pasar tunai: 1 April 2026
  • Recording date: 31 Maret 2026
  • Tanggal pembayaran dividen: 8 April 2026

Cum dividen merupakan batas terakhir investor membeli saham agar tetap memperoleh hak dividen. Setelah melewati tanggal ex dividen, saham yang diperdagangkan sudah tidak lagi memiliki hak atas dividen tersebut.

Besaran Dividen yang Dibagikan

Total dividen tunai yang dibagikan BBCA untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 34.528.223.608.600 atau setara Rp 281 per saham. Nilai ini merupakan sisa dari total dividen sebesar Rp 336 per saham yang telah disepakati dalam RUPST.

Sebelumnya, perusahaan telah membayarkan dividen interim sebesar Rp 55 per saham pada 22 Desember 2025. Dengan demikian, sisa dividen final yang dibayarkan pada April 2026 adalah Rp 281 per saham.

Mekanisme Hak Dividen bagi Investor

Penentuan siapa yang berhak menerima dividen bergantung pada tanggal pencatatan (recording date). Investor yang namanya tercatat pada tanggal tersebut akan memperoleh pembayaran dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Dalam praktiknya, jika investor membeli saham sebelum tanggal ex dividen, maka hak dividen tetap melekat pada pembeli. Sebaliknya, jika pembelian dilakukan setelah ex dividen, maka hak dividen tetap berada di tangan penjual.

Fenomena lain yang sering terjadi adalah kenaikan harga saham menjelang cum dividen. Hal ini dipicu oleh meningkatnya minat beli dari investor yang ingin memperoleh dividen.

Rencana Strategis Dividen BBCA Tahun 2026

Selain dividen final, BBCA juga berencana meningkatkan frekuensi pembagian dividen interim mulai tahun buku 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan nilai tambah yang lebih konsisten kepada pemegang saham.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyebutkan, dividen interim direncanakan dibagikan hingga tiga kali dalam setahun atau setiap kuartal, dengan persetujuan Dewan Komisaris.

Kebijakan ini diharapkan mampu memperbaiki arus kas bagi investor, khususnya investor ritel yang mengandalkan dividen sebagai sumber pendapatan rutin. Selain itu, strategi ini juga diyakini dapat meningkatkan daya tarik saham BBCA di pasar modal Indonesia.

Dampak bagi Investor dan Pasar Saham

Pembagian dividen yang konsisten menjadi salah satu indikator kinerja keuangan perusahaan yang sehat. BBCA selama ini dikenal sebagai emiten dengan fundamental kuat dan kebijakan dividen yang stabil.

Dengan rencana pembagian dividen interim hingga tiga kali setahun, BBCA berpotensi semakin diminati oleh investor jangka panjang. Kebijakan ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga menciptakan kepercayaan terhadap manajemen perusahaan.

Di sisi lain, investor tetap perlu memperhatikan jadwal penting seperti cum dividen dan ex dividen agar tidak kehilangan hak atas pembagian dividen tersebut. (anp)