News  

ASKI DIY – JATENG Bawa Kopi Merapi Jogja di MICE 2026 Melbourne

Suasana pembukaan Pembukaan Indonesia Pavilion, di Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) DIY-JATENG memperkuat langkah promosi kopi lokal ke pasar internasional dengan membawa potensi kopi unggulan Yogyakarta dalam pembukaan Indonesia Pavilion pada Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026, salah satu pameran kopi terbesar di kawasan Asia Pasifik, pada Kamis, 26 Maret 2026.

Pembukaan Indonesia Pavilion secara resmi dilakukan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, H.E. Dr. Siswo Pramono, bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo, serta didukung penuh oleh KJRI Melbourne sebagai bagian dari upaya diplomasi ekonomi dan promosi produk unggulan Indonesia di pasar global.

Keikutsertaan ini menjadi momentum strategis bagi ASKI DIY-JATENG untuk memperkenalkan karakter dan kualitas kopi dari lereng Gunung Merapi kepada buyer, roastery, pelaku industri specialty coffee, serta komunitas kopi internasional.

Dalam ajang tersebut, ASKI DIY-JATENG menampilkan produk kopi unggulan, di antaranya Kopi Merapi Nirmalagiri dan Merapi Origin, sebagai representasi kualitas kopi Yogyakarta yang memiliki profil rasa khas dari tanah vulkanik Merapi.

Ketua Umum ASKI DIY-JATENG sekaligus Ketua Komite Tetap Bidang Perkebunan KADIN DIY, Rendy Mahardika menegaskan, bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong kopi Merapi menjadi salah satu origin kopi unggulan Indonesia di pasar global.

“Kopi Merapi memiliki karakter yang sangat kuat dan berbeda. Tanah vulkanik Merapi memberikan kekayaan rasa yang unik, mulai dari body yang kompleks hingga aroma yang khas. Ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan Yogyakarta sebagai salah satu origin kopi terbaik di Indonesia,” kata Rendy Mahardika, dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/3/2026)

Menurutnya, promosi di panggung internasional bukan hanya bertujuan meningkatkan penjualan produk, tetapi juga memperkuat narasi asal-usul kopi, nilai budaya, dan potensi ekonomi daerah berbasis perkebunan serta UMKM.

Berbagai produk kopi dari ASKI DIY – Jateng yang ditampilkan dalam event. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Ketua Umum DPP ASKI, Irsan Yumeno turut memberikan apresiasi atas langkah strategis ASKI DIY-JATENG dalam membawa kopi Merapi ke panggung dunia. Pihknya mengapresiasi langkah ASKI DIY-JATENG yang terus aktif mempromosikan origin kopi daerah ke level global.

“Kehadiran kopi Merapi di MICE 2026 menunjukkan bahwa kopi Indonesia memiliki kekuatan besar dari sisi kualitas, cerita asal, dan nilai budaya. Ini bukan hanya promosi produk, tetapi juga penguatan positioning Indonesia sebagai salah satu pusat specialty coffee dunia,” ujar Irsan Yumeno.

Ia pun menambahkan bahwa sinergi antara asosiasi, petani, pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas menjadi kunci dalam memperluas pasar kopi Indonesia.

“Kami mendorong agar model promosi seperti ini terus diperluas, termasuk melalui event berbasis komunitas dan gaya hidup seperti Merapi Camp and Run serta Jogja Coffee Week, karena pendekatan ini sangat relevan untuk menjangkau pasar nasional maupun internasional,” tambahnya.

Selain promosi produk di pasar global, ASKI DIY-JATENG juga terus memperluas eksposur kopi Merapi melalui pendekatan lintas sektor, salah satunya lewat event Merapi Camp and Run 2026. Event ini mengusung konsep sport tourism dan lifestyle activation, yang menggabungkan kegiatan lari, camping experience, serta pameran potensi kopi lokal dan produk UMKM kawasan Merapi.

Melalui event tersebut, ASKI DIY-JATENG ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan generasi muda, komunitas olahraga, dan wisatawan, sekaligus menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup dan promosi destinasi.

“Merapi Camp and Run 2026 bukan sekadar event olahraga, tetapi platform promosi destinasi dan kopi lokal. Kami ingin peserta datang, berlari, menikmati alam Merapi, lalu mengenal langsung kopi asli dari kawasan ini,” tandas Rendy Mahardika.

Selain itu, ASKI DIY-JATENG turut memperkenalkan Jogja Coffee Week, event tahunan berskala nasional yang telah menjadi salah satu agenda penting industri kopi di Indonesia.

Event ini mempertemukan petani, roastery, barista, pemilik coffee shop, akademisi, komunitas, serta pencinta kopi dari seluruh Indonesia hingga mancanegara.

Jogja Coffee Week diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi industri, memperluas akses pasar, dan meningkatkan eksposur kopi Indonesia di tingkat internasional.

Dengan berbagai langkah promosi tersebut, ASKI DIY-JATENG optimistis kopi Merapi Yogyakarta semakin dikenal sebagai salah satu origin kopi unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta kekuatan cerita budaya dan geografis yang autentik. (*/ ted)