bernasnews — Gelombang tinggi menerjang kawasan pesisir Pantai Depok, Kabupaten Bantul, pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 10.20 WIB.
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah kapal nelayan terseret arus serta berdampak pada area parkir kapal dan warung di sekitar pantai.
Air laut dilaporkan meluap hingga mencapai daratan dalam waktu singkat.
Warga dan pelaku usaha di kawasan tersebut segera melakukan upaya penyelamatan terhadap barang dan peralatan.
Ombak Datang Mendadak
Warga menyebut gelombang datang secara tiba-tiba tanpa tanda yang jelas.
Dalam kondisi tersebut, beberapa kapal nelayan yang sedang ditambatkan tidak mampu bertahan dari dorongan arus.
Tali tambat kapal tidak cukup kuat menahan tekanan air, sehingga sejumlah perahu bergeser bahkan terseret menjauh dari titik aman.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga sempat terjatuh akibat terjangan ombak, namun segera mendapatkan pertolongan dari warga lain.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini.
Warga Lakukan Penyelamatan Mandiri
Salah satu pedagang di kawasan Pantai Depok, Amin, menyampaikan bahwa air laut naik dengan cepat sehingga warga harus segera bertindak.
“Airnya naik cepat sekali. Kami tidak punya banyak waktu. Saya langsung angkat barang dagangan dan minta bantuan orang sekitar,” ujarnya.
Warga dan pedagang bekerja sama memindahkan barang ke lokasi yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
“Kalau tidak saling bantu, bisa habis semua,” tambahnya.
Dampak terhadap Nelayan dan Fasilitas
Setelah gelombang mereda, nelayan bersama warga langsung mengamankan kapal dengan memindahkannya ke lokasi yang lebih aman.
Beberapa peralatan melaut dilaporkan mengalami kerusakan.
Selain itu, sejumlah barang dagangan dan fasilitas sederhana di sekitar pantai juga terdampak akibat terjangan air laut.
Imbauan Kewaspadaan
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi warga dan wisatawan di kawasan pesisir.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi laut.
Petugas mengingatkan agar pengunjung menjaga jarak aman dari bibir pantai, mengamankan barang di tempat yang lebih tinggi, serta mematuhi arahan petugas SAR dan Satlinmas yang bertugas di lokasi.
Kondisi gelombang di wilayah selatan Yogyakarta masih berpotensi berubah, sehingga pengawasan dan kesiapsiagaan tetap diperlukan. (Eln)












