bernasnews– Sebuah kecelakaan terjadi di kawasan Simpang Pelem Gurih, Jalan Siliwangi, Gamping, Sleman, pada Jumat (27/3/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor berinisial UP (53), warga Trihanggo, Gamping, meninggal dunia setelah tiba-tiba terjatuh saat berhenti di lampu lalu lintas.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP., mengungkapkan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 07.20 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah utara menuju selatan. Korban kemudian memasuki antrean kendaraan di traffic light Simpang Pelem Gurih.
“Korban tiba-tiba terjatuh saat berhenti di lampu merah. Tidak terjadi benturan ataupun senggolan dengan kendaraan lain,” jelas Kapolresta.
Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi langsung memberikan kesaksian bahwa korban jatuh dalam posisi diam, bukan saat melaju. Kondisi tersebut menimbulkan kepanikan sesaat di antara pengendara lain.
Warga sekitar bersama petugas dari Pos Lantas Pelem Gurih dan tim PMI segera bergerak cepat memberikan pertolongan pertama. Petugas kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans PMI menuju RSU PKU Muhammadiyah Gamping.
Saat proses evakuasi berlangsung, korban dalam kondisi tidak sadar, tapi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan berupa napas dan denyut nadi. Tim medis rumah sakit langsung melakukan penanganan intensif.
Namun, meskipun tim medis telah berupaya maksimal, nyawa korban tidak tertolong. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 07.50 WIB. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa tidak terdapat luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hasilnya memperkuat fakta bahwa korban jatuh sendiri tanpa keterlibatan pihak lain. Sepeda motor korban pun tidak mengalami kerusakan berarti.
Dari keterangan keluarga serta pihak medis, korban memiliki riwayat penyakit jantung sejak tahun 2014. Korban juga tercatat sebagai pasien aktif yang rutin menjalani kontrol kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Gamping, dengan pemeriksaan terakhir pada Februari 2026.
Dalam kesehariannya, korban beraktivitas membeli buah di Pasar Gamping untuk keperluan berjualan jus. Aktivitas tersebut sudah menjadi rutinitasnya setiap pagi sebelum insiden tragis itu terjadi.
Pihak kepolisian menduga kuat bahwa insiden jatuhnya korban dipicu oleh kondisi kesehatan, khususnya riwayat penyakit jantung yang dideritanya. Dugaan ini diperkuat oleh tidak adanya faktor eksternal seperti kecelakaan lalu lintas atau interaksi dengan kendaraan lain.
Pengendara motor yang jatuh sendiri ini menambah daftar insiden di jalan raya akibat kondisi kesehatan. Kapolresta Sleman pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi fisik sebelum berkendara.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” tegasnya. (ef linangkung)











