Doa Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan Lengkap Latin dan Artinya

Ilustrasi doa malam Nuzulul Quran. (Pixabay.com)

bernasnews – Malam 17 Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Umat Islam memaknainya sebagai malam bersejarah, yaitu peristiwa Nuzulul Quran, saat wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Momentum ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga kesempatan untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa malam Nuzulul Quran 17 Ramadan.

Berdasarkan kalender Hijriah dari Kementerian Agama (Kemenag), 17 Ramadan 1447 H bertepatan dengan Jumat, 6 Maret 2026. Adapun Ramadan 1447 H dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026 dan berakhir pada 19 Maret 2026.

Di antara rangkaian hari-hari penuh berkah tersebut, malam Nuzulul Quran menjadi salah satu momen istimewa yang dinanti.

Makna Nuzulul Quran dalam Sejarah Islam

Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa ini menandai awal risalah kenabian sekaligus menjadi tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam.

Lebih dari sekadar peristiwa sejarah, Nuzulul Quran mengingatkan umat Islam bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup. Di dalamnya terdapat petunjuk, hukum, kabar gembira, serta peringatan bagi manusia. Karena itu, malam 17 Ramadan sering diisi dengan i’tikaf, tadarus, zikir, dan doa sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya kitab suci.

Malam Nuzulul Quran diyakini memiliki banyak keutamaan. Apa saja keutamaannya? Nuzulul Quran merupakan momentum memohon ampunan dosa. Kesempatan memperkuat hubungan dengan Al-Quran. Pada kesempatan ini juga menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah.

Membaca doa pada malam ini termasuk amalan yang ringan, tetapi memiliki nilai pahala besar. Doa menjadi wujud kerendahan hati seorang hamba yang berharap ampunan dan rahmat Allah SWT.

Berikut ini adalah bacaan doa malam Nuzulul Quran 17 Ramadan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

1. Doa Memohon Ampunan di Malam Nuzulul Quran

Doa pertama yang dianjurkan adalah doa memohon ampunan. Bacaan ini sangat populer dan sering dibaca pada malam-malam istimewa Ramadan.

Tulisan Arab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Lafal Latin:

Allahumma annaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku.

Doa ini sederhana, namun mengandung makna mendalam. Pada malam Nuzulul Quran, memohon ampun menjadi langkah awal untuk membersihkan hati sebelum semakin dekat dengan Al-Qur’an.

2. Doa Agar Hati Diterangi Cahaya Al-Qur’an

Selain memohon ampunan, umat Islam juga dianjurkan berdoa agar hatinya diterangi oleh cahaya Al-Qur’an dan memperoleh keberkahan darinya.

Tulisan Arab:

اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين

Lafal Latin:

Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur’an, wa zayyin akhlaaqonaa bijamaalil qur’an, wa hassin a’maalanaa bidzikril qur’an, wa najjinaa minan naari bi karaamatil qur’an, wa adkhilnal jannata bi syafaa’atil qur’an.

Artinya:

Ya Allah, sinarilah hati kami dengan bacaan Al-Qur’an. Hiasilah akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an. Perbaikilah amal kami dengan dzikir melalui Al-Qur’an. Selamatkan kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, dan masukkan kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Qur’an.

Doa ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga diamalkan dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

3. Doa Khotmil Quran (Setelah Khatam Al-Qur’an)

Sebagian umat Islam memilih menjadikan malam 17 Ramadan sebagai momen khatam Al-Qur’an. Setelah menyelesaikan bacaan, dianjurkan membaca doa khotmil Quran berikut ini:

Tulisan Arab:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Lafal Latin:

Allahummarhamni bil qur’an, waj‘alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah. Allahumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa ‘allimnii minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilaawatahu aana allaili wa athraafan nahaar, waj‘alhu lii hujjatan ya Rabbal ‘aalamiin.

Artinya:

Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai imam, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ingatkan aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarkan aku apa yang belum aku ketahui darinya. Karuniakan aku kemampuan membacanya di waktu malam dan siang, serta jadikan ia sebagai pembelaku, wahai Tuhan seluruh alam.

Doa ini mencerminkan harapan agar Al-Qur’an senantiasa hidup dalam hati dan menjadi penolong di akhirat kelak.

Amalan yang Dianjurkan Saat Malam Nuzulul Quran

Selain membaca doa malam Nuzulul Quran 17 Ramadan, beberapa amalan lain yang bisa dilakukan antara lain:

  • I’tikaf di masjid
  • Memperbanyak tadarus Al-Qur’an
  • Berdzikir dan bershalawat
  • Bersedekah
  • Muhasabah atau introspeksi diri

Malam ini menjadi waktu yang tepat untuk memperbarui niat, memperkuat iman, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang nyata.

Doa malam Nuzulul Quran 17 Ramadan lengkap latin dan artinya di atas dapat diamalkan sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya Al-Qur’an. Malam yang penuh berkah ini menjadi kesempatan emas untuk memohon ampunan, keberkahan, serta petunjuk hidup.

Semoga pada 17 Ramadan 1447 H, yang bertepatan dengan Jumat, 6 Maret 2026, kita semua dapat memaksimalkan ibadah dan meraih keberkahan dari malam Nuzulul Quran. Dengan doa, tadarus, dan hati yang tulus, semoga Al-Qur’an benar-benar menjadi cahaya dalam setiap langkah kehidupan. (anp)