bernasnews – Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor diperkirakan meningkat pada akhir pekan awal Maret 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap dan pengaturan satu arah (one way) pada Jumat hingga Minggu, 6-8 Maret 2026.
Kebijakan ini bertujuan menjaga kelancaran mobilitas kendaraan di jalur wisata favorit masyarakat Jabodetabek tersebut. Puncak sendiri dikenal sebagai destinasi yang ramai dikunjungi saat akhir pekan, terutama oleh wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk pegunungan atau sekadar berlibur singkat.
Karena itu, masyarakat yang berencana bepergian ke kawasan Puncak diimbau memahami jadwal pembatasan kendaraan dan pola rekayasa lalu lintas agar perjalanan tetap nyaman dan terhindar dari antrean panjang.
Skema Ganjil Genap Berlaku Mulai Jumat
Penerapan sistem ganjil genap di jalur Puncak mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 84 Tahun 2021. Aturan ini diterapkan secara rutin pada akhir pekan maupun hari libur nasional.
Pada periode 6-8 Maret 2026, penerapan ganjil genap dimulai lebih awal sejak Jumat sore guna mengendalikan kendaraan yang mulai memadati jalur menuju Puncak.
Berikut jadwal penerapannya:
Jumat, 6 Maret 2026
-
Ganjil genap mulai diberlakukan pukul 14.00 WIB hingga tengah malam.
Sabtu dan Minggu, 7-8 Maret 2026
-
Aturan berlaku mulai pukul 06.00 WIB hingga malam hari, dengan durasi yang bisa berubah menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Berbeda dengan aturan ganjil genap di sejumlah wilayah lain seperti Jakarta, kebijakan di jalur Puncak berlaku untuk semua kendaraan bermotor, baik mobil pribadi maupun sepeda motor.
Namun, pembatasan ini hanya berlaku bagi kendaraan yang menuju arah Puncak (naik). Sementara kendaraan yang bergerak menuju Jakarta (turun) tidak terkena pembatasan pelat nomor.
Titik pemeriksaan utama biasanya dilakukan di Simpang Gadog, yang berada tidak jauh dari Gerbang Tol Ciawi. Di lokasi ini petugas kepolisian akan melakukan penyaringan kendaraan berdasarkan angka terakhir pada pelat nomor.
Sistem One Way Disesuaikan Kondisi Lalu Lintas
Selain ganjil genap, kepolisian juga menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan kendaraan yang masuk maupun keluar dari kawasan Puncak.
Sistem ini menjadi salah satu strategi penting dalam mengendalikan arus lalu lintas di jalur wisata tersebut. Berbeda dengan ganjil genap yang jadwalnya relatif tetap, penerapan one way lebih bersifat situasional dan ditentukan berdasarkan kondisi kepadatan di lapangan.
Secara umum, pola yang sering digunakan adalah sebagai berikut:
One Way Arah Puncak (Naik)
-
Perkiraan waktu: 07.00 – 12.00 WIB
-
Pada periode ini kendaraan dari arah Jakarta, termasuk dari Tol Jagorawi, diprioritaskan untuk menuju kawasan Puncak.
One Way Arah Jakarta (Turun)
-
Perkiraan waktu: 12.30 – 18.00 WIB
-
Arus kendaraan dari Puncak dan Cianjur diarahkan turun menuju Jakarta.
Meski demikian, waktu pelaksanaan one way dapat berubah sewaktu-waktu. Jika pada pagi hari volume kendaraan menuju Puncak meningkat tajam misalnya sekitar pukul 10.00 WIB petugas kepolisian dapat mempercepat atau memperpanjang waktu pemberlakuan satu arah.
Karena bersifat dinamis, pengendara disarankan selalu memantau informasi terbaru dari petugas di lapangan.
Pantau Informasi Resmi Sebelum Berangkat
Agar perjalanan menuju kawasan Puncak tetap lancar, masyarakat dianjurkan memantau perkembangan rekayasa lalu lintas melalui akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polres Bogor di media sosial.
Melalui kanal tersebut biasanya diumumkan informasi terkini mengenai:
- Waktu mulai sistem one way
- Perubahan jadwal ganjil genap
- Kondisi lalu lintas terbaru di jalur Puncak
Informasi real-time ini penting karena rekayasa lalu lintas sering kali disesuaikan dengan situasi kepadatan kendaraan yang terjadi di lapangan.
Tips Berkendara Aman ke Kawasan Puncak
Bagi wisatawan yang berencana menghabiskan akhir pekan di kawasan Puncak Bogor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Pertama, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat, terutama sistem pengereman dan mesin. Jalur menuju Puncak memiliki banyak tanjakan dan tikungan sehingga membutuhkan kendaraan yang prima.
Kedua, patuhi setiap arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk kepentingan bersama sehingga kepatuhan pengendara sangat menentukan kelancaran arus kendaraan.
Ketiga, jaga etika berkendara dengan tidak memaksakan masuk jalur berlawanan atau melanggar aturan ganjil genap. Tindakan tersebut justru berpotensi memperparah kemacetan.
Terakhir, pastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan sehat dan cukup istirahat. Perjalanan menuju kawasan pegunungan membutuhkan konsentrasi tinggi agar tetap aman selama di perjalanan.
Dengan memahami jadwal buka tutup jalur Puncak dan mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku, perjalanan wisata akhir pekan di Bogor diharapkan bisa berlangsung lebih lancar tanpa harus terjebak kemacetan panjang. (anp)











