bernasnews – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Yogyakarta. Salah satu lokasi yang tak pernah sepi saat waktu magrib tiba adalah Masjid Jogokariyan.
Masjid yang beralamat di Jalan Jogokariyan Nomor 36, Mantrijeron, Yogyakarta ini dikenal luas karena konsisten menyediakan menu buka puasa dan takjil gratis bagi masyarakat umum.
Memasuki Ramadhan 1447 H atau Februari 2026, Masjid Jogokariyan kembali menghadirkan program berbagi menu berbuka yang selalu dinantikan jemaah. Lantas, apa saja menu buka puasa Masjid Jogokariyan tanggal 23-28 Februari 2026? Berikut ulasan lengkapnya.
Ramadhan dan Tradisi Berbuka Puasa di Masjid
Dalam ajaran Islam, puasa Ramadhan dimulai sejak terbit fajar (azan subuh) hingga terbenamnya matahari (azan magrib). Ketika azan magrib berkumandang, umat Islam diperbolehkan membatalkan puasa dengan makan dan minum. Momen berbuka ini menjadi saat yang istimewa karena menjadi penutup ibadah puasa satu hari penuh.
Berbuka puasa bisa dilakukan di rumah bersama keluarga, di tempat makan, maupun di masjid. Di berbagai daerah, masjid-masjid menghadirkan hidangan takjil dan makanan utama secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Masjid Jogokariyan menjadi salah satu contoh masjid yang aktif menghidupkan tradisi ini secara konsisten setiap tahun.
Sekilas Tentang Masjid Jogokariyan
Mengutip informasi dari laman resminya, Masjid Jogokariyan bermula dari sebuah langgar kecil di kawasan kampung. Seiring waktu, masjid ini berkembang pesat dan dikenal sebagai masjid dengan manajemen modern yang terinspirasi dari tata kelola masjid pada zaman Rasulullah saw., namun dikemas dengan pendekatan inovatif yang relevan dengan masyarakat masa kini.
Masjid ini juga memadukan nilai budaya Jawa dan nuansa Arab dalam berbagai kegiatannya. Tujuannya jelas: membangun masyarakat muslim yang salih tanpa kehilangan akar budaya lokal.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini berperan sebagai pusat pemberdayaan umat, termasuk dalam bidang sosial dan ekonomi. Salah satu program unggulannya saat Ramadhan adalah Pionir Kampung Ramadhan.
Program Pionir Kampung Ramadhan
Program menu buka puasa dan takjil yang disediakan setiap hari merupakan bagian dari gerakan Pionir Kampung Ramadhan. Melalui program ini, amanah infak dari jemaah dikelola dan disalurkan kembali untuk melayani kebutuhan ibadah jemaah lainnya.
Konsepnya sederhana namun berdampak besar: dari jemaah untuk jemaah. Dengan sistem manajemen yang rapi, Masjid Jogokariyan mampu menyediakan ribuan porsi makanan berbuka setiap hari selama Ramadhan.
Tak heran jika setiap sore, halaman masjid selalu dipenuhi masyarakat yang datang untuk berbuka bersama.
Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan 23-28 Februari 2026
Berdasarkan informasi dari unggahan Instagram resmi @masjidjogokariyan, berikut daftar menu buka puasa Masjid Jogokariyan untuk tanggal 23 hingga 28 Februari 2026:
23 Februari 2026
Cok Genem
Hidangan khas Jawa dengan kuah santan gurih dan bumbu rempah yang kuat. Menu ini menghadirkan cita rasa tradisional yang menghangatkan setelah seharian berpuasa.
24 Februari 2026
Bakmoy Telur
Perpaduan nasi dengan tumisan ayam berbumbu ringan dan telur, disajikan dengan kuah kaldu yang lezat.
25 Februari 2026
Soto Daging Sapi
Kuah soto yang bening dan segar dengan potongan daging sapi empuk, cocok sebagai menu berbuka yang mengembalikan energi.
26 Februari 2026
Tongseng Ayam
Olahan ayam dengan kuah santan bercita rasa manis-gurih khas tongseng, dilengkapi sayuran segar.
27 Februari 2026
Brongkos
Masakan khas Yogyakarta berbahan dasar kacang tolo dan daging, dengan kuah santan berwarna gelap dan rasa rempah yang kuat.
28 Februari 2026
Bestik Galantin
Menu bergaya perpaduan Jawa-Eropa, berupa olahan daging dengan saus manis gurih yang khas.
Menu-menu tersebut menunjukkan bahwa Masjid Jogokariyan tidak hanya menyediakan makanan dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga variasi dan kualitas rasa.
Lebih dari Sekadar Tempat Salat
Kegiatan berbagi makanan ini bukan sekadar tradisi tahunan. Masjid Jogokariyan berupaya menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat menunaikan salat, melainkan juga pusat aktivitas sosial dan penguat persaudaraan antar-muslim.
Suasana kebersamaan saat berbuka menjadi momen yang menyatukan berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar, mahasiswa, musafir, hingga masyarakat umum yang singgah di Yogyakarta.
Dengan konsep manajemen terbuka dan partisipatif, masjid ini menjadi contoh bagaimana lembaga keagamaan dapat dikelola secara profesional sekaligus tetap humanis.
Menu buka puasa Masjid Jogokariyan 23-28 Februari 2026 menghadirkan ragam kuliner tradisional hingga menu bernuansa modern. Program ini menjadi bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H.
Bagi masyarakat Yogyakarta maupun pendatang yang ingin merasakan suasana berbuka puasa penuh kebersamaan, Masjid Jogokariyan bisa menjadi pilihan. Selain menikmati hidangan, jemaah juga dapat merasakan atmosfer Ramadhan yang hangat dan sarat nilai persaudaraan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan memperkuat ikatan sesama. Di Jogja, salah satu tempat yang paling terasa denyut kebersamaannya adalah Masjid Jogokariyan. (anp)












