bernasnews– Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah ruas tol wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah bagian selatan.
Data terbaru mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintas di berbagai gerbang tol utama dalam kurun waktu 24 jam, sejak Kamis (26/3/2026) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (27/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Ari Prasetya Syafaat, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan kendaraan secara intensif. Ia menegaskan bahwa tren arus balik mulai terlihat jelas dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah DIY menuju kota-kota besar.
“Data menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan, khususnya pada jalur tol yang menghubungkan DIY dan Jawa Tengah bagian selatan,” ujarnya.
Lonjakan paling mencolok terjadi di Gerbang Tol Prambanan. Petugas mencatat sebanyak 9.041 kendaraan masuk dan 13.565 kendaraan keluar. Angka ini menunjukkan dominasi arus balik, di mana kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY jauh lebih banyak dibandingkan yang masuk.
Sementara itu, Gerbang Tol Purwomartani juga mencatat volume kendaraan masuk yang tinggi, mencapai 11.326 unit. Tingginya angka ini menandakan masih adanya pergerakan kendaraan menuju wilayah Yogyakarta, meskipun arus balik sudah mulai mendominasi.
Di Gerbang Tol Banyudono, petugas mencatat 5.865 kendaraan masuk dan 4.428 kendaraan keluar. Kondisi serupa juga terlihat di Gerbang Tol Pondok Polanharjo dengan 5.903 kendaraan masuk dan 3.048 kendaraan keluar.
Berbeda dengan titik lainnya, Gerbang Tol Klaten menunjukkan pergerakan yang relatif seimbang. Sebanyak 2.387 kendaraan masuk dan 2.481 kendaraan keluar melintasi gerbang ini, mencerminkan distribusi arus lalu lintas yang lebih merata.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintasi gerbang tol di wilayah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan mencapai 58.044 unit. Dari jumlah tersebut, kendaraan masuk tercatat sebanyak 34.522 unit, sementara kendaraan keluar mencapai 23.522 unit.
Kombes Pol Ari menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan. Ia menyebutkan bahwa petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk pengaturan arus dan penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan arus balik,” tegasnya.
Peningkatan arus balik ini masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur panjang Lebaran. Para pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kepadatan ekstrem di jalur tol utama. (ef linangkung)












