bernasnews — Sejumlah 75 kader bela negara dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bertempat Balai Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (27/3/2026).
Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pelatihan Dasar Bela Negara bagi perwakilan pamong Kalurahan dan perwakilan masyarakat Kapanewon Gamping dan Kapanewon Mlati, yang diselenggarakan pada tanggal 25-27 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan dan menguatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta nilai-nilai dasar bela negara kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mengaktualisasikan semangat kebangsaan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Danang Maharsa mengemukakan, bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara untuk turut menjaga kedaulatan, keutuhan serta keselamatan bangsa dan negara. Terlebih lagi di era digital saat ini, bentuk ancaman persatuan bangsa tak lagi menyerang fisik, namun juga berbentuk ujaran kebencian.
“Hoax, ujaran kebencian, radikalisme serta berbagai upaya lainnya dapat memecah belah masyarakat melalui media digital. Oleh karena itu, semangat bela negara tetap terus diperkuat dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ungkap Danang.
Wabup Sleman juga berpesan kepada seluruh kader untuk menumbuhkan kesadaran dan semangat bela negara dari lingkup terkecil di keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat. Danang berharap, kader yang telah dikukuhkan menjadi garda terdepan untuk memperkuat semangat persatuan dan menjadi teladan dalam penggunaan media digital yang bijak.
Sejalan dengan Wabup Sleman, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman, Samsul Bakri mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat, khususnya di era digital yang penuh tantangan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta memiliki semangat untuk berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Samsul Bakri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Samsul berharap nilai-nilai bela negara dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, serta mampu memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat lokal. (*/ nun)












